Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bogank Ungkap Upaya Kucurkan Rp87 Miliar untuk Jaringan PDAM Kota Malang, Cemorokandang Jadi Perhatian

Bogank Ungkap Upaya Kucurkan Rp87 Miliar untuk Jaringan PDAM Kota Malang, Cemorokandang Jadi Perhatian

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Perluasan jaringan air minum dan perawatan sumber mata air menjadi dua pekerjaan penting yang didorong Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. Direktur Utamanya, Priyo Sudibyo atau yang akrab disapa Bogank, menyebut pihaknya mengupayakan dukungan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp87 miliar untuk pengembangan infrastruktur air minum di Kota Malang.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Cemorokandang. Bogank mengungkapkan, masih terdapat kawasan yang belum terjangkau jaringan perpipaan PDAM sehingga perluasan layanan menjadi kebutuhan yang harus ditangani.

Hal tersebut disampaikan Bogank saat ditemui dalam kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2026 di kawasan Sumber Air Merjosari, Kota Malang, Jumat (9/10/2026).

Menurut Bogank, upaya pengembangan infrastruktur itu berjalan beriringan dengan program perawatan sumber mata air. Tugu Tirta berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk menjaga potensi sumber air sekaligus mendorong pemanfaatannya secara optimal.

“Ini salah satu ide inisiatif dari pihak Tugu Tirta, didukung dan dibantu oleh Pemkot Malang melalui Dinas PU. Makanya, saya berkolaborasi dengan Pak Plt Kepala DLH untuk bagaimana merawat sumber,” ujar Bogank.

Bogank menjelaskan, Sumber Air Merjosari memiliki kapasitas sekitar 320 liter per detik (LPS). Potensi tersebut dinilai penting untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat Kota Malang sehingga kelestariannya harus dijaga.

Namun, potensi sumber air tidak cukup hanya dilihat dari kapasitasnya. Kondisi lingkungan di sekitarnya juga membutuhkan perhatian, terutama setelah ditemukan sampah dan material urukan di kawasan tersebut.

Tugu Tirta telah melakukan pembersihan sebagai langkah awal. Selain itu, pagar dipasang dan akses masuk pada titik tertentu dikunci untuk mencegah kawasan sumber air kembali digunakan sebagai tempat pembuangan sampah maupun material bangunan.

“Kemarin ada sesi pertama, yaitu pembersihan sampah dan urukan. Makanya, saya gembok dan kita kasih pagar supaya masyarakat tidak seenaknya membuang sampah atau urukan di sini. Karena lahan ini akan kita manfaatkan dan tanami,” tegasnya.

Bogank mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sekitar sumber air. Ia juga meminta dukungan lurah dan pengurus RW untuk membantu mengawasi kawasan tersebut.

Menurutnya, sumber mata air merupakan aset penting yang harus dirawat secara berkelanjutan. Apabila lingkungan di sekitarnya tidak dijaga, upaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber air akan menghadapi kendala.

Selain membersihkan kawasan, Tugu Tirta mendorong penghijauan melalui penanaman pohon. Kegiatan ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Malang.

Bogank mengatakan, penanaman pohon merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mendukung keberlangsungan sumber air.

“Untuk satu tujuan, yaitu merawat sumber. Ketika tidak ada sumur resapannya, kita menginisiasi dengan menanam pohon,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani Siraduhita, menyumbangkan 400 bibit pohon. Bogank juga menyampaikan bahwa Kapolresta Malang Kota berkomitmen membantu penyediaan sekitar 1.000 bibit pohon untuk ditanam di kawasan tersebut.

Ia berharap keterlibatan berbagai pihak tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dilanjutkan dengan perawatan tanaman dan pengawasan lingkungan secara konsisten.

Saat ini, dua kawasan sumber air yang menjadi perhatian dalam program perawatan tersebut adalah Merjosari dan Sumbersari. Keduanya dinilai memiliki potensi yang perlu dijaga dan dikembangkan agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Terkait pengembangan infrastruktur, Bogank menyebut Tugu Tirta telah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dengan nilai total sekitar Rp87 miliar.

Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan infrastruktur air minum di Kota Malang, termasuk perluasan jaringan perpipaan di wilayah yang belum terjangkau layanan PDAM.

Cemorokandang menjadi salah satu kawasan yang disebut membutuhkan perhatian. Bogank menjelaskan, masih terdapat wilayah di kelurahan tersebut yang belum memiliki jaringan perpipaan PDAM.

“Di Kelurahan Cemorokandang, sampai ke sini belum ada jaringan PDAM. Maka kami mengajukan bantuan ke PU dan alhamdulillah direalisasikan,” ungkapnya.

Ia menyebut proses pelelangan direncanakan berlangsung pada November 2026. Meski demikian, pelaksanaan program tetap mengikuti mekanisme dan kewenangan pemerintah pusat.

“Kalau dananya sendiri, dari APBD tidak mungkin mencukupi, apalagi ada transfer pusat dan bantuan. Maka saya menginisiasi untuk meminta bantuan anggaran ke pemerintah pusat. Alhamdulillah sudah diberikan. Insyaallah November ini ada lelang. Semuanya saya serahkan kepada pusat, kami hanya menerima produk dan manfaat,” pungkas Bogank.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Malang Perkuat SPIP Bersama BPKP Jatim untuk Cegah Penyimpangan Anggaran

    Pemkot Malang Perkuat SPIP Bersama BPKP Jatim untuk Cegah Penyimpangan Anggaran

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang memperkuat penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta mampu mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Penyelenggaraan SPIP yang digelar di Savana […]

  • Misteri Bacokan di Cemorokandang, Pemotor Vespa Luka Perut, Paha dan Tangan

    Misteri Bacokan di Cemorokandang, Pemotor Vespa Luka Perut, Paha dan Tangan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Aksi penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Jalan Bandara Palmerah XV, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (29/8/2026) malam. Seorang pengendara Vespa berinisial AJ (39), warga Kelurahan Madyopuro, ditemukan terluka di tengah lahan kosong. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 19.25–19.30 WIB. Suasana sekitar lokasi mendadak geger setelah warga mendengar suara […]

  • Selly Dorong RUU Masyarakat Adat Perkuat Hak Perempuan

    Selly Dorong RUU Masyarakat Adat Perkuat Hak Perempuan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    SORONG, Memodaily.id – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Selly Andriany Gantina mendorong penguatan hak perempuan adat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat. Selly menilai perempuan adat tidak cukup hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan. Mereka perlu memiliki ruang untuk terlibat dalam pembangunan serta memperoleh hak kolektif atas potensi ekonomi di wilayah adat. […]

  • Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

    Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Polemik terkait pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengenai persoalan di Surabaya dinyatakan selesai setelah Komnas Perempuan melakukan klarifikasi langsung di Kementerian Pertanian (Kementan), Kamis (13/8/2026). Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor mengatakan, pertemuan tersebut digelar setelah pihaknya memperoleh informasi dari pemberitaan media mengenai pernyataan Mentan Amran. “Kedatangan kami, Komnas Perempuan […]

  • Bupati Sidoarjo Usai Lantik 166 Pejabat: Pelayanan Harus Responsif

    Bupati Sidoarjo Usai Lantik 166 Pejabat: Pelayanan Harus Responsif

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Bupati Sidoarjo Subandi meminta pejabat yang baru dilantik meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Subandi saat mengambil sumpah dan janji jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (26/8/2026). Sebanyak 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, sekitar 150 […]

  • 9 Kiai Terpilih Jadi AHWA Muktamar NU, Segera Pilih Rais Aam

    9 Kiai Terpilih Jadi AHWA Muktamar NU, Segera Pilih Rais Aam

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menetapkan sembilan ulama sepuh sebagai anggota Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (AHWA). Penetapan tersebut berdasarkan Rekapitulasi Nasional Hasil Tabulasi Suara yang ditandatangani pada 30 Agustus 2026. Kesembilan ulama dengan perolehan suara terbanyak itu selanjutnya bertugas memilih Rais ‘Aam PBNU melalui musyawarah […]

expand_less