Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

  • account_circle RFR
  • calendar_month Jumat, 7 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NTT, Memodaily.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus mengawal penyelesaian hak ganti rugi sekaligus pemulihan lingkungan dan ekonomi masyarakat terdampak tumpahan minyak Montara di Laut Timor.

Penegasan tersebut disampaikan saat Menteri Keuangan berdialog dengan masyarakat Tablolong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/8). Kunjungan kerja itu dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga sekaligus meninjau perkembangan penanganan dampak lingkungan dan sosial ekonomi akibat tumpahan minyak Montara yang terjadi pada 2009.

Menurut Purbaya, penyelesaian persoalan Montara tidak cukup hanya melalui penyaluran ganti rugi, tetapi juga harus memastikan kondisi lingkungan dan perekonomian masyarakat pesisir dapat pulih.

“Selain ganti rugi, yang paling penting adalah bagaimana daerah ini dapat kembali hidup seperti sediakala. Karena itu, kami akan mengupayakan pengiriman tim riset untuk memastikan langkah-langkah pemulihan yang diperlukan,” ujarnya.

Pemerintah berencana mengirimkan tim riset untuk melakukan kajian komprehensif terhadap kondisi lingkungan di kawasan terdampak. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pemulihan agar ekosistem pesisir kembali mendukung aktivitas dan mata pencaharian masyarakat.

Selain itu, pemerintah terus mengawal penyelesaian penyaluran hak ganti rugi bagi masyarakat terdampak. Proses tersebut, kata Purbaya, harus berjalan sesuai ketentuan dengan mengedepankan kepastian hukum, akuntabilitas, dan rasa keadilan.

“Kami juga membahas berbagai hal terkait upaya penyelesaian penyaluran hak ganti rugi bagi masyarakat terdampak. Aspirasi masyarakat perlu terus dikawal agar proses penyelesaiannya berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Purbaya menjelaskan, dampak tumpahan minyak Montara tidak hanya menyebabkan pencemaran lingkungan, tetapi juga memukul perekonomian masyarakat pesisir. Nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan, budidaya rumput laut terganggu, dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada sektor kelautan turut kehilangan pendapatan.

Karena itu, pemerintah akan mengintegrasikan pemulihan lingkungan, pemulihan ekonomi, serta perlindungan hak-hak masyarakat terdampak agar aktivitas ekonomi di wilayah pesisir dapat kembali berjalan normal.

Pemerintah juga akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pemulihan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Purbaya mengungkapkan dirinya telah mengikuti perkembangan penyelesaian kasus Montara sejak menjadi bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Montara pada 2018. Pengalaman tersebut membuatnya memahami berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat terdampak.

Pemerintah berharap pemulihan lingkungan, penyelesaian hak masyarakat, dan penguatan ekonomi pesisir di NTT dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga kesejahteraan warga terdampak terus meningkat.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marwan Dasopang Soroti Kebijakan Pesantren: Aturan Ada, Persoalan Belum Tuntas

    Marwan Dasopang Soroti Kebijakan Pesantren: Aturan Ada, Persoalan Belum Tuntas

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    MAGELANG, Memodaily.id – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyoroti pelaksanaan kebijakan pemerintah terkait pesantren yang dinilai masih perlu disesuaikan dengan persoalan nyata di lapangan. Hal itu disampaikan Marwan saat memimpin pertemuan dengan pengelola Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari penyerapan aspirasi Komisi […]

  • Polsek Klojen Bantah Tuduhan Pemerasan, Ungkap Fakta Penggelapan Mobil Rental Rp45 Juta

    Polsek Klojen Bantah Tuduhan Pemerasan, Ungkap Fakta Penggelapan Mobil Rental Rp45 Juta

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Polsek Klojen membantah keras tuduhan pemerasan yang sempat mencuat dalam penanganan kasus dugaan penggelapan mobil rental senilai Rp45 juta. Kepolisian menegaskan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur dan didasarkan pada fakta hasil penyidikan. Kapolsek Klojen, Kompol Moch. Budiarto, menyatakan tidak ada tindakan pemerasan maupun intimidasi yang dilakukan penyidik sebagaimana narasi yang beredar […]

  • Atalia Soroti 146 Ribu UMKM Bandung Belum Bersertifikat Halal

    Atalia Soroti 146 Ribu UMKM Bandung Belum Bersertifikat Halal

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    BANDUNG, Memodaily.id – Sebanyak 146 ribu dari sekitar 180 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung disebut belum memiliki sertifikat halal. Kondisi ini menjadi perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menjelang pemberlakuan penuh kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026. Atalia menyampaikan hal tersebut setelah menggelar kegiatan serap aspirasi […]

  • Netty Soroti Krisis Operasi Jantung Anak, Ribuan Bayi Terancam Kehilangan Nyawa

    Netty Soroti Krisis Operasi Jantung Anak, Ribuan Bayi Terancam Kehilangan Nyawa

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah memperkuat layanan kesehatan jantung anak menyusul masih terbatasnya kapasitas operasi bagi bayi dengan penyakit jantung bawaan (PJB). Kondisi tersebut dinilai menyebabkan ribuan bayi kehilangan kesempatan mendapatkan penanganan tepat waktu setiap tahun. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sekitar 48 ribu bayi lahir dengan penyakit […]

  • Hetifah Minta Kebijakan Pendidikan Sinkron, URI dan RUU Sisdiknas Tak Bisa Disamakan

    Hetifah Minta Kebijakan Pendidikan Sinkron, URI dan RUU Sisdiknas Tak Bisa Disamakan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dan regulasi di bidang pendidikan agar pembangunan pendidikan nasional berjalan dalam satu arah dan tidak terpisah-pisah. Pernyataan tersebut disampaikan Hetifah saat menanggapi rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) yang muncul di tengah pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU […]

  • 16 Personel Polres Nias Selatan Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Tanggung Jawab dan Profesionalisme

    16 Personel Polres Nias Selatan Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Tanggung Jawab dan Profesionalisme

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle AFW
    • 0Komentar

    NIAS SELATAN, Memodaily.id – Sebanyak 16 personel Polres Nias Selatan menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara yang digelar di Lapangan Apel Polres Nias Selatan, Rabu (1/7/2026). Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme. Upacara kenaikan pangkat tersebut […]

expand_less