Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dokter Internship Meninggal, DPR Desak Perlindungan Nakes Diperkuat

Dokter Internship Meninggal, DPR Desak Perlindungan Nakes Diperkuat

  • account_circle RFR
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta pemerintah memperkuat sistem perlindungan bagi tenaga kesehatan (nakes) menyusul meninggalnya dokter internship, dr. Siti Zahra Maghfira. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat penting untuk mengevaluasi aspek keselamatan kerja, pendampingan, hingga kesehatan mental tenaga medis.

Netty menegaskan perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak hanya sebatas menjamin keselamatan saat menjalankan tugas. Menurutnya, negara juga harus memastikan tenaga medis memperoleh lingkungan kerja yang sehat, sistem pembinaan yang baik, kesejahteraan yang memadai, serta dukungan kesehatan fisik dan mental.

“Negara perlu terus memastikan tenaga kesehatan memperoleh perlindungan yang komprehensif agar mereka dapat menjalankan tugas secara profesional, aman, dan bermartabat. Perlindungan terhadap tenaga kesehatan pada akhirnya juga akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat,” kata Netty dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Terkait penyelidikan atas meninggalnya dr. Siti Zahra Maghfira yang masih berlangsung, Netty mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian tersebut. Ia meminta semua pihak menghormati proses hukum yang tengah dilakukan aparat penegak hukum.

“Mari kita menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Kita tidak perlu berspekulasi ataupun menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap secara utuh oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Politikus Fraksi PKS itu juga mengingatkan bahwa Komisi IX DPR RI sebelumnya telah mendorong Kementerian Kesehatan memperkuat sistem perlindungan tenaga kesehatan, termasuk melalui penyediaan program pendampingan dan layanan kesehatan jiwa bagi tenaga medis, terutama yang bertugas di unit dengan beban kerja tinggi.

“Kami berharap komitmen tersebut dapat terus diimplementasikan secara konsisten, disertai mekanisme pendampingan yang jelas, dukungan anggaran yang memadai, serta evaluasi berkala agar tenaga kesehatan memperoleh perlindungan yang optimal,” katanya.

Selain itu, Netty mengajak pemerintah, institusi pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi untuk membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, dan saling mendukung. Menurutnya, perlindungan tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Malang Kawal Pokir Tasikmadu, 200 Sarana Sampah Direalisasikan

    DPRD Kota Malang Kawal Pokir Tasikmadu, 200 Sarana Sampah Direalisasikan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengawasi langsung realisasi pokok-pokok pikiran (pokir) masyarakat di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Selasa (11/8/2026). Pengawasan dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat yang telah masuk dalam program pokir benar-benar terealisasi sesuai kebutuhan dan dapat dimanfaatkan warga. Salah satu realisasi yang menjadi perhatian adalah sarana pengelolaan […]

  • Wali Kota Nurochman Perkuat Pengawasan Program MBG di Kota Batu

    Wali Kota Nurochman Perkuat Pengawasan Program MBG di Kota Batu

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    Batu, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman mengikuti Rapat Koordinasi Khusus Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dan kepala daerah se-Indonesia untuk memperkuat dukungan serta pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rakor tersebut diikuti Nurochman bersama jajaran perangkat daerah terkait dari Rumah Dinas Wali Kota Batu, Kamis (13/8/2026). Kepala BGN Sudaryono menegaskan, […]

  • Dana Riset BRIN Terblokir, DPR Soroti Bantuan Perpusnas Mangkrak

    Dana Riset BRIN Terblokir, DPR Soroti Bantuan Perpusnas Mangkrak

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi X DPR RI menyoroti pengelolaan anggaran riset dan literasi nasional setelah menemukan dana pinjaman serta hibah luar negeri untuk riset di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang masih terblokir. Selain itu, bantuan mobil dan motor perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) juga dilaporkan tidak lagi beroperasi di sejumlah daerah. Temuan […]

  • Belajar dari Batang, Kabupaten Malang Siapkan Kawasan Industri Baru

    Belajar dari Batang, Kabupaten Malang Siapkan Kawasan Industri Baru

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATANG, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten Malang mempelajari pengembangan kawasan industri modern dengan melakukan studi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Malang menyiapkan kawasan industri yang mampu menarik investasi sekaligus membuka lapangan kerja. Rombongan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, bersama tim Dinas […]

  • Retribusi Pasar Induk Gadang Diminta Ditunda, DPRD Soroti Status Lahan

    Retribusi Pasar Induk Gadang Diminta Ditunda, DPRD Soroti Status Lahan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memo Daily – Komisi B DPRD Kota Malang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak terburu-buru menerapkan retribusi di Pasar Induk Gadang (PIG) sebelum seluruh aspek legal pengelolaan pasar, mulai dari status lahan hingga perjanjian kerja sama, diselesaikan secara menyeluruh. Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji mengatakan, penataan dan optimalisasi Pasar Induk […]

  • Hikmahanto: Hukum Internasional Sulit Ditegakkan, Ini Penyebabnya

    Hikmahanto: Hukum Internasional Sulit Ditegakkan, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pakar Hukum Internasional Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam penyelesaian konflik global bukan terletak pada aturan hukumnya, melainkan pada lemahnya implementasi hukum internasional. Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam The 7th International Conference on Law Reform (INCLAR) 2026 di Golden Swan Ballroom, Rayz Hotel UMM, Kabupaten […]

expand_less