Sinergi Polisi dan Tenaga Medis, Warga Bunulrejo Dievakuasi ke RSJ Lawang
- account_circle ADK
- calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunulrejo, Aiptu Joko Purwanto, mendampingi proses evakuasi warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa menuju RSJ Lawang bersama petugas kesehatan, keluarga, dan unsur terkait. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa mendapatkan pertolongan secara tepat dan manusiawi. Hal ini ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunulrejo, Aiptu Joko Purwanto, saat mendampingi evakuasi seorang warga dari RW 07, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Selasa (20/10/2026).
Dalam proses tersebut, Aiptu Joko bekerja sama dengan petugas Puskesmas Kendalkerep, Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskessos) Kelurahan Bunulrejo, pemerintah kelurahan, keluarga pasien, Babinsa, Linmas, serta unsur terkait lainnya. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses evakuasi hingga pengantaran ke rumah sakit berjalan aman dan lancar dengan mengutamakan pendekatan humanis.
Aiptu Joko tidak hanya memberikan dukungan pengamanan, tetapi juga berupaya membangun komunikasi secara sabar dengan pasien. Pendekatan tersebut dilakukan agar warga yang bersangkutan merasa lebih tenang dan bersedia mengikuti proses penanganan medis.
“Pendampingan ini bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan penanganan medis. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar prosesnya berjalan aman, pasien merasa lebih tenang, dan dapat memperoleh perawatan yang sesuai,” ujar Aiptu Joko.
Sebelum proses evakuasi dilaksanakan, petugas Puskesmas Kendalkerep, Puskessos, pihak kelurahan, dan Babinsa telah berkoordinasi. Keluarga pasien juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penanganan medis lanjutan di RSJ Lawang sesuai kebutuhan kondisi pasien.
Setelah seluruh persiapan dilakukan, ambulans yang disediakan relawan digunakan untuk mengantarkan pasien ke rumah sakit. Keluarga dan sejumlah unsur terkait turut mendampingi perjalanan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus memastikan proses berlangsung secara terkoordinasi.
Dalam penanganan ini, tenaga kesehatan tetap menjalankan kewenangan medis, sementara kepolisian berperan memberikan pendampingan dan dukungan pengamanan. Pembagian peran tersebut menjadi bagian penting agar pasien memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan tanpa mengabaikan keselamatan maupun martabatnya.
Aiptu Joko menegaskan, koordinasi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan dalam menangani warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan jiwa.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja sama seluruh pihak, proses penanganan sejak persiapan di RW 07 Kelurahan Bunulrejo hingga pasien tiba di RSJ Lawang berjalan lancar tanpa kendala,” jelasnya.
Ia berharap pasien dapat menjalani perawatan sesuai kebutuhan medis sehingga kondisinya berangsur membaik dan nantinya bisa kembali berkumpul bersama keluarga serta menjalani aktivitas sosial di lingkungan masyarakat.
“Semoga pasien segera pulih dan dapat kembali ke tengah keluarga maupun masyarakat dengan kondisi yang lebih sehat,” harap Aiptu Joko.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar