Wali Kota Malang Buka Muskot III KORMI, Dorong Regenerasi Kepemimpinan
- account_circle ADK
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran Pemerintah Kota Malang, pengurus KORMI, dan peserta Musyawarah Kota (Muskot) III KORMI Kota Malang 2026 saat pembukaan di Stadion Gajayana, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat membuka Musyawarah Kota (Muskot) III Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Malang Tahun 2026 di Hall dan Area Lobby Lantai 1 Stadion Gajayana, Sabtu (18/7/2026). Forum tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan pembinaan olahraga masyarakat di Kota Malang.
Selain menjadi agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, Muskot III juga menjadi forum pemilihan ketua baru yang diharapkan mampu membawa KORMI Kota Malang semakin maju, inovatif, dan adaptif dalam mengembangkan olahraga masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KORMI Jawa Timur Debi Sisilia Samoa, Ketua KORMI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, jajaran Pemerintah Kota Malang, pengurus KORMI Jawa Timur, perwakilan KONI Kota Malang, pimpinan Induk Organisasi Olahraga (Inorga), serta peserta musyawarah.
Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menegaskan Muskot merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan secara demokratis, transparan, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menjawab tantangan perkembangan olahraga masyarakat yang terus berkembang.
“Siapa pun yang dipercaya memimpin KORMI Kota Malang harus mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Tantangan ke depan semakin besar sehingga dibutuhkan inovasi dan kerja nyata,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Malang berkomitmen terus mendukung KORMI sebagai mitra strategis dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Menurut Wahyu, olahraga masyarakat tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan kualitas kesehatan warga, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
Pada kesempatan itu, Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KORMI Kota Malang periode 2022–2026, Sofyan Edi Jarwoko, atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin organisasi.
“Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan. Semoga fondasi yang sudah dibangun dapat diteruskan oleh kepengurusan berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KORMI Jawa Timur Debi Sisilia Samoa mengingatkan seluruh tahapan Muskot harus berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi agar menghasilkan kepemimpinan yang memiliki legitimasi kuat.
Ia optimistis Kota Malang memiliki potensi besar menjadi salah satu daerah terbaik dalam pengembangan olahraga masyarakat di Jawa Timur.
“Kami berharap Muskot ini melahirkan pemimpin yang amanah, inovatif, serta mampu membawa KORMI Kota Malang semakin berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam laporan pertanggungjawabannya, Ketua KORMI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan jumlah Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang tergabung di KORMI Kota Malang meningkat signifikan, dari 17 Inorga pada awal kepengurusan menjadi 60 Inorga pada 2026.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi dan olahraga berbasis komunitas.
“Perkembangan ini menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat di Kota Malang terus tumbuh. Harapan kami, kepengurusan baru mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang sudah dirintis bersama,” ungkap Sofyan.
Ia menjelaskan, dipilihnya Stadion Gajayana sebagai lokasi Muskot juga memiliki makna historis karena stadion tersebut akan memasuki usia 100 tahun pada Agustus mendatang. Momen itu diharapkan menjadi simbol semangat baru bagi KORMI dalam membangun olahraga masyarakat.
Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Malang, khususnya Wali Kota Malang dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), atas dukungan terhadap berbagai program KORMI, termasuk penyediaan sekretariat dan fasilitasi kegiatan organisasi.
Melalui Muskot III ini, KORMI Kota Malang diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi, serta menjadikan Kota Malang sebagai salah satu barometer pengembangan olahraga masyarakat di Jawa Timur.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar