Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jangan Tunggu Sekolah Jadi Korban, DPRD Kota Malang Desak SPAB Tak Sekadar Simulasi

Jangan Tunggu Sekolah Jadi Korban, DPRD Kota Malang Desak SPAB Tak Sekadar Simulasi

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah Kota Malang dinilai tak boleh berhenti pada seremoni simulasi evakuasi. DPRD Kota Malang meminta program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) benar-benar menjadi sistem perlindungan yang berjalan di setiap satuan pendidikan.

Desakan itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Kota Malang dari Fraksi Gerindra, Ginanjar Yoni Wardoyo, Rabu (2/9).

Menurut Ginanjar, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan peserta didik ketika terjadi bencana. Karena itu, SPAB harus diterapkan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga kemampuan warga sekolah menghadapi kondisi darurat.

“SPAB pada prinsipnya bukan sekadar kegiatan simulasi evakuasi, tetapi sistem pengelolaan satuan pendidikan yang mampu mencegah, mengurangi risiko, merespons dan pulih dari bencana dengan tetap menjamin keselamatan serta keberlanjutan pendidikan,” tegas Ginanjar.

Ia menyebut penerapan SPAB menjadi semakin penting bagi Kota Malang. Dalam dokumen perencanaan daerah, terdapat target 63 lokasi penerapan SPAB.

Namun, Ginanjar mengingatkan, capaian tersebut jangan hanya diterjemahkan sebagai jumlah sekolah yang sudah mendapatkan sosialisasi atau mengikuti simulasi.

“Yang terpenting bukan hanya berapa sekolah yang sudah mengikuti sosialisasi atau simulasi, tetapi sejauh mana sekolah benar-benar memiliki sistem kesiapsiagaan ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga komponen utama yang tidak boleh dipisahkan dalam penerapan SPAB. Pertama, memastikan fasilitas pendidikan aman. Kedua, membangun manajemen bencana yang jelas di lingkungan sekolah. Ketiga, memberikan pendidikan pengurangan risiko bencana kepada guru maupun peserta didik.

Ketiga unsur tersebut harus berjalan bersamaan. Sekolah membutuhkan bangunan dan fasilitas yang aman, prosedur evakuasi serta penanganan keadaan darurat yang jelas, sekaligus sumber daya manusia yang memahami apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Ginanjar pun mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menggunakan pendekatan reaktif dalam penanganan risiko bencana di sekolah.

“Jangan sampai kita baru bergerak setelah terjadi bencana. Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi anak-anak dan seluruh warga sekolah,” katanya.

Karena itu, Komisi D mendorong Pemkot Malang memastikan penerapan SPAB dilakukan secara berkelanjutan. Setiap sekolah perlu dievaluasi secara berkala untuk mengukur kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana.

Bagi Ginanjar, keselamatan peserta didik harus ditempatkan sebagai prioritas utama. Sebab, ketika bencana terjadi, sekolah tidak hanya dituntut mampu menyelamatkan siswa dan tenaga pendidik, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memulihkan kegiatan belajar mengajar dalam waktu secepat mungkin.

“Jangan sampai SPAB hanya bagus di atas kertas. Yang dibutuhkan adalah kesiapan nyata ketika bencana benar-benar terjadi,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Tenpina BPBD Jatim Tembus 11.647 Orang, Naik 145,6 Persen pada 2025

    Kunjungan Tenpina BPBD Jatim Tembus 11.647 Orang, Naik 145,6 Persen pada 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Kunjungan masyarakat ke Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) BPBD Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025. Jumlah pengunjung tercatat mencapai 11.647 orang atau meningkat 145,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 4.741 orang. Data tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II […]

  • Pemkot Malang Bongkar Persoalan Aset: Ada Izin Habis, Alih Fungsi hingga Bangunan Tanpa Izin

    Pemkot Malang Bongkar Persoalan Aset: Ada Izin Habis, Alih Fungsi hingga Bangunan Tanpa Izin

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan aset milik Pemerintah Kota Malang kembali mencuat. Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) ternyata masih menyisakan sejumlah masalah, mulai dari izin yang telah kedaluwarsa, aset yang dibiarkan terlantar, perubahan fungsi tanpa penyesuaian izin, hingga bangunan yang berdiri tanpa izin resmi. Pemerintah Kota Malang kini mulai membongkar persoalan tersebut melalui penataan ulang, pendataan […]

  • Bendahara RW Jodipan Ditahan, Kas Warga Rp126,7 Juta Jadi Barang Bukti

    Bendahara RW Jodipan Ditahan, Kas Warga Rp126,7 Juta Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pengelolaan kas RW 06 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berujung perkara pidana. Bendahara RW berinisial CBH (59) ditahan Polresta Malang Kota setelah diduga menggunakan uang kas lingkungan sebesar Rp126.784.400 tanpa persetujuan pengurus. Kasus tersebut terungkap setelah para ketua RT di RW 06 mempertanyakan kondisi keuangan lingkungan pada April 2026. Padahal, iuran […]

  • Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Suahasil Tegaskan Tagihan ke Obligor Tetap Dikejar

    Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Suahasil Tegaskan Tagihan ke Obligor Tetap Dikejar

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pelunasan utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia (BI) tidak menghapus hak tagih negara terhadap para obligor dan debitur BLBI. Penegasan itu disampaikan Suahasil setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pemerintah telah menyelesaikan pembayaran terakhir utang […]

  • Emil Dardak Paparkan Strategi Ketahanan Fiskal Jatim di Forum Nasional IAI

    Emil Dardak Paparkan Strategi Ketahanan Fiskal Jatim di Forum Nasional IAI

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memaparkan strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan fiskal melalui pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan inovatif pada Public Sector Governance Summit yang digelar Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Auditorium Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Dalam forum nasional yang dihadiri akuntan, […]

  • Sengketa Lahan Piranha Residence Masuk Ranah Hukum, Polisi Didesak Periksa Pejabat Pemkot

    Sengketa Lahan Piranha Residence Masuk Ranah Hukum, Polisi Didesak Periksa Pejabat Pemkot

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sengketa lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Perum Piranha Residence semakin melebar. Kuasa hukum pemilik lahan meminta Polresta Malang Kota tidak hanya memeriksa warga yang dilaporkan, tetapi juga menelusuri status lahan dan meminta keterangan sejumlah instansi serta pejabat Pemkot Malang. Desakan itu disampaikan Maliki, SH., MH., kuasa hukum Dr. KHR. Budiono […]

expand_less