Nurochman Cicipi Pangan Lokal Kota Batu, 48 Booth Sajikan Menu Kreatif
- account_circle PRI
- calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Batu Nurochman bersama Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiah Nurochman meninjau dan mencicipi olahan pangan lokal dalam Festival Pangan Lokal di Balai Kota Among Tani, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Dok. Pemkot Batu)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman bersama Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiah Nurochman meninjau Festival Pangan Lokal yang digelar di Parkir Timur Balai Kota Among Tani, Sabtu (26/9/2026).
Festival tersebut menghadirkan sekitar 48 booth yang menyajikan beragam olahan pangan lokal nonberas. Kegiatan ini mengangkat pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di Kota Batu menjadi aneka menu yang sehat, bergizi, dan kreatif.
Dalam kunjungannya, Nurochman bersama Siti Faujiah melihat sekaligus mencicipi sejumlah sajian yang ditampilkan peserta. Berbagai bahan pangan lokal diolah menjadi menu dengan bentuk dan penyajian yang beragam.
Olahan kentang hingga jenang apel menjadi bagian dari sajian yang diperkenalkan dalam festival tersebut. Pemanfaatan bahan pangan lokal diharapkan dapat membuka lebih banyak pilihan menu sekaligus mengenalkan potensi pangan daerah kepada masyarakat.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Batu menyebut Festival Pangan Lokal mengusung tema “Makin Lokal Makin Sae” dan menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat mengenal serta mengonsumsi pangan lokal. Festival juga dikaitkan dengan kampanye #StopBorosPangan.
Siti Faujiah Nurochman berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat semakin kreatif memanfaatkan tanaman, tumbuhan, dan sayuran lokal sebagai bahan pangan.
“Terus semangat dan ciptakan inovasi baru terkait makanan lokal yang ada di Kota Batu,” pesannya.
Festival Pangan Lokal menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan keragaman olahan pangan daerah sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang beragam.
- Penulis: PRI
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar