Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Kemenag, PIP hingga Insentif Guru Jadi Sorotan

DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Kemenag, PIP hingga Insentif Guru Jadi Sorotan

  • account_circle RFR
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Komisi VIII DPR RI menyoroti ketimpangan anggaran pendidikan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Selain besaran Program Indonesia Pintar (PIP) yang dinilai masih jauh lebih kecil dibanding kementerian lain, DPR juga mempertanyakan rendahnya serapan insentif guru keagamaan serta lambatnya pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, dalam rapat kerja bersama Menteri Agama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurut Selly, pemerintah perlu menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam memperjuangkan anggaran pendidikan keagamaan agar hak peserta didik dan guru di bawah binaan Kementerian Agama memperoleh perhatian yang setara.

“Saya berharap ada keseriusan dari Kementerian Agama untuk betul-betul memperjuangkan hak dan nasib para guru dan anak-anak didik kita di urusan keagamaan untuk semua agama,” ujar Selly.

Ia menilai masih terdapat kesenjangan yang cukup besar pada besaran bantuan pendidikan. Selly menyebut nilai Program Indonesia Pintar (PIP) di lingkungan Kementerian Agama hanya sekitar Rp2 juta, sedangkan bantuan serupa di kementerian lain mencapai Rp20,8 juta.

“Ini seperti langit dan bumi. Tentu ini harus menjadi perjuangan bersama,” katanya.

Selain persoalan anggaran, Selly juga mempertanyakan rendahnya realisasi penyaluran insentif guru keagamaan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, serapan anggaran program tersebut masih berada di bawah 50 persen.

“Apa yang menjadi hambatan sehingga dana insentif yang ternyata serapannya masih di bawah 50 persen? Kendalanya apa?” tanyanya.

Komisi VIII DPR RI juga menyoroti keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Padahal, mekanisme pembayaran saat ini telah dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing guru tanpa melalui pemerintah daerah.

Meski demikian, Selly mengaku masih menerima banyak laporan dari berbagai daerah terkait lambatnya pencairan tunjangan tersebut.

“Kenapa pencairannya lambat dibandingkan Kemendikdasmen, padahal sudah langsung ke rekening para guru? Tolong sampaikan kepada kami apa kendalanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Selly mengingatkan agar kebijakan peningkatan status guru keagamaan tidak berdampak pada hilangnya hak mereka atas insentif yang telah dijanjikan pemerintah.

“Jangan sampai kita sudah menjanjikan insentif, kemudian status mereka naik tetapi insentif itu tidak keluar. Bagaimana kita menjelaskan kepada para guru yang sudah menunggu janji tersebut?” katanya.

Melalui rapat kerja tersebut, Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Agama memberikan penjelasan mengenai kendala penyerapan anggaran, percepatan pencairan TPG, serta langkah memperjuangkan peningkatan anggaran pendidikan keagamaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh guru dan peserta didik.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos Malang Bongkar Data Perlinsos: Baru 15,4 Persen, 50 Ribu KK Dikejar

    Dinsos Malang Bongkar Data Perlinsos: Baru 15,4 Persen, 50 Ribu KK Dikejar

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id — Pendataan perlindungan sosial (perlinsos) di Kota Malang masih dikebut. Hingga Senin (31/8), capaian baru mencapai 15,4 persen, sementara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang menargetkan angka tersebut naik menjadi 17 persen. Target 17 persen itu diperkirakan setara dengan 45 ribu hingga 50 ribu […]

  • Wahyu Minta Kampus Tak Tunggu Mahasiswa Tertekan

    Wahyu Minta Kampus Tak Tunggu Mahasiswa Tertekan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kasus percobaan bunuh diri mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) dari lantai 6 menjadi perhatian Pemerintah Kota Malang. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meminta perguruan tinggi memperkuat deteksi dini dan pendampingan psikologis mahasiswa. Wahyu mengatakan, Pemkot Malang telah berkomunikasi dengan sejumlah rektor perguruan tinggi untuk membahas langkah antisipasi. Menurutnya, beberapa kampus juga telah menjalankan […]

  • Misteri Bacokan di Cemorokandang, Pemotor Vespa Luka Perut, Paha dan Tangan

    Misteri Bacokan di Cemorokandang, Pemotor Vespa Luka Perut, Paha dan Tangan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Aksi penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Jalan Bandara Palmerah XV, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (29/8/2026) malam. Seorang pengendara Vespa berinisial AJ (39), warga Kelurahan Madyopuro, ditemukan terluka di tengah lahan kosong. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 19.25–19.30 WIB. Suasana sekitar lokasi mendadak geger setelah warga mendengar suara […]

  • Kebakaran Melanda Gunung Buthak, Jalur Pendakian Diperketat demi Keselamatan

    Kebakaran Melanda Gunung Buthak, Jalur Pendakian Diperketat demi Keselamatan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Kebakaran hutan melanda kawasan konservasi Gunung Buthak, tepatnya di Petak 100 Pos 3, pada Selasa (1/9/2026) siang. Titik api pertama kali terpantau pada pukul 12.46 WIB. Informasi kebakaran diterima Pusdalops BPBD Kota Batu dari Paguyuban Ojek Pendakian Gunung Panderman-Butak. Lokasi kebakaran berada di kawasan perbatasan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dengan Kecamatan Pujon […]

  • Kunjungan Tenpina BPBD Jatim Tembus 11.647 Orang, Naik 145,6 Persen pada 2025

    Kunjungan Tenpina BPBD Jatim Tembus 11.647 Orang, Naik 145,6 Persen pada 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Kunjungan masyarakat ke Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) BPBD Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025. Jumlah pengunjung tercatat mencapai 11.647 orang atau meningkat 145,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 4.741 orang. Data tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II […]

  • Baleg DPR Rampungkan 15 RUU Kabupaten-Kota di Kalimantan, Siap Dibawa ke Paripurna

    Baleg DPR Rampungkan 15 RUU Kabupaten-Kota di Kalimantan, Siap Dibawa ke Paripurna

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI merampungkan proses harmonisasi terhadap 15 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Persetujuan yang diberikan dalam Rapat Pleno Baleg pada Senin (15/6/2026) menjadi langkah penting sebelum seluruh RUU tersebut dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk ditetapkan sebagai usul […]

expand_less