MPP Kota Malang Siarkan Piala Dunia, Warga Bisa Urus Dokumen Sambil Nonton Bola
- account_circle ADK
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pengunjung MPP Kota Malang menyaksikan siaran pertandingan Piala Dunia sambil menunggu antrean layanan administrasi. (Foto: Sudutkota.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang menghadirkan inovasi layanan publik selama gelaran Piala Dunia dengan menyediakan siaran pertandingan di Mal Pelayanan Publik (MPP). Masyarakat kini dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi sambil menyaksikan laga sepak bola favorit mereka tanpa mengganggu proses pelayanan.
Pemerintah Kota Malang memasang sedikitnya delapan televisi di sejumlah tenant layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk menayangkan pertandingan Piala Dunia, baik secara langsung maupun siaran tunda.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Wali Kota Malang terkait dukungan terhadap perhelatan sepak bola terbesar di dunia itu.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan publik.
“Karena ada pertandingan yang disiarkan pagi hari, kami meminta izin kepada Pak Wali Kota untuk memanfaatkan televisi yang ada di MPP. Ada sekitar delapan TV yang kami gunakan untuk menayangkan siaran langsung maupun siaran tunda,” ujar Arif, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, program yang mulai berjalan dalam beberapa hari terakhir itu mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengunjung memanfaatkan waktu menunggu antrean layanan dengan menyaksikan pertandingan yang ditayangkan.
Arif menyebut MPP Kota Malang setiap hari melayani ratusan hingga ribuan warga. Rata-rata jumlah pengunjung mencapai 600 orang per hari, bahkan dapat meningkat hingga 1.000–1.200 orang pada hari-hari tertentu seperti Senin.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, televisi tidak dipusatkan di satu lokasi, melainkan disebar di berbagai tenant pelayanan, mulai dari layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), perizinan, BPJS Ketenagakerjaan, imigrasi, hingga layanan paspor.
“Kalau dikumpulkan di satu tempat, pengunjung bisa tidak mendengar panggilan antreannya. Karena itu TV kami sebar di masing-masing tenant agar mereka tetap nyaman dan pelayanan berjalan lancar,” jelasnya.
Ia menegaskan, penayangan pertandingan Piala Dunia di MPP akan terus berlangsung hingga turnamen selesai.
Tak hanya menyediakan tayangan pertandingan, Pemkot Malang juga tengah menyiapkan konsep nonton bareng (nobar) skala besar di kawasan MPP dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Konsep tersebut akan mengadopsi kegiatan nobar yang sebelumnya digelar di Malang Creative Center (MCC) dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi warga, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM di sekitar MPP,” kata Arif.
Rencana penggunaan layar besar untuk nobar masih menunggu penyesuaian jadwal Wali Kota Malang. Namun, Pemkot Malang memastikan siap memfasilitasi kegiatan tersebut apabila telah mendapatkan persetujuan.
“Intinya, kami mendukung arahan pemerintah pusat dan Wali Kota Malang untuk menyukseskan Piala Dunia. MPP menjadi tempat yang strategis karena banyak dikunjungi masyarakat setiap hari,” pungkasnya.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar