Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kasus TBC di Surabaya Tembus 4.191, Lilik Hendarwati Minta Warga Waspada Tanpa Panik

Kasus TBC di Surabaya Tembus 4.191, Lilik Hendarwati Minta Warga Waspada Tanpa Panik

  • account_circle WNZ
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, Memodaily.id – Sebanyak 4.191 kasus Tuberkulosis (TBC) ditemukan di Kota Surabaya selama lima bulan pertama tahun 2026. Angka tersebut menjadi perhatian serius mengingat estimasi kasus TBC di Kota Pahlawan sepanjang tahun ini mencapai 11.412 kasus.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan. Menurutnya, meningkatnya jumlah kasus yang terdeteksi juga dapat menjadi indikator bahwa upaya skrining dan penemuan kasus secara dini semakin aktif dilakukan.

“Meningkatnya temuan kasus TBC di Surabaya harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Namun masyarakat tidak perlu panik. Bertambahnya angka kasus juga bisa menunjukkan bahwa skrining dan penemuan dini semakin aktif dilakukan, sehingga penderita dapat segera diobati dan risiko penularan bisa ditekan,” ujar Lilik, Jumat (12/6/2026).

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu menegaskan bahwa penanganan TBC tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas sektor agar upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut berjalan lebih efektif.

“Saya mendorong adanya sinergi dan kolaborasi agar penanganan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT/RW, sekolah, tempat ibadah hingga dunia usaha,” katanya.

Lilik juga menyoroti masih kuatnya stigma negatif terhadap penderita TBC. Kondisi tersebut kerap membuat pasien enggan memeriksakan diri atau menjalani pengobatan secara terbuka.

Karena itu, ia menilai penguatan literasi dan edukasi kesehatan harus terus dilakukan agar masyarakat memahami gejala TBC, pentingnya pemeriksaan dini, serta kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas.

“Literasi dan edukasi tentang gejala TBC, pentingnya pemeriksaan dini, serta kepatuhan minum obat harus terus diperkuat agar tidak ada lagi stigma yang membuat pasien takut berobat. Di masyarakat kita masih banyak stigma buruk terhadap penyandang TBC, padahal penyakit ini bisa dicegah dan disembuhkan,” tegasnya.

Menurut Lilik, TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan apabila terdeteksi lebih awal dan pasien menjalani pengobatan secara teratur hingga selesai. Karena itu, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk membantu proses pemulihan pasien.

“TBC adalah penyakit yang bisa disembuhkan apabila dideteksi lebih awal dan diobati secara teratur. Jangan mengucilkan penderita, tetapi rangkul dan dukung mereka agar sembuh. Dengan gotong royong dan meningkatnya kesadaran masyarakat, saya optimistis Surabaya dapat menekan penyebaran TBC dan mewujudkan kota yang lebih sehat bagi seluruh warganya,” tuturnya.

Selain mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pencegahan TBC, Lilik juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Surabaya. Di antaranya memperluas skrining dan pelacakan kontak di kawasan padat penduduk, memastikan ketersediaan obat dan layanan pengobatan yang mudah diakses, memberikan pendampingan serta bantuan gizi bagi pasien kurang mampu, hingga memperkuat koordinasi antara puskesmas, rumah sakit, dan kader kesehatan.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh pasien dapat menyelesaikan pengobatan hingga tuntas. Sebab keberhasilan pengobatan menjadi salah satu kunci utama untuk memutus rantai penularan TBC di masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: WNZ
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Junrejo Apresiasi Damar Lansia, Warga Sepuh Sangat Terbantu

    Kades Junrejo Apresiasi Damar Lansia, Warga Sepuh Sangat Terbantu

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Program Damar Lansia yang digagas Karang Taruna Kota Batu dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna memberikan manfaat langsung bagi warga lanjut usia (lansia) yang hidup seorang diri. Salah satunya dirasakan Sumadi, warga asli Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Di usianya yang telah mencapai 84 tahun, Sumadi diketahui tinggal seorang diri di […]

  • Wali Kota Malang Gandeng Tiga Kampus, Kebijakan Kini Berbasis Kajian Akademik

    Wali Kota Malang Gandeng Tiga Kampus, Kebijakan Kini Berbasis Kajian Akademik

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Universitas Brawijaya (UB), Universitas Islam Malang (UNISMA), dan Universitas Ma Chung di Ruang Rapat Balai Kota Malang, Rabu (5/8/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk melibatkan perguruan tinggi dalam penyusunan kebijakan pembangunan, riset, pendidikan, kesehatan, hingga penyelesaian […]

  • Bupati Sidoarjo Usai Lantik 166 Pejabat: Pelayanan Harus Responsif

    Bupati Sidoarjo Usai Lantik 166 Pejabat: Pelayanan Harus Responsif

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Bupati Sidoarjo Subandi meminta pejabat yang baru dilantik meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Subandi saat mengambil sumpah dan janji jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (26/8/2026). Sebanyak 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, sekitar 150 […]

  • 18 Tahun Dibiarkan, DPRD Kota Malang Desak Bangunan Penghambat Drainase Dibongkar

    18 Tahun Dibiarkan, DPRD Kota Malang Desak Bangunan Penghambat Drainase Dibongkar

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Bangunan yang berdiri di atas drainase di kawasan Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang, menjadi sorotan DPRD Kota Malang. Bangunan yang disebut telah berdiri sejak 2008 itu dinilai perlu ditangani secara menyeluruh agar tidak menghambat fungsi saluran air. Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurrakhmadi, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak hanya […]

  • Prabowo Tiba di Malang, Siap Pimpin Panen Raya Tebu Nasional

    Prabowo Tiba di Malang, Siap Pimpin Panen Raya Tebu Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026), untuk menghadiri Panen Raya Tebu Nasional. Kedatangan Kepala Negara mendapat pengamanan ketat dari personel gabungan TNI, Polri, Paspampres, dan unsur pengamanan lainnya. Berdasarkan pantauan di lokasi, pesawat kepresidenan mendarat sekitar siang hari di Lanud Abdulrachman Saleh. Presiden Prabowo […]

  • Gus Hilmy Desak NU Ambil Peran Atasi Krisis Lingkungan

    Gus Hilmy Desak NU Ambil Peran Atasi Krisis Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    PEKALONGAN, Memodaily.id – Anggota DPD RI Hilmy Muhammad menegaskan bahwa ulama dan pesantren harus mengambil peran aktif dalam merespons persoalan sosial, termasuk krisis lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap isu pencemaran dan kerusakan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keulamaan dalam mengayomi umat. Pernyataan tersebut disampaikan Hilmy saat menjadi narasumber dalam Halaqah Nilai-nilai Keulamaan Pesantren bertema “Membaca […]

expand_less