Charger Powerbank Diduga Korsleting, Rumah di Pakisaji Terbakar, Kerugian Tembus Rp200 Juta
- account_circle ADK
- calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Damkar Kabupaten Malang berjibaku memadamkan kebakaran rumah warga di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Rumah tinggal di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, terbakar pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting charger powerbank tersebut mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.20 WIB.
“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan ukuran sekitar 8 x 15 meter. Berdasarkan laporan yang kami terima, sumber api diduga berasal dari charger powerbank,” kata Win.
Setelah laporan diterima, petugas langsung melakukan persiapan untuk menuju lokasi. Win menyebut Regu 1 Damkar Kabupaten Malang diberangkatkan sekitar pukul 04.26 WIB dengan mengerahkan dua unit kendaraan pemadam, yakni U07 dan U10.
“Unit berangkat pukul 04.26 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.35 WIB,” jelasnya.
Setibanya di lokasi, enam personel Damkar langsung melakukan pemadaman. Kobaran api ditangani hingga akhirnya dinyatakan padam sekitar pukul 07.15 WIB.
“Api dinyatakan padam sekitar pukul 07.15 WIB setelah dilakukan penanganan oleh petugas,” ujar Win.
Dalam proses penanganan, petugas Damkar juga mendapat dukungan dari tiga personel Polsek Pakisaji serta Kasi Trantib Kecamatan Pakisaji.
Win mengatakan, berdasarkan pendataan awal, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar.
“Kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp200 juta,” ungkapnya.
Setelah api dipastikan padam dan kondisi lokasi dinyatakan aman, petugas kemudian mengakhiri penanganan dan kembali menuju Mako/Pos.
“Petugas dan unit Damkar kembali ke Mako/Pos dan tiba sekitar pukul 07.50 WIB,” terang Win.
Win kembali menegaskan bahwa berdasarkan laporan kejadian yang diterima Damkar Kabupaten Malang, sumber api diduga berasal dari charger powerbank yang mengalami korsleting.
“Sumber api diduga dari charger powerbank,” pungkas Win.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar