Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jokowi Pimpin Dewan Pembina PSI, Peluang ke Senayan atau Pertaruhan Politik 2029?

Jokowi Pimpin Dewan Pembina PSI, Peluang ke Senayan atau Pertaruhan Politik 2029?

  • account_circle RFR
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Keputusan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima jabatan Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai sebagai sinyal kuat bahwa partai tersebut masih mengandalkan figur eksternal untuk mendongkrak elektabilitas menjelang Pemilu 2029.

Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga menilai langkah tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai sosok berinisial “Mr. J” yang sebelumnya disebut-sebut akan mengisi posisi strategis di PSI.

Menurut Jamiluddin, pilihan Jokowi untuk mengawal PSI yang saat ini dipimpin putranya, Kaesang Pangarep, menunjukkan bahwa partai tersebut belum sepenuhnya percaya diri mengandalkan kekuatan internal dalam upaya menembus parlemen.

“Jokowi akhirnya lebih memilih mengawal anaknya, Kaesang Pangarep, untuk membesarkan PSI. Pilihan posisi Ketua Dewan Pembina juga mengisyaratkan bahwa PSI masih membutuhkan figur Jokowi sebagai penopang utama elektabilitas partai,” kata Jamiluddin, Minggu (14/6/2026).

Ia menilai PSI meyakini magnet politik Jokowi masih menjadi aset paling berharga yang dimiliki partai. Kehadiran mantan presiden dua periode itu bahkan dianggap memiliki daya tarik politik yang lebih besar dibanding kekuatan institusional PSI sendiri.

Jamiluddin menilai kondisi tersebut menunjukkan proses kaderisasi dan pembangunan sumber daya manusia di tubuh PSI belum menghasilkan figur yang cukup kuat untuk menjadi lokomotif partai. Padahal, dalam beberapa tahun terakhir PSI cukup aktif merekrut kader dari berbagai partai politik.

“Kalau setelah banyak merekrut kader dari luar partai tetap harus bertumpu pada Jokowi, maka itu menunjukkan kualitas SDM partai belum mampu menjadi kekuatan utama,” ujarnya.

Menurut dia, kader-kader yang berpindah dari partai lain belum tentu merupakan figur terbaik. Sebagian di antaranya bisa saja bergabung ke PSI karena kehilangan ruang politik di partai asal dan mencari peluang baru untuk melanjutkan karier politiknya.

Karena itu, PSI dinilai kembali menaruh harapan besar pada figur Jokowi sebagai daya tarik utama untuk meningkatkan elektabilitas partai.

Meski demikian, strategi tersebut dinilai tidak sepenuhnya tanpa risiko. Jamiluddin menilai pengaruh politik Jokowi saat ini tidak lagi berada di puncak seperti ketika masih menjabat sebagai presiden.

Selain itu, sejumlah kontroversi yang masih melekat pada mantan kepala negara tersebut berpotensi menjadi beban politik bagi PSI. Salah satunya adalah polemik ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perdebatan di ruang publik.

Berbagai persoalan nasional yang muncul saat ini juga kerap dikaitkan oleh kelompok tertentu dengan kebijakan yang lahir pada masa pemerintahannya.

“Jokowi sekarang bukan lagi figur yang diterima secara seragam oleh publik. Ada kelompok yang masih mendukungnya, tetapi ada pula yang melihat berbagai persoalan hari ini sebagai warisan pemerintahannya,” ungkap Jamiluddin.

Dalam situasi tersebut, ia meragukan kemampuan Jokowi untuk secara signifikan mendongkrak elektabilitas PSI hingga mampu melampaui ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.

Menurutnya, keputusan menempatkan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI merupakan pertaruhan politik besar. Jika pengaruh Jokowi masih kuat, PSI berpeluang memperoleh keuntungan elektoral. Sebaliknya, jika daya tarik politiknya terus menurun, PSI berisiko kembali gagal menembus Senayan.

“Ini seperti perjudian politik. Jawabannya baru akan terlihat pada Pemilu Legislatif 2029, apakah PSI akhirnya berhasil masuk Senayan atau tetap menjadi partai gurem di pinggir panggung politik nasional,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarwendah Minta Maaf Usai Video Viral Diduga Sindir Ruben Onsu, Akui Ucapannya Picu Kegaduhan

    Sarwendah Minta Maaf Usai Video Viral Diduga Sindir Ruben Onsu, Akui Ucapannya Picu Kegaduhan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Selebritas Sarwendah akhirnya angkat bicara terkait polemik yang muncul setelah beredarnya potongan video yang memperlihatkan dirinya melontarkan pernyataan kontroversial di media sosial. Video tersebut menjadi perbincangan hangat publik karena memuat celetukan Sarwendah yang menyebut dirinya tidak membutuhkan uang dari laki-laki dan melontarkan kata yang kemudian menuai beragam tafsir dari netizen. Tidak sedikit warganet […]

  • Skillspot Tawarkan Solusi Digital, Ringankan Beban Guru di Kota Batu

    Skillspot Tawarkan Solusi Digital, Ringankan Beban Guru di Kota Batu

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Platform pendidikan digital Skillspot mulai diperkenalkan di Kota Batu sebagai ekosistem pembelajaran yang mengintegrasikan siswa, guru, orang tua hingga pemerintah dalam satu sistem. Platform tersebut ditawarkan sebagai solusi untuk membantu guru dalam menjalankan tugas pembelajaran sekaligus memudahkan pemantauan perkembangan pendidikan secara terintegrasi dan real time. Sosialisasi Skillspot digelar di Aula Gedung UPT […]

  • Wali Kota Malang Gencarkan Warung Tekan Inflasi, Cabai Dijual Rp40 Ribu per Kilogram

    Wali Kota Malang Gencarkan Warung Tekan Inflasi, Cabai Dijual Rp40 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang terus melakukan langkah konkret untuk mengendalikan inflasi daerah akibat melonjaknya harga cabai. Melalui program Warung Tekan Inflasi (WTI), Pemkot Malang menjual berbagai jenis cabai dengan harga Rp40 ribu per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang masih berada pada kisaran Rp60 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Program intervensi harga […]

  • Pemerintah Turunkan Harga LNG untuk Industri Jadi USD13 per MMBTU, Jaga Daya Saing Nasional

    Pemerintah Turunkan Harga LNG untuk Industri Jadi USD13 per MMBTU, Jaga Daya Saing Nasional

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan kebijakan penurunan harga Liquefied Natural Gas (LNG) bagi sektor industri non-Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) menjadi USD13 per MMBTU. Langkah ini diambil untuk menjaga daya saing industri nasional, menjamin keberlanjutan pasokan energi, sekaligus melindungi lapangan kerja. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan keputusan […]

  • Bapenda Kota Malang Borong Dua Penghargaan, Perkuat Tata Kelola Data untuk Kebijakan Publik

    Bapenda Kota Malang Borong Dua Penghargaan, Perkuat Tata Kelola Data untuk Kebijakan Publik

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam bidang tata kelola data dan statistik sektoral. Capaian ini menjadi bukti komitmen Bapenda dalam menghadirkan data berkualitas sebagai fondasi penyusunan kebijakan publik yang efektif dan akuntabel. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kepada […]

  • Nurochman Tegaskan Pelayanan Publik Batu Harus Makin Bersih

    Nurochman Tegaskan Pelayanan Publik Batu Harus Makin Bersih

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batu memperkuat pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas. Hal itu disampaikan saat mengikuti wawancara evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kementerian PANRB di Rupatama Balai Kota Among Tani, Jumat (7/8/2026). Nurochman mengatakan, pembangunan Zona Integritas tidak semata-mata ditujukan untuk […]

expand_less