Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Budaya Malangan Memukau di Karnaval APEKSI 2026, Bantengan dan MFC Curi Perhatian Nasional

Budaya Malangan Memukau di Karnaval APEKSI 2026, Bantengan dan MFC Curi Perhatian Nasional

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, Memodaily.id – Kontingen budaya Kota Malang sukses mencuri perhatian ribuan penonton pada puncak Karnaval Budaya “The Sparkling of Local Heroes & Culture” yang menjadi rangkaian penutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan, Kamis (2/7) malam. Penampilan yang memadukan atraksi Bantengan dan kostum megah Malang Flower Carnival (MFC) mendapat sambutan meriah dari masyarakat dan delegasi pemerintah kota se-Indonesia.

Kontingen Kota Malang membuka penampilannya dengan atraksi Bantengan, kesenian tradisional khas Malang yang merepresentasikan nilai keberanian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Atraksi tersebut kemudian dipadukan dengan parade busana khas Malangan serta kostum artistik Malang Flower Carnival yang selama ini menjadi ikon kreativitas Kota Malang.

Sepanjang rute karnaval, ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan dan mengabadikan penampilan kontingen Kota Malang. Tepuk tangan dan sorak dukungan terus mengiringi rombongan hingga menyelesaikan seluruh rangkaian parade budaya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang sekaligus Ketua Rombongan Budaya Kota Malang, Baihaqi, mengatakan penampilan tersebut merupakan hasil persiapan yang dilakukan jauh sebelum pelaksanaan Rakernas APEKSI.

“Alhamdulillah, pada puncak Karnaval Budaya APEKSI 2026 malam ini, kontingen Kota Malang mampu memberikan penampilan terbaik. Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa budaya Malangan memiliki daya tarik yang kuat dan mampu bersaing di panggung nasional,” ujar Baihaqi.

Menurutnya, keikutsertaan Kota Malang dalam Karnaval Budaya APEKSI bukan sekadar memenuhi agenda seremonial pemerintah daerah, melainkan menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya Kota Malang kepada kepala daerah, tamu undangan, dan masyarakat Indonesia.

“Ini bukan sekadar parade budaya. Ini adalah diplomasi budaya Kota Malang. Kami ingin memperlihatkan bahwa Kota Malang memiliki kekayaan seni, budaya, dan kreativitas yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisinya,” katanya.

Baihaqi menjelaskan, atraksi Bantengan dipilih sebagai representasi budaya yang hingga kini tetap hidup dan dilestarikan masyarakat Malang. Sementara kehadiran kostum Malang Flower Carnival menjadi simbol kreativitas generasi muda yang mampu mengangkat budaya lokal menjadi karya seni bernilai ekonomi sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Selain menampilkan kekayaan budaya, kontingen Kota Malang juga membawa pesan pembangunan melalui program Dasa Bakti sebagai komitmen Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ekonomi masyarakat, melestarikan lingkungan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Budaya adalah identitas. Ketika identitas itu mampu ditampilkan dengan baik, maka akan menjadi kekuatan dalam membangun citra positif daerah. Kami ingin dunia melihat bahwa Kota Malang bukan hanya dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga sebagai kota budaya dan kota kreatif,” ungkap Baihaqi.

Keikutsertaan Kota Malang dalam Karnaval Budaya APEKSI 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Malang dalam melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Melalui ajang berskala nasional tersebut, Kota Malang menegaskan komitmennya mengembangkan seni dan budaya sebagai pendukung sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta memperkuat peluang kolaborasi antardaerah.

Pemerintah Kota Malang berharap semangat “Malang Mbois Berkelas” yang ditampilkan dalam Rakernas APEKSI 2026 mampu memperluas kerja sama di bidang budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga investasi yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKABU Siapkan 50 Innova untuk Sukseskan Muktamar NU di Jombang

    IKABU Siapkan 50 Innova untuk Sukseskan Muktamar NU di Jombang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyatakan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Salah satu dukungan yang disiapkan yakni penyediaan 50 unit mobil Toyota Innova untuk melayani penjemputan muktamirin. Komitmen tersebut ditegaskan […]

  • Prabowo Perintahkan ESDM Tuntaskan Pemadaman Listrik, Harga BBM Subsidi Tetap

    Prabowo Perintahkan ESDM Tuntaskan Pemadaman Listrik, Harga BBM Subsidi Tetap

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) segera mengambil langkah terukur untuk menyelesaikan pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan. Instruksi tersebut disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/8/2026). “Kami harus akui […]

  • Wahyu Hidayat Tegaskan Promosi ASN Kota Malang Bebas dari Jual Beli Jabatan

    Wahyu Hidayat Tegaskan Promosi ASN Kota Malang Bebas dari Jual Beli Jabatan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    KOTA MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik jual beli jabatan. Untuk mewujudkannya, Pemerintah Kota Malang kini menerapkan sistem manajemen talenta berbasis nine box yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pernyataan tersebut disampaikan Wahyu usai memimpin pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) […]

  • Wali Kota Batu Simak Pidato Prabowo, Capaian Nasional Jadi Sorotan

    Wali Kota Batu Simak Pidato Prabowo, Capaian Nasional Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Batu, Jumat (14/8/2026). Rapat yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Batu tersebut berlangsung dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR […]

  • Motor Hilang di Dinoyo Ditemukan Berkat GPS, Pelaku Diamankan

    Motor Hilang di Dinoyo Ditemukan Berkat GPS, Pelaku Diamankan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Unit Reskrim Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Polisi mengamankan seorang pria berinisial S (47), warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, beserta sepeda motor yang dilaporkan hilang. Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, pengungkapan kasus tersebut disampaikan pada Minggu (16/8/2026). […]

  • Bansos Rp450 Ribu Sekaligus Digelontorkan, 2.763 Lansia dan Disabilitas Malang Jadi Sasaran

    Bansos Rp450 Ribu Sekaligus Digelontorkan, 2.763 Lansia dan Disabilitas Malang Jadi Sasaran

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ribuan lansia dan penyandang disabilitas di Kota Malang mendapat suntikan bantuan sosial tunai (BST). Pemerintah Kota Malang menyalurkan bantuan kepada 2.763 penerima manfaat yang tersebar di lima kecamatan. Bantuan tersebut bukan hanya menyasar warga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, tetapi juga mengacu pada data penerima yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) […]

expand_less