Pimpin PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih Fokus Konsolidasi dan Perluas Kolaborasi
- account_circle WNZ
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hikmah Bafaqih menyiapkan langkah konsolidasi internal dan eksternal usai terpilih sebagai Ketua DPC PKB Kota Malang periode 2026-2031. (Foto: Dok. Aspri)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Usai terpilih sebagai Ketua DPC PKB Kota Malang periode 2026-2031, Hikmah Bafaqih langsung bergerak menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat struktur partai sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Konsolidasi internal dan eksternal menjadi agenda prioritas yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyatukan kekuatan kader sekaligus memperkuat posisi PKB di tengah dinamika politik dan perkembangan masyarakat Kota Malang yang semakin kompleks.
“Yang pertama akan kami lakukan adalah konsolidasi internal dan eksternal bersama seluruh stakeholder serta kekuatan-kekuatan yang selama ini mendukung PKB,” ujar Hikmah, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, amanah memimpin DPC PKB Kota Malang bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat peran partai sebagai wadah perjuangan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Hikmah menjelaskan, Kota Malang memiliki karakteristik yang unik sebagai kota pendidikan, pusat ekonomi dan jasa, sekaligus daerah yang masih memiliki kawasan bernuansa pedesaan. Kondisi tersebut menuntut pendekatan politik yang lebih fleksibel dan inklusif.
Ia menegaskan, arah perjuangan PKB telah memiliki peta jalan yang disusun oleh DPP PKB. Namun implementasinya di daerah harus disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat setempat agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
“Kami tinggal menyesuaikan dengan situasi riil di Kota Malang. Sentuhan yang berbeda tentu harus dilakukan karena masyarakat Kota Malang memiliki karakter urban dan menjadi kota pendidikan, tetapi di sisi lain masih terdapat wilayah-wilayah yang memiliki nuansa pedesaan,” jelasnya.
Menurut Hikmah, keberagaman karakter masyarakat Kota Malang menjadi peluang bagi PKB untuk menghadirkan model politik yang lebih dekat dengan semua kalangan, mulai dari mahasiswa, generasi muda, masyarakat perkotaan hingga kelompok akar rumput yang selama ini menjadi basis utama partai.
Selain penguatan organisasi, PKB Kota Malang juga akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap pembangunan politik yang sehat.
“Kami akan mengundang semua pihak yang memiliki kompetensi dan perhatian terhadap PKB untuk bersama-sama membangun dan membesarkan partai. PKB harus menjadi institusi politik yang mampu menjalankan fungsi edukasi politik dan mengagregasi aspirasi masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Dengan strategi konsolidasi organisasi, adaptasi terhadap karakter masyarakat Kota Malang, serta keterbukaan terhadap kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan Hikmah Bafaqih diharapkan mampu membawa energi baru bagi PKB dalam menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan daerah di masa mendatang.
- Penulis: WNZ
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar