Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Guru Ngaji di Malang Dilaporkan 4 Santri, Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan

Guru Ngaji di Malang Dilaporkan 4 Santri, Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Satreskrim Polresta Malang Kota tengah menyelidiki laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pria berinisial GMM (30), yang disebut sebagai oknum guru ngaji di salah satu pondok pesantren di Kota Malang. Empat santri laki-laki melaporkan dugaan perbuatan tersebut, dengan satu di antaranya masih berusia di bawah umur.

Kasus itu kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota. Hingga saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota, Iptu Khusnul Khotimah, membenarkan laporan tersebut telah diterima dan sedang diproses.

“Saat ini masih proses penanganan perkara,” ujar Khusnul, Rabu (29/7).

Laporan bermula dari pendampingan hukum yang dilakukan tim Yakuza Maneges Malang Raya terhadap para santri yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual. Setelah menerima pengaduan, para korban diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polresta Malang Kota karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum setempat.

Tim hukum Yakuza Maneges Malang Raya, M. Zakki, mengatakan terdapat empat korban yang melapor. Salah satu korban masih berstatus anak sehingga penanganan perkara juga berkaitan dengan ketentuan perlindungan anak.

Menurut Zakki, sebelum melapor ke kepolisian, para korban sempat mengadukan persoalan tersebut kepada Komnas Perlindungan Anak dan Dinas Sosial Kota Malang.

Berdasarkan keterangan para korban, dugaan pelecehan terjadi setelah kegiatan mengaji selesai. Korban dipanggil secara bergantian ke sebuah ruangan dengan alasan evaluasi pembelajaran. Di lokasi itu diduga terjadi tindakan pelecehan.

Para korban juga mengaku menerima uang maupun barang dari terlapor setelah kejadian. Menurut keterangan korban, pemberian tersebut diduga bertujuan agar mereka tidak menceritakan peristiwa yang dialami.

“Ada yang diberi uang, ada yang diberi barang. Tujuannya agar korban tidak bercerita,” kata Zakki.

Ia menambahkan, GMM disebut memiliki hubungan kekeluargaan dengan pihak pondok pesantren meski bukan pengasuh maupun pengurus. Kondisi tersebut diduga membuat para korban memilih diam dalam kurun waktu tertentu.

Dari keterangan korban, dugaan pelecehan tidak hanya terjadi sekali, melainkan berulang kali.

Hingga berita ini diterbitkan, Satreskrim Polresta Malang Kota masih mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi. Kepolisian menegaskan proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan sehingga belum ada penetapan tersangka.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya: Pengelolaan Kas Negara Jadi Instrumen Baru Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    Menkeu Purbaya: Pengelolaan Kas Negara Jadi Instrumen Baru Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah mulai mengoptimalkan pengelolaan kas negara sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini dilakukan sebagai pelengkap kebijakan belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat memberikan kuliah umum di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2026). […]

  • Jambore Sukun Digelar, Kwarcab Malang Tekankan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial

    Jambore Sukun Digelar, Kwarcab Malang Tekankan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Jambore Ranting Sukun ke-7 di Taman Rekreasi Sengkaling, Minggu (27/9/2026), menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk mengasah kemandirian sekaligus memperkuat karakter melalui berbagai aktivitas bersama. Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang. Ka Kwarcab Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, ST, MT, menilai kegiatan di tingkat ranting memiliki […]

  • Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

    Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Polemik terkait pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengenai persoalan di Surabaya dinyatakan selesai setelah Komnas Perempuan melakukan klarifikasi langsung di Kementerian Pertanian (Kementan), Kamis (13/8/2026). Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor mengatakan, pertemuan tersebut digelar setelah pihaknya memperoleh informasi dari pemberitaan media mengenai pernyataan Mentan Amran. “Kedatangan kami, Komnas Perempuan […]

  • Onyeko Malang, Kafe Nyaman dengan Kopi Berkualitas dan Harga Bersahabat

    Onyeko Malang, Kafe Nyaman dengan Kopi Berkualitas dan Harga Bersahabat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kafe Onyeko di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi favorit bagi penikmat kopi dan pencari suasana santai. Mengusung konsep minimalis dengan area indoor dan outdoor, kafe ini menawarkan kenyamanan untuk bersantai, berdiskusi, maupun berkumpul bersama keluarga dan teman. Tak hanya menghadirkan beragam varian kopi, Onyeko juga menyediakan pilihan […]

  • Jalan Rajasa Diusulkan Dapat Rp7 Miliar, Lolos Verifikasi Awal

    Jalan Rajasa Diusulkan Dapat Rp7 Miliar, Lolos Verifikasi Awal

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang kembali mengajukan rehabilitasi Jalan Rajasa melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Usulan senilai sekitar Rp7 miliar itu telah lolos verifikasi di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dan kini menunggu verifikasi di Kementerian Pekerjaan Umum. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djuarianto, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat […]

  • Kunjungan Tenpina BPBD Jatim Tembus 11.647 Orang, Naik 145,6 Persen pada 2025

    Kunjungan Tenpina BPBD Jatim Tembus 11.647 Orang, Naik 145,6 Persen pada 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Kunjungan masyarakat ke Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) BPBD Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025. Jumlah pengunjung tercatat mencapai 11.647 orang atau meningkat 145,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 4.741 orang. Data tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II […]

expand_less