Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Harisandi Desak Pemprov Jatim Antisipasi Kekeringan Madura, Air Bersih Jadi Prioritas

Harisandi Desak Pemprov Jatim Antisipasi Kekeringan Madura, Air Bersih Jadi Prioritas

  • account_circle WNZ
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, Memodaily.id – Ancaman musim kemarau panjang yang diprediksi melanda Pulau Madura pada 2026 mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Harisandi Savari. Politikus PKS itu mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten di Madura untuk segera menyiapkan langkah antisipasi guna menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Menurut Harisandi, potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan tidak boleh dianggap sebagai persoalan musiman semata. Jika tidak diantisipasi sejak dini, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kebutuhan dasar masyarakat hingga aktivitas ekonomi warga.

“BPBD Jawa Timur dan pemerintah daerah setempat harus segera memetakan wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih serta menyiapkan langkah penyediaan air bagi masyarakat,” ujar Harisandi, Selasa (9/6/2026).

Ketua Kadin Pamekasan itu menilai Madura merupakan salah satu kawasan yang paling rentan terdampak kekeringan karena keterbatasan sumber air serta karakteristik geografis yang berbeda dibandingkan wilayah lain di Jawa Timur.

Ia mengingatkan, ancaman kekeringan berkepanjangan dapat berdampak pada ratusan ribu kepala keluarga apabila mitigasi tidak dilakukan secara cepat dan terukur.

Selain mendorong kesiapan pemerintah, Harisandi juga mengajak masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air sejak sekarang. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung cukup panjang.

“Kami mengimbau masyarakat Madura untuk menghemat penggunaan air dan mulai bersiap menghadapi potensi kekeringan sejak dini. Jangan menunggu sampai kondisi krisis terjadi,” katanya.

Peringatan tersebut sejalan dengan prediksi BMKG Trunojoyo Sumenep yang memperkirakan cuaca di Pulau Madura akan semakin kering dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi ini dipicu menguatnya angin timuran dari Benua Australia yang menyebabkan berkurangnya pembentukan awan hujan.

Akibatnya, intensitas penyinaran matahari pada siang hari meningkat, sementara suhu udara pada malam hari cenderung lebih dingin karena pelepasan panas berlangsung lebih cepat.

Berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau diperkirakan mencapai puncaknya pada Juli hingga September 2026. Karena itu, Harisandi meminta pemerintah memanfaatkan waktu yang ada untuk memperkuat langkah mitigasi, mulai dari pemetaan daerah rawan kekeringan, penyediaan tandon air, penyiapan armada distribusi air bersih, hingga penguatan koordinasi lintas instansi.

“Jangan sampai saat masyarakat sudah kesulitan mendapatkan air bersih, pemerintah baru bergerak. Antisipasi harus dilakukan sekarang agar dampaknya bisa diminimalkan,” tegasnya.

Harisandi berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, BPBD, PDAM, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan kebutuhan air bersih masyarakat Madura tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

“Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kesiapsiagaan menghadapi kekeringan harus menjadi prioritas bersama,” pungkasnya.

  • Penulis: WNZ
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Minta PT Pos Percepat Transformasi Digital dan Fokus Perkuat Bisnis Logistik

    DPR Minta PT Pos Percepat Transformasi Digital dan Fokus Perkuat Bisnis Logistik

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini meminta PT Pos Indonesia mempercepat transformasi digital dan memperkuat bisnis logistik agar mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi industri logistik nasional yang semakin berbasis teknologi. Hal tersebut disampaikan Anggia saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama jajaran PT Pos Indonesia […]

  • Wali Kota Malang Bantah Isu Penghentian MBG: Berita Lama, Program Tetap Aman dan Berjalan

    Wali Kota Malang Bantah Isu Penghentian MBG: Berita Lama, Program Tetap Aman dan Berjalan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Isu penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang kembali mencuat. Namun, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan isu tersebut tidak benar dan menyebut informasi yang beredar merupakan pemberitaan lama. Wahyu menegaskan, hingga saat ini pelaksanaan MBG di Kota Malang tetap berjalan dan tidak ditemukan kejadian yang menjadi alasan program tersebut […]

  • Sengketa Lahan Piranha Residence Masuk Ranah Hukum, Polisi Didesak Periksa Pejabat Pemkot

    Sengketa Lahan Piranha Residence Masuk Ranah Hukum, Polisi Didesak Periksa Pejabat Pemkot

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sengketa lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Perum Piranha Residence semakin melebar. Kuasa hukum pemilik lahan meminta Polresta Malang Kota tidak hanya memeriksa warga yang dilaporkan, tetapi juga menelusuri status lahan dan meminta keterangan sejumlah instansi serta pejabat Pemkot Malang. Desakan itu disampaikan Maliki, SH., MH., kuasa hukum Dr. KHR. Budiono […]

  • Empat RT Kompak Satukan Anggaran, Warga Puri Cempaka Putih Kini Panen Lele dan Kembangkan UMKM

    Empat RT Kompak Satukan Anggaran, Warga Puri Cempaka Putih Kini Panen Lele dan Kembangkan UMKM

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Program RT Berkelas mulai memberikan dampak langsung bagi warga di Perumahan Puri Cempaka Putih, RW 06, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Empat RT di kawasan tersebut memilih menggabungkan kekuatan program dan anggaran untuk membiayai kegiatan yang dinilai menjadi prioritas warga. Hasilnya, bukan hanya kegiatan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berjalan, […]

  • Berawal dari Curhat via WhatsApp, Pria di Malang Terseret Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

    Berawal dari Curhat via WhatsApp, Pria di Malang Terseret Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Berawal dari komunikasi melalui WhatsApp dan ajakan bertemu, seorang pria berinisial AI (28), warga Pakisaji, Kabupaten Malang, kini harus berhadapan dengan proses hukum. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan kekerasan seksual terhadap perempuan berinisial KM (26). Peristiwa yang dilaporkan terjadi di tempat tinggal tersangka di kawasan Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, […]

  • Sertifikasi Tanah Tulungrejo Baru 80 Persen, Aset Rp37,36 Miliar Belum Sepenuhnya Bersertifikat

    Sertifikasi Tanah Tulungrejo Baru 80 Persen, Aset Rp37,36 Miliar Belum Sepenuhnya Bersertifikat

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Sertifikasi aset tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, dengan nilai total Rp37,36 miliar masih berproses. Pemdes dan masyarakat mengapresiasi pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu yang membantu pengidentifikasian dan pengamanan aset tersebut. Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengatakan pendampingan Kejari Batu membantu mempercepat proses sertifikasi tanah kas […]

expand_less