Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 400 Lulusan UNITRI Diingatkan: Gelar Sarjana Harus Berdampak

400 Lulusan UNITRI Diingatkan: Gelar Sarjana Harus Berdampak

  • account_circle ADK
  • calendar_month Sabtu, 22 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Sebanyak 400 lulusan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang dikukuhkan dalam Wisuda ke-52 Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (22/8/2026).

Rektor UNITRI Malang, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, mengingatkan para lulusan bahwa gelar akademik bukan sekadar tiket untuk mendapatkan pekerjaan. Gelar tersebut harus diikuti tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Lulusan itu adalah sebuah beban, beban yang harus segera diberikan kepada masyarakat. Artinya, kontribusi apa ke masyarakat yang harus disampaikan dan diaktualisasikan,” tegas Dodi.

Menurutnya, kontribusi lulusan tidak harus dimulai dari pekerjaan di perusahaan besar atau jabatan pemerintahan. Lulusan dapat mengaktualisasikan ilmu melalui lingkungan sekitar, komunitas, organisasi, dunia usaha hingga membangun usaha sendiri.

Dodi mengatakan, berdasarkan tracer study, sekitar 80 persen alumni UNITRI terserap dalam dunia kerja, menjadi wirausahawan maupun menjalankan aktivitas produktif lainnya.

“Yang paling membanggakan dari lulusan UNITRI kalau ke daerah, mereka punya kemampuan bersaing yang cukup bagus. Data tracer study kita, 80 persen dari alumni kita keterserapan di dunia kerja, menjadi wirausahawan atau apa pun itu selalu cukup baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan alumni tidak hanya diukur dari status sebagai pekerja. Kemampuan menciptakan solusi, membuka peluang dan memberikan dampak bagi lingkungan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan lulusan.

Untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, UNITRI membekali mereka dengan berbagai kompetensi tambahan, salah satunya melalui kursus singkat di luar materi perkuliahan.

Dodi juga mendorong alumni tetap menjaga hubungan dengan almamater dan daerah asal. Alumni diharapkan menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat di daerah dengan sumber daya pengetahuan yang dimiliki UNITRI.

Ia menyebut sejumlah alumni telah berkiprah di berbagai wilayah, termasuk Sumba Barat Daya dan Kalimantan Tengah. Sebagian di antaranya meminta dukungan jaringan dosen UNITRI untuk membantu menghadirkan inovasi di tempat mereka bekerja.

“Teman-teman yang paling bisa ada di Sumba Barat Daya, kemudian ada yang menjadi staf di kelapa sawit Kalimantan Tengah. Mereka meminta networking dari beberapa dosen kita supaya bisa membantu memberikan inovasi,” ungkapnya.

400 Lulusan Dikukuhkan

Pada Wisuda ke-52, sebanyak 400 lulusan dikukuhkan dari sejumlah fakultas dan sekolah pascasarjana.

Rinciannya, Sekolah Pascasarjana enam lulusan, Fakultas Pertanian 11 lulusan, Fakultas Ekonomi 188 lulusan, Fakultas Teknik dan Teknologi 80 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 68 lulusan, Fakultas Ilmu Kesehatan 12 lulusan, serta Fakultas Ilmu Pendidikan 35 lulusan.

Fakultas Ekonomi menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 188 wisudawan, disusul Fakultas Teknik dan Teknologi 80 lulusan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 68 lulusan.

UNITRI juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas dan sekolah pascasarjana.

Wisudawan terbaik Sekolah Pascasarjana diraih Mariela Seixas Miranda, M.P., Program Studi Magister Ekonomi Pertanian, dengan IPK 3,93.

Fakultas Pertanian menempatkan Apria Fransiska, S.P., Program Studi Agribisnis, sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,64.

Fakultas Ekonomi memberikan predikat terbaik kepada Yosep Perianto, S.M., Program Studi Manajemen, dengan IPK 3,97.

Dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, predikat wisudawan terbaik diraih Anggita Erlin Riftasari, S.A.P., Program Studi Administrasi Publik, dengan IPK 3,93.

Fakultas Teknik dan Teknologi menempatkan Larasati Fauzia Rahmi, S.T., Program Studi Teknik Kimia, sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,85.

Fakultas Ilmu Kesehatan memberikan predikat terbaik kepada Aletha Astari Alu Malo Umbu, S.Kep., Program Studi Keperawatan, dengan IPK 3,71.

Sedangkan Fakultas Ilmu Pendidikan memberikan predikat terbaik kepada Ranti Nur Aripa, S.Pd., Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dengan IPK 3,94.

Untuk tingkat universitas, predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas Program Sarjana dan Pascasarjana diraih Yosep Perianto, S.M., dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dengan IPK 3,97.

Alumni Didorong Ciptakan Inovasi

UNITRI juga memberikan predikat wisudawan inspiratif kepada salah satu lulusan Teknik Kimia yang mengembangkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna.

Dodi mengatakan inovasi tersebut menunjukkan bagaimana ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat digunakan untuk menjawab persoalan di masyarakat.

“Dia tahu potensi di masyarakat banyak, dan dia belajar di sini, teknologi pemrosesan sederhana ini dia concern di sini,” katanya.

Dodi berharap semakin banyak lulusan UNITRI memiliki kepedulian terhadap persoalan di lingkungan terdekat dan mampu mengubahnya menjadi peluang inovasi.

“Jadi kita berharap akan semakin banyak anak-anak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan terkecilnya,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan 5,45 Persen, DPR Soroti Daya Beli Rakyat

    Pertumbuhan 5,45 Persen, DPR Soroti Daya Beli Rakyat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 mencapai 5,45 persen, menjadi yang tertinggi untuk periode semester I dalam 13 tahun terakhir. Meski demikian, capaian tersebut dinilai perlu diikuti dengan penguatan daya beli masyarakat. Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tercermin dalam indikator makro. Pemerintah perlu […]

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Sidak SMAN 1 Bojonegoro, Klarifikasi Dugaan Pungli

    Wakil Ketua DPRD Jatim Sidak SMAN 1 Bojonegoro, Klarifikasi Dugaan Pungli

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    BOJONEGORO, Memodaily.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMAN 1 Bojonegoro, Senin (8/6/2026), guna meminta klarifikasi langsung terkait isu dugaan pungutan liar (pungli) yang sempat mencuat di lingkungan sekolah tersebut. Kedatangan politisi Partai Demokrat itu disambut Kepala SMAN 1 Bojonegoro, Wiwik Widowati, bersama jajaran wakil kepala sekolah. Dalam […]

  • DPR Tegaskan Indonesia Tak Mengenal Agama Resmi, MAKI Tetap Desak Pengakuan Kaharingan

    DPR Tegaskan Indonesia Tak Mengenal Agama Resmi, MAKI Tetap Desak Pengakuan Kaharingan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Perdebatan mengenai pengakuan Agama Kaharingan kembali mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Majelis Agama Kaharingan Indonesia (MAKI) Palangka Raya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Dalam forum tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menegaskan bahwa Indonesia tidak mengenal istilah “agama resmi”, meski MAKI […]

  • Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus

    Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Karantina Jawa Timur memperkuat standar pelaksanaan fumigasi untuk memastikan tindakan karantina tumbuhan di lapangan berjalan aman, efektif, dan sesuai ketentuan. Penguatan standar tersebut dilakukan melalui pembekalan dan praktik lapangan di Sidoarjo, Rabu (23/9). Kegiatan melibatkan petugas karantina, asosiasi, serta perusahaan yang ditetapkan sebagai pihak lain pelaksana tindakan karantina tumbuhan tertentu. Sejumlah metode […]

  • DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

    DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmad Saleh meminta pemerintah dan penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan calon pengelola Koperasi Merah Putih setelah dua peserta dilaporkan meninggal dunia dalam kegiatan tersebut. Rahmad menilai insiden tersebut menjadi perhatian serius karena pelatihan yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia pengelola koperasi seharusnya lebih menitikberatkan pada penguatan […]

  • Defisit Rp303 Miliar, APBD Kota Malang Masih Bergantung Transfer

    Defisit Rp303 Miliar, APBD Kota Malang Masih Bergantung Transfer

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rancangan Perubahan APBD Kota Malang 2026 memperlihatkan tekanan fiskal yang cukup besar. Target pendapatan daerah hanya Rp2,326 triliun, sementara belanja menembus Rp2,628 triliun. Akibatnya, muncul defisit Rp303,52 miliar. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan struktur tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (31/8/2026). Dari total pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan […]

expand_less