Khofifah Bidik Hattrick Juara LKS Nasional
- account_circle WNZ
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas Kontingen LKS Jawa Timur 2026 di Kantor Badan Penghubung Pemprov Jatim, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Dok. Pemprov Jatim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Memodaily.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 45 siswa Kontingen Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 dengan target mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya secara beruntun. Pelepasan berlangsung di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Secara simbolis, Khofifah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyematkan jaket kepada perwakilan kontingen sebelum bertolak mengikuti ajang nasional tersebut.
Dalam arahannya, Khofifah meminta seluruh peserta tampil maksimal dan mengharumkan nama Jawa Timur.
“Anak-anak hebat dari Bumi Majapahit. Kita sudah hattrick juara umum. Mudah-mudahan tahun ini Jawa Timur kembali meraih medali terbanyak dan mempertahankan gelar juara umum,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, keberhasilan Jawa Timur selama ini merupakan hasil kolaborasi antara siswa, guru pembina, kepala sekolah, pemerintah, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta dukungan orang tua.
“Kekuatan Jawa Timur ada pada ekosistemnya. Saat sekolah, guru, pemerintah, DUDI, dan orang tua bergerak bersama, maka lahir talenta terbaik. Sinergi ini harus terus dijaga agar Jawa Timur kembali menjadi juara umum,” katanya.
Khofifah juga mengajak seluruh peserta, pendamping, dan pembina memohon kelancaran selama kompetisi agar mampu memberikan hasil terbaik bagi Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan LKS Nasional 2026 digelar melalui dua skema, yakni daring dan luring.
Kontingen Jawa Timur akan mengikuti 38 bidang lomba, terdiri atas 19 bidang daring dan 19 bidang luring, termasuk satu bidang eksibisi Artificial Intelligence (AI).
“Total peserta sebanyak 45 siswa dari 29 SMK negeri dan swasta di Jawa Timur. Terdiri dari 21 peserta daring dan 24 peserta luring, termasuk peserta eksibisi,” jelas Aries.
Bidang yang diikuti meliputi teknologi digital, teknik, konstruksi, otomotif, kelistrikan, desain, kesehatan, pariwisata, kecantikan, kemaritiman, pertanian, hingga kompetensi unggulan SMK lainnya.
Untuk eksibisi AI, Jawa Timur diwakili tiga siswa SMK Telkom Sidoarjo. Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026 di SMKN 4 Jakarta Utara.
Aries menambahkan, pelaksanaan lomba daring dipusatkan di Buduran, Sidoarjo, sedangkan lomba luring digelar di Depok, Jakarta, dan Banten.
Menurutnya, pembinaan peserta tahun ini diperkuat melalui strategi 3M, 3B, dan 3S, yaitu membangun mental juara, meningkatkan semangat belajar dan berlatih, serta memastikan keberhasilan dalam persiapan, pelaksanaan, dan prestasi.
Ia juga menyebut kualitas pendidikan vokasi Jawa Timur telah diakui hingga tingkat internasional. Dari 21 peserta Indonesia yang berlaga di WorldSkills Championship Shanghai, enam di antaranya berasal dari Jawa Timur.
“Target kami tidak hanya unggul kompetensi, tetapi juga memiliki mental juara untuk mempertahankan gelar juara umum,” ujarnya.
Ketua Tim Sukses LKS Jawa Timur Parnoto mengatakan pembinaan kontingen telah dimulai sejak Januari 2026 melalui proses seleksi berjenjang. Para peserta mendapatkan pelatihan kompetensi, pembinaan fisik dan spiritual, hingga simulasi soal berstandar provinsi, nasional, dan WorldSkills.
Ia optimistis Jawa Timur mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum untuk keempat kalinya dengan target minimal menyamai capaian tahun lalu, yakni sekitar 20 medali emas.
- Penulis: WNZ
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar