Mikutopia Gelar Donor Darah Perdana, Terbuka untuk Umum dan Disiapkan Jadi Agenda Tahunan
- account_circle PRI
- calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aksi donor darah di Mikutopia Kota Batu, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan PMI tersebut diikuti karyawan dan masyarakat. (Foto: Memodaily.id/PRI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATU, Memodaily.id – Mikutopia menggelar kegiatan donor darah untuk pertama kalinya. Kegiatan sosial tersebut terbuka bagi masyarakat umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi karyawan Mikutopia.
Dalam pelaksanaannya, Mikutopia menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang. Sebanyak 50 kuota pendonor disiapkan dalam kegiatan perdana tersebut.
Marketing Mikutopia, Septyan Ridhoansyah mengatakan, kegiatan donor darah ini sebelumnya telah disosialisasikan melalui media sosial. Pihaknya sengaja membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi.
“Donor darah ini tidak khusus untuk karyawan Mikutopia saja, tapi kita juga berfokus kepada masyarakat di sekitar. Bahkan dari tadi juga ada pendonor dari Kota Batu. Donor darah ini dibuka untuk umum dan gratis,” ujar Septyan. Rabu (23/9/2026)
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Mikutopia terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan. Sebelumnya, Mikutopia juga telah membuka stand penggalangan dukungan untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur.
Ke depan, Mikutopia berencana kembali menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya. Bahkan, kegiatan donor darah perdana ini diproyeksikan menjadi agenda tahunan.
“Tahun ini kita batasi di 50 kuota dulu, kita lihat antusias masyarakat. Kemudian nanti setelah melihat antusias, tahun depan insyaallah kita tambah lebih banyak lagi,” katanya.
Kegiatan donor darah tersebut ditargetkan selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Para peserta yang telah melakukan donor juga mendapatkan konsumsi berupa minuman isotonik, buah dan makanan ringan. Septyan menjelaskan, konsumsi tersebut diberikan untuk membantu peserta setelah menjalani proses donor darah. Seluruh fasilitas konsumsi bagi pendonor tidak dipungut biaya.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya Mary, warga asal Blitar yang kini tinggal di Kota Batu.
Mary mengaku sudah rutin melakukan donor darah dan telah mendonorkan darahnya lebih dari lima kali. Ia mengatakan salah satu alasannya rutin donor adalah keinginan untuk berbagi sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
“Ya mau berbagi, juga tambah sehat. Di badan juga lebih enteng, enak,” kata Mary.
Perempuan bergolongan darah B positif itu berharap semakin banyak masyarakat yang bersedia menjadi pendonor. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mendonorkan darah, kebutuhan darah di PMI diharapkan dapat semakin terpenuhi.
“Harapannya semakin banyak yang mendonor, nanti kebutuhan darah di PMI juga semakin tercukupi. Jadi masyarakat tidak sampai kekurangan,” ujarnya.
- Penulis: PRI
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar