Diduga Dipicu Bara Tungku Dapur, Kebakaran Rumah di Kalipare Sebabkan Kerugian Rp400 Juta
- account_circle AGS
- calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rumah milik Juri warga Kalipare saat dilalap si jago merah. (foto: istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Memodaily.id- Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Juri (57), warga Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang pada Minggu (31/5) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Warga yang melihat kobaran api dari rumah korban langsung berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.
Api dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar bangunan rumah. Kobaran api terlihat menjulang hingga ke bagian atap disertai kepulan asap tebal yang membumbung tinggi ke udara. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi, namun hanya dapat menyaksikan dari kejauhan karena panas api yang sangat menyengat.
Komandan Pleton (Danton) Seksi Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu oleh bara api dari tungku kayu di dapur rumah korban yang belum sepenuhnya padam saat ditinggalkan beristirahat.
”Berdasarkan keterangan pemilik rumah, sebelum kejadian istrinya sempat memanaskan sayur menggunakan tungku kayu. Setelah itu ditinggal beristirahat dan diduga bara api belum sepenuhnya padam sehingga kembali menyala dan memicu kebakaran,” ujar Andik.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 00.30 WIB. Empat unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 00.50 WIB untuk melakukan pemadaman bersama warga serta personel Polsek Kalipare.
Menurut Andik, besarnya kobaran api dan banyaknya material mudah terbakar di dalam rumah membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas harus berjibaku selama beberapa jam untuk menjinakkan api sekaligus mencegah kebakaran merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
”Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB setelah dilakukan upaya pemadaman dan pembasahan di seluruh bagian bangunan,” sambungnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah berukuran sekitar 10 x 20 meter mengalami kerusakan berat. Sebagian besar perabotan dan harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan karena hangus terbakar.
Petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.
”Untuk kerugian sementara ditaksir sekitar Rp400 juta dan penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya.
- Penulis: AGS
- Editor: AM


Saat ini belum ada komentar