Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Eco Office DLH Malang Dibuka, Sanusi Tantang Semua OPD Tinggalkan Pola Kerja Boros

Eco Office DLH Malang Dibuka, Sanusi Tantang Semua OPD Tinggalkan Pola Kerja Boros

  • account_circle ADK
  • calendar_month Senin, 31 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten Malang mulai mendorong perubahan budaya kerja aparatur melalui penerapan konsep Eco Office. Bupati Malang HM Sanusi menargetkan pola kerja ramah lingkungan tersebut tidak berhenti di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi diterapkan di seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan.

Konsep itu ditandai dengan peresmian Eco Office DLH Kabupaten Malang, Senin (31/8/2026). Kantor tersebut diproyeksikan sebagai model perkantoran pemerintahan yang mengintegrasikan efisiensi energi, penghematan air, pengurangan sampah, digitalisasi administrasi serta perubahan perilaku pegawai.

Sanusi menyebut Eco Office DLH sebagai percontohan yang dapat direplikasi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

“Hal ini akan menjadi percontohan, khususnya di Kabupaten Malang. Semua dinas dan badan, hingga kecamatan akan didorong untuk menerapkan hal serupa,” tegas Sanusi.

Ia juga menyebut konsep tersebut akan didorong sebagai salah satu inovasi daerah untuk disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Sanusi, penerapan pola kerja yang lebih ramah lingkungan di lingkungan pemerintahan diharapkan ikut menekan persoalan perubahan iklim dan polusi.

Kepala DLH Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman menegaskan, Eco Office tidak dibangun sekadar untuk membuat gedung terlihat hijau. Sistem tersebut dirancang sebagai ekosistem kerja yang menggabungkan infrastruktur ramah lingkungan dengan perubahan budaya pegawai.

“Kita di tingkat global menghadapi Triple Planetary Crisis. Ada tiga masalah besar yang dihadapi, satu perubahan iklim, kemudian polusi, dan yang ketiga adalah hilangnya keanekaragaman hayati,” jelas Dzulfikar.

Karena itu, kantor DLH diarahkan menjadi living lab, yakni laboratorium hidup yang dapat digunakan sebagai tempat pembelajaran langsung mengenai praktik pengelolaan lingkungan.

Sejumlah institusi pendidikan bahkan telah memanfaatkannya sebagai lokasi pembelajaran, di antaranya MTsN 3 Lawang, SDN Pakisaji 1 dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam penerapannya, DLH memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi terbarukan. Fasilitas tersebut diperoleh melalui dukungan CSR.

Pengelolaan air juga dibuat lebih efisien dengan menampung air hujan untuk digunakan kembali. DLH bahkan menerapkan sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengatur pemanfaatan air.

Di sektor persampahan, sampah organik diolah melalui komposting dan biogas, sedangkan sampah bernilai ekonomi diarahkan ke bank sampah.

Dzulfikar menyebut sebagian besar fasilitas pendukung Eco Office berasal dari dukungan lintas sektor.

“Hampir 80 persen yang kita upayakan di kantor kami adalah support dari multisektor,” ujarnya.

DLH juga mengubah kebiasaan kerja pegawai. Penggunaan plastik sekali pakai ditekan dengan penyediaan tumbler dan gelas isi ulang. Sistem administrasi diarahkan menuju paperless dengan pemanfaatan disposisi digital dan tanda tangan elektronik.

Mobilitas pegawai didorong lebih efisien melalui carpooling. Pegawai yang tinggal tidak jauh dari kantor juga diarahkan menggunakan sepeda.

Bahkan aktivitas fisik masuk dalam konsep eco-work. Setiap pegawai ditargetkan mencapai sedikitnya 5.000 langkah per hari yang dievaluasi setiap bulan dan diberikan penghargaan bagi capaian tertinggi.

Setiap Jumat, pegawai melakukan aksi bersih lingkungan. Sampah hasil kegiatan ditimbang sebagai bagian dari evaluasi.

Ada pula program Green Charity, yakni mendorong pegawai yang memiliki momentum tertentu, seperti ulang tahun atau promosi jabatan, untuk berkontribusi pada kegiatan sosial lingkungan, salah satunya penanaman pohon.

Dzulfikar mengatakan konsep Eco Office telah dirancang sejak 2025 dan mulai dikembangkan lebih jauh setelah DLH menempati kantor yang sekarang.

Ia menekankan teknologi yang digunakan sengaja dipilih agar mudah diterapkan masyarakat.

“Konsep kantor ini sebenarnya semi-resident, jadi kita bisa melihat bagaimana desain dan juga teknologi yang kita terapkan ini bukan teknologi yang canggih seperti apa, tapi yang bisa diakomodir di level perumahan,” katanya.

Kini tantangan Eco Office bukan lagi soal membangun satu kantor percontohan. Ujian sebenarnya adalah memastikan konsep tersebut mampu ditiru OPD lain secara konsisten.

Jika target Sanusi berjalan, perubahan pola kerja ramah lingkungan tidak hanya menjadi identitas DLH, tetapi berkembang menjadi standar baru perkantoran pemerintahan di Kabupaten Malang.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Novita Hardini Soroti Pengawasan AMDK, Galon Berusia 20 Tahun Masih Beredar

    Novita Hardini Soroti Pengawasan AMDK, Galon Berusia 20 Tahun Masih Beredar

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mengkritik lemahnya pengawasan terhadap industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan konsumen. Sorotan itu mengemuka setelah ditemukan dugaan galon guna ulang berusia hingga 20 tahun yang masih beredar dan digunakan masyarakat. Kritik tersebut disampaikan Novita dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja […]

  • Bupati Nias Selatan Lantik 7 Camat dan 57 Pejabat Administrator

    Bupati Nias Selatan Lantik 7 Camat dan 57 Pejabat Administrator

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle AFW
    • 0Komentar

    NIAS SELATAN, Memodaily.id – Bupati Nias Selatan (Nisel) Sokhiatulo Laia melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh camat serta 57 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Nias Selatan, Jalan Arah Lagundri KM 5, Kecamatan Fanayama, Kamis (9/7/2026). Dalam arahannya, Bupati Sokhiatulo Laia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan […]

  • Pencarian Hari Kedua, Kakak Beradik yang Terseret Ombak Payangan Belum Ditemukan

    Pencarian Hari Kedua, Kakak Beradik yang Terseret Ombak Payangan Belum Ditemukan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua kakak beradik yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Hingga hari kedua pencarian pada Minggu (31/5/2026), kedua korban belum berhasil ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin (1/6/2026) dengan melibatkan unsur SAR gabungan yang sebelumnya telah diterjunkan ke lokasi […]

  • Defisit APBD Jember Rp986 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp786 Miliar

    Defisit APBD Jember Rp986 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp786 Miliar

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan skema pinjaman daerah senilai Rp786,573 miliar untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 yang diproyeksikan mencapai Rp986,045 miliar. Rencana tersebut terungkap dalam rapat terbuka antara eksekutif dan DPRD Jember di Gedung DPRD Jember, Jumat (31/7/2026). Selain pinjaman daerah, pemerintah juga mengandalkan Sisa […]

  • BISTF 2026 Resmi Dibuka, Batu Catat Rekor Atlet Paralayang Internasional

    BISTF 2026 Resmi Dibuka, Batu Catat Rekor Atlet Paralayang Internasional

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman resmi membuka Kejuaraan Paralayang Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 di Landing Paralayang Songgomaruto, Jumat (31/7/2026). Kejuaraan bertaraf internasional tersebut berlangsung hingga 2 Agustus 2026. Pembukaan BISTF 2026 dihadiri Kapolres Batu, jajaran Forkopimda, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Ketua Pengurus […]

  • Caddy Golf Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Modernland, Polisi Dalami Kasus

    Caddy Golf Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Modernland, Polisi Dalami Kasus

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    TANGERANG, Memodaily.id – Polres Metro Tangerang Kota tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf yang terjadi di kawasan Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa malam, 23 Juni 2026. Berdasarkan penyelidikan awal, dugaan penganiayaan dipicu persoalan pribadi antara korban dengan pihak terlapor. Kasi […]

expand_less