Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wamendag Tinjau Sekolah Garuda di MAN 2 Malang, Soroti SDM Unggul

Wamendag Tinjau Sekolah Garuda di MAN 2 Malang, Soroti SDM Unggul

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau pelaksanaan Program Sekolah Garuda di MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sebelum melanjutkan peninjauan ke industri kecil berorientasi ekspor di Kota Malang.

Di sekolah tersebut, Dyah Roro bersama Wahyu Hidayat berkeliling melihat sejumlah laboratorium dan ruang pembelajaran. Ia juga berdialog dengan guru serta siswa, menyaksikan hasil riset pelajar, hingga mencoba menggunakan mikroskop di laboratorium.

Dalam sambutannya, Dyah Roro mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi Program Sekolah Garuda yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Saya memang memiliki beberapa agenda bersama Bapak Wali Kota, salah satunya mengunjungi industri yang sudah berhasil menembus pasar ekspor. Namun sebelum itu, saya ingin melihat langsung pelaksanaan Program Sekolah Garuda di MAN 2 Kota Malang,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan SDM menjadi perhatian utama pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Saat ini Indonesia tengah menikmati bonus demografi dengan sekitar 68 persen penduduk berada pada usia produktif.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi peluang besar apabila diiringi peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan gizi masyarakat.

“Yang menjadi tantangan bukan hanya jumlah penduduk usia produktif, tetapi bagaimana kualitas SDM Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Karena itu pendidikan menjadi prioritas pemerintah melalui Program Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, dan berbagai program lainnya,” katanya.

Dyah Roro menambahkan, pendidikan harus berjalan seiring dengan pemenuhan gizi dan layanan kesehatan agar mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, inovatif, dan kompetitif.

Ia juga mengapresiasi fasilitas pendidikan di MAN 2 Kota Malang yang dinilai telah mendukung pengembangan potensi peserta didik.

“Saya melihat fasilitasnya lengkap, siswanya aktif dan antusias. Ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk semakin berdaya saing,” ungkapnya.

Selain penguatan pendidikan, Kementerian Perdagangan juga terus mendorong lahirnya wirausaha muda melalui program Campus Preneur. Program tersebut dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak di bangku sekolah maupun perguruan tinggi sehingga mampu menghasilkan produk yang kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

Menurut Dyah Roro, sejumlah komoditas Indonesia seperti kopi, kakao, fesyen muslim (modest fashion), alas kaki, hingga minyak sawit (CPO) memiliki peluang besar di pasar global.

“Kita berharap semakin banyak industri yang berkembang dan melibatkan tenaga kerja lokal sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Perdagangan ke MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Malang untuk terus meningkatkan kualitas SDM.

“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi dunia pendidikan di Kota Malang. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, Pemkot Malang akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar peningkatan kualitas pendidikan berjalan seiring dengan pengembangan kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wahyu Hidayat Beberkan Perubahan TPP ASN Kota Malang 2027, Masa Kerja Dihapus

    Wahyu Hidayat Beberkan Perubahan TPP ASN Kota Malang 2027, Masa Kerja Dihapus

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat membeberkan perubahan skema Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Malang untuk 2027. Dalam skema baru tersebut, masa kerja ASN tidak lagi menjadi faktor perhitungan TPP. Perubahan TPP ASN Kota Malang tersebut disampaikan Wahyu Hidayat usai menandatangani kesepakatan KUA-PPAS APBD Kota Malang 2027 dalam […]

  • Bogor Belajar Rahasia PAD Kota Malang

    Bogor Belajar Rahasia PAD Kota Malang

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan kunjungan kerja ke Balai Kota Malang, Kamis (30/7/2026), untuk mempelajari strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui penguatan kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta tata kelola parkir tepi jalan (on street parking). Rombongan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, diterima langsung oleh Wakil Wali […]

  • DPRD Kota Malang Minta Pengawasan Ketat Perpres Potongan Ojol 8 Persen, Driver Harus Rasakan Manfaatnya

    DPRD Kota Malang Minta Pengawasan Ketat Perpres Potongan Ojol 8 Persen, Driver Harus Rasakan Manfaatnya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang meminta pemerintah tidak berhenti pada penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang membatasi potongan aplikasi transportasi online maksimal 8 persen. Pengawasan ketat dinilai menjadi kunci agar kebijakan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek online (ojol). Ketua Komisi C DPRD Kota Malang dari Fraksi PKB, Muhammad Anas […]

  • DPRD Malang Bongkar Dugaan Pelanggaran PSU Ratusan Perumahan

    DPRD Malang Bongkar Dugaan Pelanggaran PSU Ratusan Perumahan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di sejumlah perumahan menjadi sorotan DPRD Kota Malang. Dalam rapat gabungan Komisi A dan Komisi C bersama organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan warga empat perumahan, terungkap dugaan pelanggaran oleh sejumlah pengembang, mulai dari belum diserahkannya fasilitas umum, dugaan alih fungsi lahan, hingga indikasi penjualan […]

  • B50 Resmi Jalan, Harisandi Dorong Jatim Jadi Pusat Bioenergi

    B50 Resmi Jalan, Harisandi Dorong Jatim Jadi Pusat Bioenergi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, R. Harisandi Savari, menyambut positif implementasi bahan bakar biodiesel B50 yang diresmikan pemerintah. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Harisandi mengatakan, kebijakan penggunaan biodiesel dengan campuran 50 persen bahan bakar […]

  • Wahyu Sentil Jual Beli Jabatan, Minta ASN Tak Terjebak Tawaran Mengatasnamakan Wali Kota

    Wahyu Sentil Jual Beli Jabatan, Minta ASN Tak Terjebak Tawaran Mengatasnamakan Wali Kota

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melontarkan peringatan keras kepada jajaran ASN agar tidak percaya terhadap pihak yang menawarkan jabatan dengan mengatasnamakan dirinya. Pesan itu disampaikan Wahyu saat apel pagi di depan Balai Kota Malang, Senin (7/9). Ia menegaskan proses mutasi, rotasi dan promosi ASN dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta berbasis data, bukan […]

expand_less