Ular Piton 3 Meter Masuk Kandang Ayam di Bunulrejo Malang, Ayam Jago Mati Dibelit
- account_circle ADK
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warga Bunulrejo berhasil menangkap ular piton sepanjang sekitar tiga meter yang masuk ke kandang ayam dan memangsa ternak milik warga. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Memodaily.id – Warga RT 05 RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, digegerkan oleh kemunculan seekor ular piton jenis sanca kembang sepanjang sekitar tiga meter pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.
Ular tersebut diketahui masuk ke kandang ayam milik Didik, warga setempat, dan membelit seekor ayam jago hingga mati. Reptil itu kemudian berhasil ditangkap warga sekitar pukul 01.15 WIB.
Didik mengatakan kejadian bermula saat dirinya mendengar suara gaduh dari kandang ayam pada tengah malam. Karena curiga, ia segera memeriksa kondisi ternaknya.
“Saat saya cek ke kandang, ternyata ada ular besar yang sudah membelit ayam jago saya. Sepertinya ular itu hendak memangsa ayam tersebut,” ujar Didik.
Melihat situasi tersebut, Didik meminta bantuan adiknya, Kandar, untuk menangkap ular berukuran besar itu. Proses penangkapan berlangsung cukup menegangkan karena ular sempat melawan saat hendak diamankan.
Setelah beberapa saat berjibaku, keduanya berhasil mengendalikan dan menangkap ular piton sepanjang sekitar tiga meter tersebut.
Meski ular berhasil diamankan, satu ekor ayam jago milik Didik tidak dapat diselamatkan. Ayam tersebut ditemukan mati akibat lilitan kuat ular sanca kembang.
Penangkapan ular itu pun menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk melihat langsung reptil berukuran besar tersebut.
Untuk mencegah potensi bahaya bagi warga dan ternak peliharaan, ular piton tersebut tidak dibunuh. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ular itu dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman.
Warga berharap kejadian serupa tidak terulang, mengingat kawasan permukiman mereka berada dekat aliran sungai dan area vegetasi yang masih memungkinkan menjadi jalur perlintasan satwa liar, termasuk ular piton.
- Penulis: ADK
- Editor: MA


Saat ini belum ada komentar