Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bank UMKM Jatim Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Sinergi dengan Bank Jatim dan Jamkrida

Bank UMKM Jatim Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Sinergi dengan Bank Jatim dan Jamkrida

  • account_circle WNZ
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, Memodaily.id – Sinergi antarbadan usaha milik daerah (BUMD) di Jawa Timur terus diperkuat untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi antara Bank UMKM Jawa Timur, Bank Jatim, dan PT Jamkrida Jatim diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Diskusi Publik Pokja Wartawan Indrapura bertema Memperkuat Kolaborasi BUMD Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan UMKM Jawa Timur yang digelar di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).

Direktur Pemasaran Bank UMKM Jawa Timur, Agung Soeprihatmanto, mengatakan Bank UMKM Jatim terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan yang fokus pada pembiayaan sektor UMKM.

“Saat ini perseroan memiliki modal sekitar Rp442 miliar dengan komposisi kepemilikan terbesar berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar 85,20 persen,” ujarnya.

Agung menjelaskan, Bank UMKM Jatim didukung 32 kantor cabang, 132 kantor kas, serta lebih dari 1.100 pegawai. Selain memperluas layanan keuangan yang inklusif, perseroan juga menjalin sinergi dengan berbagai BUMD, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan melalui penempatan dana, penyaluran kredit, hingga digitalisasi layanan.

Menurutnya, kerja sama dengan PT Jamkrida Jatim menjadi bagian penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.

“Kolaborasi dengan Jamkrida Jatim menjadi bagian penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM sehingga mampu menciptakan ekosistem pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Assistant Vice President Investor Relations Bank Jatim, Derry Widya Ariyanta, menyampaikan Bank Jatim menargetkan menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) nomor satu di Indonesia melalui transformasi lima pilar utama, yaitu penguatan tata kelola dan manajemen risiko, optimalisasi ekosistem bisnis, pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, serta penguatan kelembagaan.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berada di atas rata-rata nasional menunjukkan sektor UMKM masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan yang semakin luas.

“Sinergi Bank Jatim, Bank UMKM, dan PT Jamkrida Jatim menjadi bagian dari upaya memperkuat pembiayaan sektor UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” ujarnya.

Direktur PT Jamkrida Jatim, Untung Heri Sukariyanto, menambahkan lembaga penjaminan memiliki peran strategis dalam membantu pelaku UMKM yang belum memiliki agunan memadai untuk memperoleh akses kredit perbankan.

Melalui skema penjaminan kredit, PT Jamkrida Jatim memberikan jaminan hingga maksimal 75 persen dari nilai kredit sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dengan mekanisme tersebut, pelaku UMKM yang layak usaha namun terbatas agunan tetap memiliki kesempatan memperoleh pembiayaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, PT Jamkrida Jatim juga memaparkan rencana penguatan permodalan melalui penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Saat ini modal dasar perusahaan sebesar Rp600 miliar, sedangkan modal yang telah disetor pemerintah provinsi mencapai Rp180 miliar.

Untung menjelaskan, apabila memperoleh tambahan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar, kapasitas penjaminan perusahaan diproyeksikan meningkat hingga Rp4 triliun. Kapasitas tersebut berpotensi menjangkau sekitar 106.667 pelaku UMKM serta menyerap sekitar 320 ribu tenaga kerja.

Selain memperkuat struktur permodalan dan menjaga rasio penjaminan sesuai ketentuan OJK, tambahan modal juga membuka peluang perluasan wilayah operasional PT Jamkrida Jatim hingga tingkat nasional.

Adapun penjaminan akan difokuskan pada sektor produktif, meliputi pertanian, industri, peternakan, perkebunan, serta perdagangan dan jasa yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

  • Penulis: WNZ
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai 5 Oktober, 32 Kantor Imigrasi Berganti Nama untuk Optimalkan Pelayanan Masyarakat

    Mulai 5 Oktober, 32 Kantor Imigrasi Berganti Nama untuk Optimalkan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi melakukan penataan kelembagaan terhadap kantor imigrasi di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 32 Kantor Imigrasi berganti nomenklatur atau nama mulai 5 Oktober 2026. Penataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menyesuaikan organisasi dengan karakteristik, cakupan wilayah kerja, beban tugas, serta kebutuhan pelayanan dan pengawasan keimigrasian di masing-masing daerah. […]

  • Terekam CCTV, Komplotan Curanmor Gasak Motor Karyawan Indomaret di Wonoayu Sidoarjo

    Terekam CCTV, Komplotan Curanmor Gasak Motor Karyawan Indomaret di Wonoayu Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, komplotan pelaku membawa kabur sepeda motor milik karyawan Indomaret yang terparkir di halaman toko di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu. Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 04.15 WIB, Rabu (1/7/2026), saat kondisi di sekitar lokasi masih sepi. Dalam rekaman […]

  • Muharram Semambung Meriah, Gunungan Jadi Magnet Warga

    Muharram Semambung Meriah, Gunungan Jadi Magnet Warga

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle AFR
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Ratusan warga memadati kawasan Masjid Baitul Muttaqin, Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar selama dua hari, 10–11 Juli 2026. Kegiatan diawali arak-arakan gunungan dan ditutup dengan Pengajian Akbar yang berlangsung khidmat. Pada malam pertama, Jumat (10/7), panitia mengarak gunungan utama […]

  • DPRD Kota Malang Soroti Ekonomi hingga Pelayanan Publik, Amithya: Masyarakat Harus Rasakan Dampaknya

    DPRD Kota Malang Soroti Ekonomi hingga Pelayanan Publik, Amithya: Masyarakat Harus Rasakan Dampaknya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian pemerintah dan DPRD, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan publik hingga perekonomian. Hal itu disampaikan Amithya seusai mengikuti rangkaian agenda kenegaraan, Jumat (14/8/2026). Menurutnya, berbagai persoalan tersebut telah menjadi perhatian DPRD dalam enam bulan terakhir dan perlu diselesaikan secara […]

  • Harga Cabai Kota Malang Merangkak Rp80 Ribu, Musim Kemarau Jadi Biang Kerok

    Harga Cabai Kota Malang Merangkak Rp80 Ribu, Musim Kemarau Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Harga cabai di Kota Malang mulai membuat konsumen merogoh kocek lebih dalam. Dalam sepekan terakhir, harga komoditas tersebut terpantau berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Drs. Slamet Husnan Hariyadi, menyebut kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang memengaruhi […]

  • DPR Minta Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Utama Cetak SDM Unggul

    DPR Minta Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Utama Cetak SDM Unggul

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi X DPR RI menegaskan bahwa upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan dasar dan menengah. Pendidikan tinggi harus menjadi prioritas strategis untuk menghasilkan tenaga kerja terampil, ilmuwan, peneliti, dan inovator yang mampu meningkatkan daya saing bangsa. Pandangan tersebut disampaikan dalam rapat kerja […]

expand_less