Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wali Kota Malang Ajak Lestarikan Bersih Desa Polowijen, Sejarah Kampung Jangan Sampai Hilang

Wali Kota Malang Ajak Lestarikan Bersih Desa Polowijen, Sejarah Kampung Jangan Sampai Hilang

  • account_circle ADK
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Ribuan warga memadati puncak perayaan Bersih Desa Polowijen 2026 yang digelar pada Sabtu (4/7/2026) malam. Tradisi tahunan yang berlangsung secara swadaya itu dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM.

Ketua LPMK Polowijen sekaligus Ketua Panitia Bersih Desa 2026, Andri Basuki, mengatakan Bersih Desa merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang membuka dan membangun kawasan Polowijen.

Menurutnya, rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 20 Juni 2026, diawali doa bersama di makam leluhur, tradisi Barikan di Petren, kirab budaya, karnaval, hiburan rakyat, hingga ditutup dengan pengajian umum dan pengumuman pemenang kirab budaya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan para donatur yang telah bergotong royong menyukseskan Bersih Desa. Seluruh kegiatan terlaksana berkat kebersamaan masyarakat Polowijen,” ujar Andri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi konsistensi masyarakat Polowijen dalam mempertahankan tradisi di tengah perkembangan kota.

Ia mengingatkan bahwa budaya lokal menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus modernisasi. Karena itu, generasi muda perlu dikenalkan dengan sejarah kampung halamannya agar tidak hanya mengenal budaya melalui media digital.

“Di kota, tradisi seperti Bersih Desa mulai jarang ditemukan. Jangan sampai anak-anak kita hanya mengenal budaya dari media sosial, tetapi tidak mengenal sejarah kampung halamannya sendiri,” kata Wahyu.

Wahyu menilai masyarakat Polowijen telah memberikan contoh bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan perkembangan perkotaan. Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya menjaga ritual, tetapi juga mempertahankan identitas dan sejarah daerah.

Ia juga meminta agar nama “Bersih Desa” tetap dipertahankan meskipun Polowijen kini berstatus kelurahan.

“Jangan sampai nanti berubah menjadi Bersih Kelurahan. Nama Bersih Desa memiliki nilai sejarah karena Polowijen dulu merupakan desa yang memiliki petinggi desa sebelum menjadi kelurahan. Sejarah itu jangan sampai hilang,” ujarnya.

Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Puluhan stan UMKM yang memadati lokasi acara ramai dikunjungi masyarakat, bahkan sejumlah pelaku usaha mengaku seluruh produknya habis terjual.

Menurut Wahyu, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat.

“Bersih Desa membuktikan bahwa budaya bukan beban pembangunan. Justru budaya mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat kebersamaan warga,” tuturnya.

Ia berharap semangat gotong royong dan pelestarian budaya yang terus dijaga masyarakat Polowijen dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Malang agar tradisi lokal tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Melestarikan budaya bukan hanya menjaga tradisi, tetapi menjaga identitas daerah. Jika masyarakat mulai melupakan sejarahnya, maka perlahan mereka juga kehilangan jati dirinya. Karena itu Bersih Desa harus terus hidup sebagai gerakan masyarakat, bukan sekadar pesta tahunan,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toko Madura di Galunggung Terbakar Hebat, Satu Tewas Terjebak di Bak Mandi

    Toko Madura di Galunggung Terbakar Hebat, Satu Tewas Terjebak di Bak Mandi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kebakaran hebat melanda sebuah warung kelontong atau Toko Madura di kawasan perempatan Jalan Galunggung, Kota Malang, Selasa (22/9/2026) pagi. Kobaran api yang cepat membesar membuat bangunan dipenuhi asap pekat hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia. Korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan petugas di lantai dua bangunan, tepatnya berada di dalam bak mandi. Sementara […]

  • ‎DPRD Kota Malang Soroti Trayek Angkot, Integrasi dengan Trans Jatim Dinilai Mendesak

    ‎DPRD Kota Malang Soroti Trayek Angkot, Integrasi dengan Trans Jatim Dinilai Mendesak

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎Kemacetan yang masih menjadi persoalan di Kota Malang membuat DPRD Kota Malang mendorong pembenahan sistem transportasi umum secara lebih menyeluruh. Komisi C DPRD Kota Malang menilai keberadaan Trans Jatim perlu ditopang angkutan kota (angkot) yang mampu menjangkau kawasan-kawasan yang belum terlayani koridor utama. ‎ ‎Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, […]

  • KPK Sambangi DPRD Kota Malang, Pesanan Ojol Ikut Ramai

    KPK Sambangi DPRD Kota Malang, Pesanan Ojol Ikut Ramai

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (23/9/2026), tidak hanya membuat aktivitas para pejabat dan anggota dewan meningkat. Kesibukan juga ikut dirasakan para pengemudi ojek online (ojol) yang mendapat tambahan pesanan makanan. Sejak pagi, suasana di lingkungan Gedung DPRD Kota Malang tampak lebih ramai dibandingkan hari biasanya. […]

  • Maniamolo Fest 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Pariwisata Nias Selatan

    Maniamolo Fest 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Pariwisata Nias Selatan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle AFW
    • 0Komentar

    NIAS SELATAN, Memodaily.id – Maniamolo Fest 2026 resmi ditutup dengan semangat pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan komitmennya untuk menjaga warisan adat dan budaya sebagai modal pembangunan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Penutupan festival yang berlangsung di Desa Wisata Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Minggu (21/6/2026), dihadiri Bupati Nias […]

  • Harga Gabah Jombang Tembus Rp7.800/Kg, Masih Jauh di Atas HPP

    Harga Gabah Jombang Tembus Rp7.800/Kg, Masih Jauh di Atas HPP

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani Kabupaten Jombang masih bertahan tinggi pada musim panen kemarau 2026. Saat ini, harga gabah berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp7.800 per kilogram, melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram. Hari, petani asal Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, mengatakan seluruh […]

  • Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Ajak Warga Dukung Tiga Duta Kebudayaan Jatim 2026

    Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Ajak Warga Dukung Tiga Duta Kebudayaan Jatim 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Tiga putra-putri terbaik Kota Malang siap mewakili daerahnya dalam ajang Duta Kebudayaan Jawa Timur 2026. Mereka adalah Edmund Keano Xaviero, Shasi Kirana, dan M. Deksa Putra Pratama. Menjelang kompetisi tingkat provinsi tersebut, ketiganya mendapat arahan dan motivasi langsung dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat audiensi di Balai Kota Malang, Kamis (4/6/2026). Dalam […]

expand_less