Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DPRD Jombang Perketat Pengawasan Proyek TPJ Peterongan usai Dugaan Tak Sesuai Spesifikasi

DPRD Jombang Perketat Pengawasan Proyek TPJ Peterongan usai Dugaan Tak Sesuai Spesifikasi

  • account_circle EAP
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JOMBANG, Memodaily.id – Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis pada proyek pembangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) ruas Peterongan-Kedungbetik di Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan, mendapat perhatian serius dari Komisi C DPRD Jombang. Legislator memastikan pengawasan terhadap proyek-proyek yang dibiayai APBD akan diperketat.

Proyek senilai Rp163 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2026 itu menjadi sorotan setelah muncul laporan dan keluhan masyarakat terkait kualitas pekerjaan di lapangan.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Dian Ayunita Prasstumi, mengingatkan seluruh rekanan, khususnya kontraktor pelaksana proyek pemerintah, agar mengutamakan kualitas pekerjaan sesuai ketentuan teknis.

“Setiap rupiah yang bersumber dari APBD merupakan amanah masyarakat. Karena itu harus digunakan secara efektif, efisien, dan dikerjakan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan,” kata Dian, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, setiap proyek pemerintah wajib mengedepankan kualitas pembangunan, transparansi, dan akuntabilitas dalam seluruh tahapan pelaksanaan.

Ia menegaskan, dugaan yang berkembang di tengah masyarakat harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan yang objektif, profesional, dan transparan.

“Jika memang ada dugaan penyimpangan, harus diperiksa secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan kepastian,” ujarnya.

Sebagai langkah pengawasan, Komisi C DPRD Jombang akan meningkatkan inspeksi mendadak (sidak) secara berkala, melakukan evaluasi terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), kontraktor pelaksana, hingga konsultan pengawas.

Selain itu, DPRD akan memastikan pengawasan dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga proses serah terima hasil proyek.

“Kami juga akan mendorong transparansi pelaksanaan proyek agar masyarakat dapat ikut mengawasi. Pencegahan tentu jauh lebih baik daripada menunggu persoalan muncul setelah pekerjaan selesai,” katanya.

Dian menambahkan, mekanisme pengawasan harus dilakukan secara berjenjang dengan mengedepankan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, maka Aparat Penegak Hukum (APH) perlu dilibatkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap proyek yang menggunakan anggaran daerah menghasilkan infrastruktur yang aman, berkualitas, tahan lama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, proyek pembangunan TPJ ruas Peterongan-Kedungbetik di Desa Ngrandu Lor menjadi perhatian publik karena diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Sekar Jaya itu diduga memiliki sejumlah kekurangan pada konstruksi. Susunan batu pada bagian dasar bangunan terlihat diletakkan langsung di atas tanah tanpa lapisan adukan pasir dan semen yang lazim digunakan sebagai pondasi awal.

Di sekitar lokasi juga terdapat genangan air yang dinilai berpotensi memengaruhi kualitas konstruksi.

Selain itu, warga setempat menduga material tanah urug yang digunakan berasal dari tanah bekas galian awal proyek.

“Material tanah urug yang digunakan dalam proyek tersebut juga diduga berasal dari tanah bekas galian awal,” kata Udin (30), warga setempat, Senin (22/6/2026).

Menurut Udin, penggunaan tanah tersebut perlu dipastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dalam dokumen kontrak karena material urug memiliki fungsi penting dalam menopang konstruksi tembok penahan jalan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor pelaksana terkait dugaan tersebut.

  • Penulis: EAP
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nurochman Minta Doa Veteran untuk Kota Batu

    Nurochman Minta Doa Veteran untuk Kota Batu

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman meminta doa dan dukungan para veteran agar Pemerintah Kota Batu dapat menjalankan amanah pemerintahan serta membangun daerah dengan lebih baik. Hal itu disampaikan Nurochman saat menghadiri Peringatan Hari Veteran Nasional ke-77 di Kantor DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Batu, Jalan Sultan Agung, Selasa (11/8/2026). Di hadapan […]

  • ISPA Masih Jadi Penyakit Teratas di Malang, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik

    ISPA Masih Jadi Penyakit Teratas di Malang, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang paling banyak ditemukan di Kota Malang. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang juga meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gangguan kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun debu vulkanik. Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, […]

  • Temui Menteri Koperasi, Wahyu Hidayat Dorong Kota Malang Jadi Pusat Ekonomi Kerakyatan

    Temui Menteri Koperasi, Wahyu Hidayat Dorong Kota Malang Jadi Pusat Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang terus memperkuat langkah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melalui audiensi dengan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Pertemuan itu membahas berbagai strategi penguatan koperasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan ekonomi kreatif, […]

  • Koperasi Brau Pasok 10 Ribu Liter Susu Sehari, Stok Justru Masih Kurang

    Koperasi Brau Pasok 10 Ribu Liter Susu Sehari, Stok Justru Masih Kurang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Koperasi Margo Makmur Mandiri di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mampu menampung hingga 10 ribu liter susu sapi segar setiap hari. Meski produksinya besar, koperasi tersebut mengaku masih mengalami kekurangan pasokan untuk memenuhi permintaan pasar. Koperasi yang telah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional itu menjadi pusat penampungan sekaligus […]

  • Kelangkaan Pertalite di Surabaya, Lilik Hendarwati Khawatirkan Dampak bagi UMKM

    Kelangkaan Pertalite di Surabaya, Lilik Hendarwati Khawatirkan Dampak bagi UMKM

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU Kota Surabaya mulai menimbulkan keresahan masyarakat. Antrean kendaraan terlihat mengular di beberapa titik SPBU, sementara sebagian warga terpaksa beralih menggunakan Pertamax karena stok Pertalite tidak tersedia. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Jawa Timur Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati. Ia menilai […]

  • DPRD Kota Malang Soroti Perubahan APBD 2026 Rp2,306 Triliun

    DPRD Kota Malang Soroti Perubahan APBD 2026 Rp2,306 Triliun

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang mulai membahas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Pembahasan dalam rapat paripurna, Senin (10/8/2026), mencakup penyesuaian pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah berdasarkan kondisi fiskal serta kebutuhan pembangunan. Dalam rancangan perubahan KUA-PPAS 2026, target […]

expand_less