Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Bisnis » Bahlil Siapkan Program E20, Impor Bensin Ditarget Turun 20 Juta KL per Tahun

Bahlil Siapkan Program E20, Impor Bensin Ditarget Turun 20 Juta KL per Tahun

  • account_circle RFR
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Pemerintah menyiapkan implementasi Program E20 dengan mencampurkan 20 persen bioetanol ke dalam bensin sebagai langkah mengurangi ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Program ini diproyeksikan mampu menekan kebutuhan impor bensin sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kebutuhan bensin nasional saat ini mencapai sekitar 40 juta kiloliter (KL) per tahun. Sementara kapasitas produksi dalam negeri baru mencapai 14,3 juta KL sehingga Indonesia masih mengimpor sekitar 25 juta KL bensin setiap tahun.

“Kebutuhan bensin kita itu kurang lebih sekitar 40 juta kiloliter, dan dari 40 juta kiloliter itu, kapasitas produksi kita itu hanya 14,3 juta kiloliter jadi impornya hampir 25 juta kiloliter. Namun begitu Kilang Balikpapan kita resmikan di bulan Januari 2026, bertambah produksinya 5,5 juta kiloliter bensin, sehingga menyisakan impor bensin sekitar 20 juta kiloliter,” ujar Bahlil dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Sabtu (27/6), dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM.

Dengan tambahan kapasitas dari Kilang Balikpapan, impor bensin diperkirakan turun menjadi sekitar 20 juta KL per tahun. Untuk menekan angka tersebut lebih jauh, pemerintah akan menjalankan Program E20 yang membutuhkan sekitar 4 juta KL etanol setiap tahun sebagai bahan campuran bensin.

Menurut Bahlil, kebijakan itu mengadopsi keberhasilan program biodiesel berbasis sawit yang berkembang dari B10 hingga B50 pada sektor solar. Pendekatan serupa akan diterapkan melalui pengembangan industri bioetanol berbahan baku tebu, singkong, dan jagung.

“Untuk mengurangi impor yang tersisa 20 juta kiloliter maka kita akan menerapkan Program E20 yang idenya berangkat dari kesuksesan Program B10 hingga B50. Kita bikin etanol dengan bahan bakunya dari tebu, singkong dan jagung dengan total produksi yang diperlukan 4 juta kiloliter. Pemerintah akan menjadi off taker produksi etanol yang dihasilkan petani,” kata Bahlil.

Ia menjelaskan, pemerintah akan bertindak sebagai pembeli utama (off-taker) hasil produksi etanol dari petani dan pelaku usaha. Skema tersebut diharapkan memberikan kepastian pasar sehingga mendorong peningkatan produksi bahan baku bioetanol di dalam negeri.

Selain menekan impor bensin, implementasi Program E20 juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor pertanian, memperkuat industri bioenergi nasional, serta mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Kades Jember Desak PJU dan Jalan Rusak Segera Dibenahi

    Ratusan Kades Jember Desak PJU dan Jalan Rusak Segera Dibenahi

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Ratusan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mempercepat pembangunan penerangan jalan umum (PJU) serta perbaikan infrastruktur jalan di 226 desa. Desakan itu disampaikan saat hearing bersama DPRD Jember, Senin (10/8/2026). Para kepala desa menyampaikan berbagai aspirasi […]

  • Khozin: RUU Reforma Agraria Jangan Jadi Masalah Baru

    Khozin: RUU Reforma Agraria Jangan Jadi Masalah Baru

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Muhammad Khozin mengingatkan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria harus mampu menyelesaikan persoalan pertanahan, bukan justru menambah konflik dan tumpang tindih regulasi. Hal itu disampaikan Khozin dalam Rapat Pleno Penyusunan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu […]

  • Jatim Puspa Plus Salurkan Bantuan Usaha, Dedi: Dongkrak Ekonomi Warga Desa

    Jatim Puspa Plus Salurkan Bantuan Usaha, Dedi: Dongkrak Ekonomi Warga Desa

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan Program Jatim Puspa Plus 2026 dengan menyalurkan bantuan sarana penunjang usaha kepada masyarakat Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (16/7/2026). Program ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan usaha produktif. Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Balai Desa Semambung dan dihadiri […]

  • Dana Rehab Rekon Sumbar Mandek, Irman Gusman Minta Aturan Dilonggarkan

    Dana Rehab Rekon Sumbar Mandek, Irman Gusman Minta Aturan Dilonggarkan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Lambannya pencairan dana rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana di Sumatera Barat menjadi perhatian serius. Meski pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sekitar Rp534,99 miliar, realisasi penyalurannya hingga pertengahan Juli 2026 baru mencapai sekitar 7,8 persen. Persoalan tersebut dibahas dalam pertemuan Senator DPD RI asal Sumatera Barat Irman Gusman […]

  • DPO Korupsi Rp1,9 Miliar Ditangkap di Banjararum Malang

    DPO Korupsi Rp1,9 Miliar Ditangkap di Banjararum Malang

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengamankan seorang buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Buronan berinisial MR, 39, diamankan pada Rabu (2/9/2026) di Jalan Raya Lawang-Malang, Desa Banjararum, Kabupaten Malang. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan […]

  • Hetifah Soroti Kesiapan Haji 2027, Pelayanan Jemaah Diminta Diperkuat

    Hetifah Soroti Kesiapan Haji 2027, Pelayanan Jemaah Diminta Diperkuat

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi VIII DPR RI menyoroti kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M di sejumlah daerah. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM), sarana-prasarana, hingga kesiapan kesehatan jemaah menjadi sejumlah persoalan yang perlu dibenahi sejak dini. Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan persiapan haji harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari daerah asal jemaah […]

expand_less