Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Budaya Malangan Memukau di Karnaval APEKSI 2026, Bantengan dan MFC Curi Perhatian Nasional

Budaya Malangan Memukau di Karnaval APEKSI 2026, Bantengan dan MFC Curi Perhatian Nasional

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, Memodaily.id – Kontingen budaya Kota Malang sukses mencuri perhatian ribuan penonton pada puncak Karnaval Budaya “The Sparkling of Local Heroes & Culture” yang menjadi rangkaian penutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan, Kamis (2/7) malam. Penampilan yang memadukan atraksi Bantengan dan kostum megah Malang Flower Carnival (MFC) mendapat sambutan meriah dari masyarakat dan delegasi pemerintah kota se-Indonesia.

Kontingen Kota Malang membuka penampilannya dengan atraksi Bantengan, kesenian tradisional khas Malang yang merepresentasikan nilai keberanian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Atraksi tersebut kemudian dipadukan dengan parade busana khas Malangan serta kostum artistik Malang Flower Carnival yang selama ini menjadi ikon kreativitas Kota Malang.

Sepanjang rute karnaval, ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan dan mengabadikan penampilan kontingen Kota Malang. Tepuk tangan dan sorak dukungan terus mengiringi rombongan hingga menyelesaikan seluruh rangkaian parade budaya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang sekaligus Ketua Rombongan Budaya Kota Malang, Baihaqi, mengatakan penampilan tersebut merupakan hasil persiapan yang dilakukan jauh sebelum pelaksanaan Rakernas APEKSI.

“Alhamdulillah, pada puncak Karnaval Budaya APEKSI 2026 malam ini, kontingen Kota Malang mampu memberikan penampilan terbaik. Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa budaya Malangan memiliki daya tarik yang kuat dan mampu bersaing di panggung nasional,” ujar Baihaqi.

Menurutnya, keikutsertaan Kota Malang dalam Karnaval Budaya APEKSI bukan sekadar memenuhi agenda seremonial pemerintah daerah, melainkan menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya Kota Malang kepada kepala daerah, tamu undangan, dan masyarakat Indonesia.

“Ini bukan sekadar parade budaya. Ini adalah diplomasi budaya Kota Malang. Kami ingin memperlihatkan bahwa Kota Malang memiliki kekayaan seni, budaya, dan kreativitas yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisinya,” katanya.

Baihaqi menjelaskan, atraksi Bantengan dipilih sebagai representasi budaya yang hingga kini tetap hidup dan dilestarikan masyarakat Malang. Sementara kehadiran kostum Malang Flower Carnival menjadi simbol kreativitas generasi muda yang mampu mengangkat budaya lokal menjadi karya seni bernilai ekonomi sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Selain menampilkan kekayaan budaya, kontingen Kota Malang juga membawa pesan pembangunan melalui program Dasa Bakti sebagai komitmen Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ekonomi masyarakat, melestarikan lingkungan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Budaya adalah identitas. Ketika identitas itu mampu ditampilkan dengan baik, maka akan menjadi kekuatan dalam membangun citra positif daerah. Kami ingin dunia melihat bahwa Kota Malang bukan hanya dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga sebagai kota budaya dan kota kreatif,” ungkap Baihaqi.

Keikutsertaan Kota Malang dalam Karnaval Budaya APEKSI 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Malang dalam melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Melalui ajang berskala nasional tersebut, Kota Malang menegaskan komitmennya mengembangkan seni dan budaya sebagai pendukung sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta memperkuat peluang kolaborasi antardaerah.

Pemerintah Kota Malang berharap semangat “Malang Mbois Berkelas” yang ditampilkan dalam Rakernas APEKSI 2026 mampu memperluas kerja sama di bidang budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga investasi yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 186 Kasus HIV Baru di Kota Malang, Puguh Minta Langkah Pencegahan Diperkuat

    186 Kasus HIV Baru di Kota Malang, Puguh Minta Langkah Pencegahan Diperkuat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, menyoroti munculnya 186 kasus baru HIV di Kota Malang selama Januari hingga Mei 2026. Jumlah tersebut telah melampaui total temuan kasus sepanjang 2025 yang mencapai sekitar 180 kasus, sehingga dinilai menjadi alarm serius yang memerlukan penanganan terpadu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota […]

  • Berawal dari TikTok, Mahasiswi 18 Tahun Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual di Malang

    Berawal dari TikTok, Mahasiswi 18 Tahun Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual di Malang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ajakan bertemu untuk minum kopi berujung pada laporan dugaan kekerasan seksual yang dialami seorang mahasiswi berusia 18 tahun di sebuah kamar kos di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Korban berinisial AR, mahasiswi asal Kabupaten Mojokerto, melaporkan dugaan peristiwa tersebut ke Polresta Malang Kota. Laporan pengaduan masyarakat tercatat dengan nomor LPM/1686/V/III/2026/SPKT/POLRESTA MALANG KOTA/POLDA JAWA […]

  • Wahyu Hidayat Beberkan Perubahan TPP ASN Kota Malang 2027, Masa Kerja Dihapus

    Wahyu Hidayat Beberkan Perubahan TPP ASN Kota Malang 2027, Masa Kerja Dihapus

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat membeberkan perubahan skema Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Malang untuk 2027. Dalam skema baru tersebut, masa kerja ASN tidak lagi menjadi faktor perhitungan TPP. Perubahan TPP ASN Kota Malang tersebut disampaikan Wahyu Hidayat usai menandatangani kesepakatan KUA-PPAS APBD Kota Malang 2027 dalam […]

  • Pendidikan Khas keJogjaan Didorong Jadi Benteng Karakter Pelajar

    Pendidikan Khas keJogjaan Didorong Jadi Benteng Karakter Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Memodaily.id – Pendidikan Khas keJogjaan (PKJ) mendapat dukungan Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hilmy Muhammad. Program yang diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan, termasuk perguruan tinggi, dinilai penting untuk mengenalkan identitas, sejarah, tradisi, bahasa, dan nilai kehidupan masyarakat Yogyakarta kepada pelajar dan mahasiswa. Hilmy mengapresiasi langkah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X […]

  • Timnas Indonesia Libas Oman 3-0 di GBK, Emil Audero Bersinar dengan Penyelamatan Penalti

    Timnas Indonesia Libas Oman 3-0 di GBK, Emil Audero Bersinar dengan Penyelamatan Penalti

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Timnas Indonesia tampil impresif saat menaklukkan Oman dengan skor 3-0 dalam laga FIFA Matchday bertajuk Garuda Championship Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam. Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Garuda menjelang agenda internasional berikutnya. Selain menunjukkan ketajaman di lini depan, Indonesia juga […]

  • Muktamar NU 2026, Santri Bahrul Ulum Jadi Relawan dan Belajar Daring

    Muktamar NU 2026, Santri Bahrul Ulum Jadi Relawan dan Belajar Daring

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, menyesuaikan aktivitas pendidikan selama pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 Tahun 2026. Proses belajar mengajar tetap berlangsung melalui sistem daring, sementara sebagian santri dilibatkan sebagai relawan untuk mendukung penyelenggaraan muktamar. Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di kawasan Ponpes Bahrul Ulum […]

expand_less