Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 1.464 Kasus TBC Ditemukan di Lapas, DPR Minta Layanan Kesehatan Diperkuat

1.464 Kasus TBC Ditemukan di Lapas, DPR Minta Layanan Kesehatan Diperkuat

  • account_circle RFR
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Temuan 1.464 kasus tuberkulosis (TBC) di rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi sorotan. Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan bagi warga binaan agar pengendalian penyakit menular dapat dilakukan secara menyeluruh.

Menurut Netty, tingginya angka kasus TBC tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam menemukan penderita, tetapi juga menjadi peringatan masih besarnya tantangan pengendalian penyakit di lingkungan lapas yang identik dengan kepadatan penghuni.

“Salah satu tantangan penanganan kasus TBC adalah penemuan kasusnya itu sendiri. Jadi kalau ini kemudian ditemukan dan ada angkanya, satu kita mengapresiasi terlebih dahulu bahwa ternyata ada langkah untuk bisa menemukan kasus itu di lembaga pemasyarakatan,” kata Netty di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ia menegaskan, temuan tersebut harus menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memastikan hak warga binaan memperoleh layanan kesehatan terpenuhi.

“Ini juga menjadi alarm kepada kementerian dan lembaga, utamanya Kementerian Kesehatan dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, untuk bisa memenuhi hak para warga binaan mendapatkan akses layanan kesehatan,” ujarnya.

Netty menekankan keberhasilan pengendalian TBC bergantung pada keberlanjutan pengobatan hingga tuntas. Pemerintah diminta memastikan ketersediaan obat, kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, serta pemenuhan kebutuhan gizi bagi seluruh penderita.

“Harus dipastikan mereka mendapatkan obat secara teratur, tidak putus minum obat, dan kemudian pemenuhan gizi mereka. Ini sangat penting karena penanganan TBC selain obat rutin yang teratur dikonsumsi juga adalah pemenuhan gizi sehingga penyakit TB yang mereka derita bisa sembuh,” katanya.

Selain itu, ia menilai kondisi fisik lapas juga berperan penting dalam menekan penyebaran TBC. Ventilasi yang baik, pencahayaan matahari, kebersihan lingkungan, sanitasi, hingga pengelolaan limbah harus menjadi perhatian pemerintah.

“Masuknya sinar matahari, kemudian juga lingkungan mereka tinggal, lingkungan mereka beraktivitas, ini juga harus dipastikan bersih. Kemudian juga sarana sanitasi dan pembuangan limbahnya, ini sangat mempengaruhi,” ujarnya.

Netty juga mendorong pemberian edukasi kesehatan kepada seluruh warga binaan, termasuk mereka yang belum terinfeksi TBC. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah penularan di lingkungan lapas yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.

“Edukasi buat warga binaan secara menyeluruh, bukan hanya yang terkena TB tapi juga warga yang sehat agar tidak tertular. Penularan di area yang sangat padat dengan jumlah warga binaan yang banyak tentu bisa menjadi sarana penularan jika tidak dilakukan penanganan secara komprehensif,” tutupnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Annisa Maharani Uji Gagasan Audit Impact Index Calon Anggota BPK Asep Rahmat

    Annisa Maharani Uji Gagasan Audit Impact Index Calon Anggota BPK Asep Rahmat

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ukuran keberhasilan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai tidak cukup hanya berdasarkan opini atas laporan keuangan. Dampak pemeriksaan terhadap perbaikan tata kelola dan pengelolaan keuangan negara juga perlu memiliki ukuran yang jelas dan objektif. Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi XI DPR RI Annisa Maharani Alzahra Mahesa saat mendalami gagasan Audit Impact […]

  • 23 Calon BPK Jalani Uji Kelayakan, DPD Siapkan 10 Nama untuk DPR

    23 Calon BPK Jalani Uji Kelayakan, DPD Siapkan 10 Nama untuk DPR

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 23 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk masa jabatan 2026–2031. Dari hasil proses tersebut, Komite IV DPD RI akan menyusun 10 nama untuk disampaikan sebagai pertimbangan DPD kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Selanjutnya, DPR akan […]

  • Defisit APBD Jember Rp986 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp786 Miliar

    Defisit APBD Jember Rp986 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp786 Miliar

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan skema pinjaman daerah senilai Rp786,573 miliar untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 yang diproyeksikan mencapai Rp986,045 miliar. Rencana tersebut terungkap dalam rapat terbuka antara eksekutif dan DPRD Jember di Gedung DPRD Jember, Jumat (31/7/2026). Selain pinjaman daerah, pemerintah juga mengandalkan Sisa […]

  • Sehari Dua Kebakaran Mengamuk di Malang, Bengkel Ludes dan Lahan Bambu Terbakar

    Sehari Dua Kebakaran Mengamuk di Malang, Bengkel Ludes dan Lahan Bambu Terbakar

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kebakaran kembali menghantui wilayah Kabupaten Malang. Dalam sehari, Senin (5/10/2026), dua kejadian kebakaran tercatat ditangani petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang. Kebakaran pertama terjadi dini hari di Dusun Ngepek, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran. Sebuah rumah usaha bengkel milik Fauzi (43) terbakar dan mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta. Kepala Bidang Pencegahan […]

  • Charger Powerbank Diduga Korsleting, Rumah di Pakisaji Terbakar, Kerugian Tembus Rp200 Juta

    Charger Powerbank Diduga Korsleting, Rumah di Pakisaji Terbakar, Kerugian Tembus Rp200 Juta

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rumah tinggal di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, terbakar pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting charger powerbank tersebut mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.20 WIB. […]

  • RUU Pusat Finansial Internasional Disepakati, Selangkah Lagi Jadi Undang-Undang

    RUU Pusat Finansial Internasional Disepakati, Selangkah Lagi Jadi Undang-Undang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Pemerintah bersama Komisi XI DPR RI menyepakati pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PFII) untuk dilanjutkan ke Pembicaraan Tingkat II atau pengambilan keputusan dalam Rapat Paripurna DPR. Kesepakatan tersebut dicapai dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI yang digelar di Jakarta, Senin (20/7/2026). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan […]

expand_less