Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Komisi B Dorong MCC Jadi BLUD, Pendapatan Tembus Rp300 Juta

Komisi B Dorong MCC Jadi BLUD, Pendapatan Tembus Rp300 Juta

  • account_circle ADK
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Komisi B DPRD Kota Malang mendorong perubahan status pengelolaan Malang Creative Center (MCC) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Skema tersebut dinilai dapat memperkuat kemandirian keuangan, meningkatkan profesionalisme pengelolaan, sekaligus mempertahankan fungsi MCC sebagai pusat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

Dorongan itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, saat evaluasi pelaksanaan retribusi MCC, Kamis (16/7). Evaluasi dilakukan setelah pemberlakuan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Bayu mengungkapkan, sejak retribusi diterapkan, pendapatan MCC telah melampaui target. Dari target sekitar Rp100 juta per bulan, realisasi penerimaan mencapai lebih dari Rp300 juta.

Meski demikian, menurutnya capaian tersebut belum mencerminkan potensi maksimal karena pengelola masih memberikan berbagai keringanan bagi kegiatan sosial, komunitas, serta pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas MCC.

“Selama ini banyak kegiatan sosial dan UMKM yang meminta keringanan biaya. Itu menjadi salah satu pertimbangan sehingga pendapatan belum sepenuhnya optimal,” ujar Bayu.

Komisi B pun meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji perubahan status MCC menjadi BLUD agar pengelolaan pendapatan lebih fleksibel tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sebagai perbandingan, Bayu mencontohkan pengelolaan Solo Technopark yang telah menerapkan pola BLUD. Menurutnya, operasional kawasan tersebut mampu berjalan dengan dukungan pendapatan mandiri sehingga ketergantungan terhadap APBD relatif kecil.

“Konsep seperti itu yang kami harapkan bisa diterapkan di MCC. Tetap ada fungsi sosial untuk membina UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, tetapi sisi komersialnya juga harus berjalan agar mampu menopang operasional sendiri,” katanya.

Selain mengoptimalkan retribusi, Bayu menilai MCC masih memiliki peluang meningkatkan pendapatan melalui penyewaan ruang kegiatan, tenant kuliner, hingga kerja sama hak penamaan (naming rights) sebagaimana diterapkan di berbagai fasilitas publik.

Ia juga menyoroti anggaran operasional MCC yang turun dari sekitar Rp7,5 miliar menjadi sekitar Rp3,5 miliar. Sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk belanja pegawai yang telah mengalami efisiensi.

Menurutnya, kebutuhan biaya pemeliharaan bangunan akan terus meningkat seiring bertambahnya usia gedung sehingga diperlukan pola pengelolaan yang lebih mandiri.

“Kalau terus mengandalkan APBD, lima tahun ke depan biaya perawatan tentu semakin berat. Karena itu pengelolaan yang lebih mandiri menjadi kebutuhan,” tegasnya.

Melalui skema BLUD, lanjut Bayu, pengelolaan MCC juga dinilai lebih profesional karena memungkinkan perekrutan tenaga manajerial sesuai kebutuhan. Sementara itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang tetap menjalankan fungsi koordinasi dan pengawasan.

Pendapatan dari retribusi maupun kerja sama tetap dilaporkan kepada Pemerintah Kota Malang sesuai mekanisme keuangan BLUD dan dapat dimanfaatkan kembali untuk pemeliharaan fasilitas, peningkatan layanan, serta pengembangan program bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

“Prinsipnya bukan mengurangi fungsi pembinaan UMKM, tetapi bagaimana MCC bisa semakin profesional, mandiri secara keuangan, dan tetap memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang,” pungkas Bayu.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atalia Soroti Skema Baru Bansos, Ingatkan Celah Penyimpangan

    Atalia Soroti Skema Baru Bansos, Ingatkan Celah Penyimpangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa Merah Putih perlu dikaji secara matang. Menurutnya, perubahan mekanisme tersebut berpotensi memperpanjang rantai distribusi dan membuka peluang terjadinya penyimpangan dalam penyaluran bantuan. Atalia mengatakan, hingga saat ini rencana tersebut belum pernah dibahas bersama Komisi VIII DPR […]

  • DPR Desak BGN Benahi Tata Kelola MBG, Irma: Jangan Tunda Penyelesaian Masalah

    DPR Desak BGN Benahi Tata Kelola MBG, Irma: Jangan Tunda Penyelesaian Masalah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian Komisi IX DPR RI. Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya fokus melakukan evaluasi internal, tetapi juga segera menyelesaikan berbagai persoalan yang masih terjadi dalam pelaksanaan program di lapangan. Hal itu disampaikan Irma dalam […]

  • Wali Kota Malang Gembleng 78 Calon Paskibraka Jelang HUT RI ke-81

    Wali Kota Malang Gembleng 78 Calon Paskibraka Jelang HUT RI ke-81

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mulai mematangkan persiapan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 78 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) resmi mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) sebagai bekal sebelum menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026. Pusdiklat dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu […]

  • Mantan Jampidsus Febrie Segera Diadili, Berkas Dugaan Pemerasan dan TPPU Masuk Tahap II

    Mantan Jampidsus Febrie Segera Diadili, Berkas Dugaan Pemerasan dan TPPU Masuk Tahap II

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Perkara yang menjerat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA) memasuki babak baru setelah Tim Penyidik Kejaksaan Agung atau Tim Sembilan menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026). FA bersama dua tersangka lainnya, NH dan DR, menjalani Tahap II setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau […]

  • Fraksi DPRD Kota Malang Kompak Soroti APBD Perubahan 2026, dari Belanja hingga BTT

    Fraksi DPRD Kota Malang Kompak Soroti APBD Perubahan 2026, dari Belanja hingga BTT

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sejumlah fraksi DPRD Kota Malang memberikan catatan kritis terhadap Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna, Selasa (18/8/2026). Fraksi PKS, PKB, Golkar, PDI Perjuangan, NasDem-PSI, Damai dan Gerindra menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari struktur belanja, rendahnya realisasi sejumlah program, penguatan PAD, belanja pegawai, BTT, infrastruktur, pelayanan kesehatan hingga pengelolaan […]

  • DPRD Jember Dukung Home Care Gratis, Warga Miskin Kini Bisa Didatangi Dokter

    DPRD Jember Dukung Home Care Gratis, Warga Miskin Kini Bisa Didatangi Dokter

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Wakil Ketua DPRD Jember, Fatmawati, menyatakan dukungan penuh terhadap program layanan kesehatan home care gratis yang diluncurkan Bupati Jember Muhammad Fawait bagi warga kurang mampu. Program tersebut dinilai mempermudah masyarakat miskin mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit. Fatmawati mengatakan, layanan home care memungkinkan dokter mendatangi langsung rumah pasien, lengkap […]

expand_less