Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sam Ali: Sejarah Tionghoa Bagian dari Wajah Kota Malang

Sam Ali: Sejarah Tionghoa Bagian dari Wajah Kota Malang

  • account_circle ADK
  • calendar_month Sabtu, 29 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin atau Sam Ali menegaskan, perjalanan masyarakat Tionghoa merupakan bagian penting dari sejarah sekaligus identitas Kota Malang.

Hal itu disampaikan Sam Ali saat menghadiri launching dan bedah buku Lintas Sejarah Tionghoa di Kota Malang, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, keberadaan masyarakat Tionghoa telah berbaur dalam kehidupan sosial, ekonomi dan budaya Malang sejak berbagai periode sejarah. Karena itu, sejarah Tionghoa tidak semestinya dipandang sebagai cerita satu kelompok, melainkan bagian dari perjalanan Kota Malang secara keseluruhan.

“Sejarah tidak hanya yang tercatat di buku-buku pelajaran. Sejarah juga hadir di pasar, hadir di masyarakat, satu napas dengan budaya Kota Malang,” ujar Sam Ali.

Ia menilai buku tersebut penting untuk membuka perspektif yang lebih luas, terutama bagi generasi muda, agar memahami perjalanan masyarakat Tionghoa di Malang dari masa ke masa.

Sam Ali juga mengingatkan agar penguatan sejarah tidak berubah menjadi pembeda antarkelompok. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi modal untuk memperkuat persatuan warga.

“Malang terbentuk dari semua etnis. Jangan sampai buku ini menimbulkan arrogansi seolah-olah perkembangan Malang tidak bisa lepas dari satu kelompok,” tegasnya.

Ia menyebut Kota Malang sebagai daerah yang heterogen dan kerap dianalogikan sebagai miniatur Indonesia karena dihuni berbagai suku dan etnis.

Semangat persatuan itu, lanjut Sam Ali, tercermin dalam semboyan Salam Satu Jiwa yang mampu menyatukan masyarakat tanpa melihat latar belakang. Ia bahkan mencontohkan kolaborasi kesenian Bantengan dan Barongsai sebagai simbol keberagaman budaya Malang.

“Tidak hanya Barongsai atau hanya Bantengan, tapi sebagai simbol budaya kita bahwa kita ini bersatu,” katanya.

Sam Ali berharap Lintas Sejarah Tionghoa di Kota Malang tidak berhenti sebagai dokumentasi tertulis, tetapi menjadi referensi sejarah yang dapat diakses masyarakat luas. Jejak sejarah dan kontribusi masyarakat Tionghoa juga dinilai dapat dikembangkan menjadi bagian dari identitas budaya dan ruang publik Kota Malang.

“Paling tidak ini tidak lepas dari sejarah di Kota Malang dan menjadi referensi utama perjalanan etnis Tionghoa yang ada di Kota Malang,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Sopir Angkot Geruduk Surabaya, Tolak Trans Jatim Koridor II

    Ratusan Sopir Angkot Geruduk Surabaya, Tolak Trans Jatim Koridor II

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Front Asosiasi Sopir Angkot Malang (Front ASAM) berangkat ke Surabaya, Rabu (29/7/2026), guna menyampaikan penolakan terhadap rencana pengoperasian Trans Jatim Koridor II di wilayah Malang Raya. Sekitar 100 peserta aksi berkumpul di kawasan Stasiun Kota Malang sejak pukul 08.00 WIB sebelum bergerak menuju Gedung […]

  • Antrean Pertalite Mengular, Polisi Malang Siapkan Tindakan Jika BBM Ditimbun

    Antrean Pertalite Mengular, Polisi Malang Siapkan Tindakan Jika BBM Ditimbun

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Antrean kendaraan di SPBU Jalan Ciliwung, Kota Malang, menjadi perhatian serius Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama jajaran Polresta Malang Kota, Selasa (8/9/2026). Lonjakan permintaan Pertalite terjadi di tengah naiknya harga Pertamax. Meski antrean kendaraan sempat memanjang hingga bahu jalan, kondisi tersebut belum menunjukkan adanya kelangkaan BBM. Pertamina memastikan stok dan distribusi […]

  • Mahasiswi 18 Tahun Meninggal Mendadak di Kamar Mandi Kos Tlogomas Malang

    Mahasiswi 18 Tahun Meninggal Mendadak di Kamar Mandi Kos Tlogomas Malang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Seorang mahasiswi berusia 18 tahun, Naila Fairuz Salsabila, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah kos di Jalan Telogo Agung No. 1B, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (1/10/2026) pagi. Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta, S.Sos., M.Hum., mengatakan pihaknya menerima informasi adanya seorang penghuni kos yang meninggal dunia secara […]

  • Baju Lurik Berujung Polemik, DPRD Malang Bongkar Dugaan Kekerasan di SMPN 18

    Baju Lurik Berujung Polemik, DPRD Malang Bongkar Dugaan Kekerasan di SMPN 18

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Aturan mengenakan baju lurik di SMP Negeri 18 Kota Malang mendadak menjadi sorotan. Persoalan yang semula berkaitan dengan ketentuan pakaian sekolah kini berkembang menjadi dugaan kekerasan terhadap siswa. Informasi mengenai dugaan tersebut beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Sejumlah siswa disebut mendapat perlakuan yang diduga berupa kekerasan fisik maupun verbal […]

  • Bukan Cuma Pipa Bocor, Tugu Tirta Bongkar Strategi Lawan Air yang “Hilang” di Forum Internasional

    Bukan Cuma Pipa Bocor, Tugu Tirta Bongkar Strategi Lawan Air yang “Hilang” di Forum Internasional

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.Id – Air yang diproduksi tetapi tak tercatat sebagai pendapatan menjadi pekerjaan rumah serius bagi perusahaan air minum. Persoalannya bukan sekadar mencari pipa yang bocor, melainkan membongkar ke mana setiap tetes air mengalir dan memastikan seluruh distribusi tercatat secara akurat. Persoalan Non-Revenue Water (NRW) atau air tak berekening inilah yang dibawa Perumda Air Minum […]

  • Malang Championship 6: Ribuan Pesilat Se-Indonesia Padati GOR Ken Arok, Wali Kota Wahyu Resmi Lepas Ajang Pencak Silat Bergengsi

    Malang Championship 6: Ribuan Pesilat Se-Indonesia Padati GOR Ken Arok, Wali Kota Wahyu Resmi Lepas Ajang Pencak Silat Bergengsi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – GOR Ken Arok, Kota Malang, dipenuhi ribuan pesilat dari berbagai penjuru Indonesia dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia “Malang Championship 6”, yang digelar 25–26 Juli 2026. Ajang tahunan ini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kejuaraan pembinaan pencak silat terbesar di Jawa Timur. Sebanyak 2.000 […]

expand_less