Wamendag Tinjau Sekolah Garuda di MAN 2 Malang, Soroti SDM Unggul
- account_circle ADK
- calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau laboratorium dan berdialog dengan siswa saat mengunjungi implementasi Program Sekolah Garuda di MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7). (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau pelaksanaan Program Sekolah Garuda di MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sebelum melanjutkan peninjauan ke industri kecil berorientasi ekspor di Kota Malang.
Di sekolah tersebut, Dyah Roro bersama Wahyu Hidayat berkeliling melihat sejumlah laboratorium dan ruang pembelajaran. Ia juga berdialog dengan guru serta siswa, menyaksikan hasil riset pelajar, hingga mencoba menggunakan mikroskop di laboratorium.
Dalam sambutannya, Dyah Roro mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi Program Sekolah Garuda yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Saya memang memiliki beberapa agenda bersama Bapak Wali Kota, salah satunya mengunjungi industri yang sudah berhasil menembus pasar ekspor. Namun sebelum itu, saya ingin melihat langsung pelaksanaan Program Sekolah Garuda di MAN 2 Kota Malang,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan SDM menjadi perhatian utama pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Saat ini Indonesia tengah menikmati bonus demografi dengan sekitar 68 persen penduduk berada pada usia produktif.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi peluang besar apabila diiringi peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan gizi masyarakat.
“Yang menjadi tantangan bukan hanya jumlah penduduk usia produktif, tetapi bagaimana kualitas SDM Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Karena itu pendidikan menjadi prioritas pemerintah melalui Program Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, dan berbagai program lainnya,” katanya.
Dyah Roro menambahkan, pendidikan harus berjalan seiring dengan pemenuhan gizi dan layanan kesehatan agar mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, inovatif, dan kompetitif.
Ia juga mengapresiasi fasilitas pendidikan di MAN 2 Kota Malang yang dinilai telah mendukung pengembangan potensi peserta didik.
“Saya melihat fasilitasnya lengkap, siswanya aktif dan antusias. Ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk semakin berdaya saing,” ungkapnya.
Selain penguatan pendidikan, Kementerian Perdagangan juga terus mendorong lahirnya wirausaha muda melalui program Campus Preneur. Program tersebut dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak di bangku sekolah maupun perguruan tinggi sehingga mampu menghasilkan produk yang kompetitif di pasar nasional maupun internasional.
Menurut Dyah Roro, sejumlah komoditas Indonesia seperti kopi, kakao, fesyen muslim (modest fashion), alas kaki, hingga minyak sawit (CPO) memiliki peluang besar di pasar global.
“Kita berharap semakin banyak industri yang berkembang dan melibatkan tenaga kerja lokal sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Perdagangan ke MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Malang untuk terus meningkatkan kualitas SDM.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi dunia pendidikan di Kota Malang. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, Pemkot Malang akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar peningkatan kualitas pendidikan berjalan seiring dengan pengembangan kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar