Rp400 Miliar Disiapkan, Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Dikebut
- account_circle AMZ
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan keterangan kepada wartawan terkait percepatan pembangunan Flyover Gedangan. (Foto: Memodaily.id/AMZ)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDOARJO, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat proses pembangunan flyover di Kecamatan Gedangan dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp400 miliar, termasuk untuk pembebasan lahan milik warga yang terdampak proyek.
Sebanyak 122 bidang tanah telah terdata sebagai lahan yang akan dibebaskan. Saat ini, tim percepatan pembangunan tengah mengumpulkan dokumen kepemilikan lahan serta berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk proses pengukuran.
Bupati Sidoarjo, Subandi, mengatakan pengumpulan dokumen dilakukan agar tahapan penilaian harga tanah (appraisal) dapat dimulai pada Agustus mendatang.
“Tim sudah bergerak cepat dan melakukan pengumpulan dokumen kepemilikan lahan milik warga terdampak,” ujar Subandi, Jumat (17/7/2026).
Usai rapat koordinasi di Ruang Delta Wicaksana Pemkab Sidoarjo, Subandi menjelaskan anggaran pembangunan flyover dialokasikan melalui APBD 2026 sebesar Rp200 miliar dan APBD 2027 sebesar Rp200 miliar, sehingga total mencapai Rp400 miliar.
Menurutnya, Pemkab telah membentuk tim khusus yang melibatkan BPN, tim appraisal, dan konsultan hukum untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
“Kami sudah mempunyai tim khusus untuk percepatan pembangunan flyover ini dengan berkoordinasi langsung dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), tim appraisal, serta konsultan hukum agar proses berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, mengungkapkan masih terdapat kendala pada 16 bidang tanah. Kendala tersebut bukan karena sengketa hukum, melainkan persoalan administrasi.
Ia menjelaskan sebagian pemilik lahan berdomisili di luar Sidoarjo sehingga belum dapat ditemui. Selain itu, terdapat satu bidang tanah yang memiliki 57 ahli waris, sehingga proses administrasinya membutuhkan waktu lebih lama.
“Dinas PU bersama perangkat desa terus melakukan penelusuran terhadap keberadaan para pemilik lahan tersebut agar seluruh proses pembebasan tanah dapat diselesaikan pada tahun ini,” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar proses pembebasan lahan dapat rampung sesuai target dan pembangunan flyover Gedangan segera memasuki tahap berikutnya.
- Penulis: AMZ
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar