Dukung PSN Prabowo, Senator Jabar Desak Exit Tol Banjar Masuk Tol Getaci
- account_circle ADK
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, menyatakan dukungannya terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) sekaligus mendorong pembangunan exit tol di Kota Banjar pada ruas Tol Getaci. (Foto: Dok. DPR RI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Memodaily.id – Anggota DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, mendukung penuh pembangunan infrastruktur yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia mengingatkan agar proyek jalan tol yang dibangun juga memberikan manfaat langsung bagi daerah yang dilalui.
Salah satu perhatian yang disampaikan Aanya adalah pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci). Ia meminta pemerintah memastikan keberadaan akses keluar-masuk atau exit tol di Kota Banjar agar daerah tersebut tidak hanya menjadi jalur lintasan tanpa memperoleh dampak ekonomi yang berarti.
“PSN ini kami dukung sepenuhnya. Namun Kota Banjar juga harus mendapat perhatian melalui pembangunan exit tol yang terhubung langsung dengan pusat kota,” kata Aanya kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).
Permintaan tersebut muncul setelah terbitnya Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang menetapkan 35 ruas jalan tol baru sebagai prioritas nasional. Dari jumlah tersebut, Jawa Barat menjadi provinsi dengan proyek jalan tol terbanyak.
Menurut Aanya, Kota Banjar memiliki posisi strategis sebagai gerbang Jawa Barat menuju Jawa Tengah sekaligus penghubung kawasan Priangan Timur, termasuk Kabupaten Ciamis, Pangandaran, dan Tasikmalaya.
Karena itu, keberadaan exit tol dinilai sangat penting untuk memastikan manfaat ekonomi dari Tol Getaci dapat dirasakan masyarakat setempat. Tanpa akses tersebut, potensi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Banjar dikhawatirkan tidak berkembang optimal.
“Kalau Tol Getaci tidak dilengkapi exit tol di Kota Banjar, masyarakat dan pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton. Jangan sampai pembangunan nasional hanya melintas tanpa membawa kesejahteraan bagi warga,” ujarnya.
Aanya menilai Kota Banjar berpotensi berkembang menjadi pusat distribusi logistik dan perdagangan baru di koridor selatan Pulau Jawa. Kehadiran exit tol diyakini dapat mempercepat arus investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah.
Pemerintahan Presiden Prabowo diketahui memasukkan sedikitnya 13 proyek jalan tol di Jawa Barat ke dalam daftar PSN. Selain Tol Getaci, proyek tersebut meliputi Tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang, akses Tol Pelabuhan Patimban, hingga pengembangan jalan tol dalam Kota Bandung.
Sebagai anggota Komite I DPD RI yang membidangi pemerintahan daerah dan otonomi daerah, Aanya menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan PSN di Jawa Barat agar kebutuhan dan kepentingan daerah tetap menjadi perhatian pemerintah pusat.
“PSN harus benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk di daerah yang selama ini belum banyak tersentuh pembangunan. Banjar menjadi salah satu wilayah yang perlu diprioritaskan,” tegasnya.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar