Sehari Dua Kebakaran Mengamuk di Malang, Bengkel Ludes dan Lahan Bambu Terbakar
- account_circle ADK
- calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Damkar Kabupaten Malang saat berjibaku memadamkan api yang membakar lahan tebu di wilayah Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Kebakaran kembali menghantui wilayah Kabupaten Malang. Dalam sehari, Senin (5/10/2026), dua kejadian kebakaran tercatat ditangani petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang.
Kebakaran pertama terjadi dini hari di Dusun Ngepek, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran. Sebuah rumah usaha bengkel milik Fauzi (43) terbakar dan mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., saat dikonfirmasi Memodaily.id, Selasa (6/10/2026), membenarkan kejadian tersebut.
“Laporan kami terima sekitar pukul 04.05 WIB. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Win.
Petugas Regu 2 Damkar Kabupaten Malang berangkat sekitar pukul 04.25 WIB dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian, tepatnya pukul 04.35 WIB.
Bangunan yang digunakan sebagai usaha bengkel tersebut memiliki luas sekitar 70 meter persegi. Api diduga dipicu oleh konsleting listrik yang kemudian membakar bangunan beserta perkakas di dalamnya.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Api baru dinyatakan padam sekitar pukul 08.00 WIB setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Setelah api dinyatakan padam, petugas memastikan kondisi lokasi aman sebelum kembali ke mako,” jelas Win.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerusakan bangunan dan perkakas bengkel menyebabkan kerugian material yang cukup besar, yakni sekitar Rp500 juta.
Penanganan kebakaran di Pagelaran melibatkan dua unit armada Damkar, yakni U4 dan U8, dengan lima personel Regu 2.
Belum genap sehari setelah kejadian di Pagelaran, kebakaran kembali terjadi. Kali ini api melalap lahan bambu di kawasan Mansion Valley, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 18.13 WIB. Sebelumnya, warga sekitar mengaku melihat kobaran api yang sudah cukup besar sekitar pukul 17.50 WIB.
“Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi Damkar Kabupaten Malang,” ungkap Win.
Begitu laporan diterima, petugas bergerak cepat. Armada berangkat sekitar pukul 18.14 WIB dan tiba di lokasi pukul 18.29 WIB.
Api diketahui membakar lahan bambu dengan luas sekitar 500 meter persegi. Beruntung, kobaran api dapat dikendalikan sebelum merembet lebih luas.
Petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 19.30 WIB. Hingga penanganan selesai, tidak ditemukan korban jiwa maupun korban luka.
Berbeda dengan kebakaran bengkel di Pagelaran, penyebab kebakaran lahan bambu tersebut masih belum diketahui.
“Untuk sumber api di Tirtomoyo masih belum diketahui,” tegas Win.
Dalam penanganan ini, Regu 3 Damkar Kabupaten Malang mengerahkan tiga unit armada, yakni U7, U10 dan U2, dengan enam personel. Penanganan turut didukung satu unit ambulans J99 serta satu personel Redkar.
Win mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kemunculan api, khususnya di area yang memiliki material mudah terbakar. Laporan sedini mungkin sangat dibutuhkan agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum api semakin meluas.
“Kalau melihat ada kebakaran, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar, karena penanganan yang cepat sangat menentukan agar api tidak merembet dan menimbulkan kerugian lebih besar,” pungkasnya.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar