Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pasar Besar Malang Bakal Dibongkar? Pemkot Masih Tunggu Kesepakatan Jangka Panjang

Pasar Besar Malang Bakal Dibongkar? Pemkot Masih Tunggu Kesepakatan Jangka Panjang

  • account_circle ADK
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka opsi pembongkaran total bangunan Pasar Besar Malang, khususnya kawasan eks Matahari. Namun, keputusan tersebut masih menunggu pembahasan dan kesepakatan jangka panjang bersama para pedagang.

Penanganan Pasar Besar saat ini dilakukan melalui dua tahapan, yakni langkah jangka pendek untuk mengatasi persoalan teknis dan keselamatan, serta penyusunan solusi jangka panjang terkait masa depan bangunan pasar.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Dr. Eko Sri Yuliadi, S.Sos., M.M., mengatakan Pemkot telah mempertemukan sejumlah unsur pedagang Pasar Besar, termasuk PTKPM dan IPAMA, untuk membahas penanganan pasar.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman bahwa untuk penanganan jangka pendek, kepentingan pedagang Pasar Besar ditempatkan di atas nama organisasi masing-masing.

“Tujuannya sesuai petunjuk Bapak Wali Kota, kita mengajak semua pedagang Pasar Besar. Akhirnya PTKPM dan IPAMA bisa kumpul satu meja untuk membahas kepentingan yang lebih besar,” ujar Eko, Kamis (1/10/2026).

Ia mengatakan, untuk sementara seluruh pedagang akan mengatasnamakan Pedagang Pasar Besar Malang dalam upaya penanganan kondisi pasar.

“Untuk jangka pendek ini tidak ada IPAMA dan PTKPM, tetapi mengatasnamakan Pedagang Pasar Besar Malang,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot bersama pedagang akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek di Pasar Besar. Pemeriksaan meliputi kondisi kelistrikan, drainase, kebocoran, kebersihan, keamanan hingga penataan pedagang.

Pengecekan tersebut dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan depan. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bahan laporan kepada Wali Kota Malang.

“Kita akan turun bersama-sama dengan pedagang Pasar Besar untuk melakukan pengecekan. Hasilnya nanti segera kita laporkan kepada Bapak Wali Kota,” katanya.

PKL di Lorong dan Bahu Jalan Akan Ditertibkan

Selain kondisi bangunan, Pemkot Malang juga menyoroti aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan lorong maupun bahu jalan di sekitar Pasar Besar.

Eko mengatakan, keberadaan barang dagangan dan meja di lorong dapat menghambat akses apabila terjadi kondisi darurat, termasuk kebakaran.

“Kita akan segera lakukan operasi. Jangan sampai ada barang dagangan atau meja-meja di lorong yang bisa memicu penjarahan, kebakaran, banjir dan lain sebagainya,” tegasnya.

Penertiban pedagang yang menggunakan bahu jalan akan dilakukan bersama perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Malang.

“Kalau menempati bahu jalan itu ranahnya Dishub. Nanti kita akan operasi bersama-sama,” terang Eko.

Pembongkaran atau Rehabilitasi Masih Dibahas

Sementara itu, Wali Kota Malang Dr. Wahyu Hidayat mengatakan, penanganan jangka pendek belum menyelesaikan persoalan Pasar Besar secara keseluruhan.

Menurut Wahyu, pertemuan antarunsur pedagang menjadi langkah awal, tetapi diperlukan kesepakatan lebih lanjut untuk menentukan arah penanganan pasar dalam jangka panjang.

“Jangka pendek ini tidak menyelesaikan permasalahan. Kita tetap berharap P3BM dengan HIPAMA harus ada kesepakatan jangka panjang,” kata Wahyu.

Wahyu menyebut terdapat dua opsi yang masih menjadi pembahasan, yakni rehabilitasi bangunan atau pembongkaran total.

“Apakah nanti ini direhabilitasi dan apakah nanti ini dibongkar,” ujarnya.

Salah satu perhatian Pemkot adalah kondisi sistem kelistrikan dan engineering bangunan yang berkaitan dengan aspek keselamatan. Pengalaman kebakaran sebelumnya juga menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan ke depan.

“Dengan pembongkaran, itu otomatis pedagang akan terjamin. Tidak akan ada kebakaran lagi, tidak akan ada runtuhan-runtuhan batu lagi, kemudian juga terkait dengan air yang masuk,” jelas Wahyu.

Ia juga menyinggung kondisi konstruksi bangunan yang disebut mulai mengalami penurunan. Karena itu, Pemkot menginginkan solusi yang tidak hanya menyelesaikan persoalan sementara.

“Jangka panjang itulah yang akan menjadi solusi,” tegasnya.

Pemkot Bahas Skema KPBU

Untuk solusi jangka panjang, Pemkot Malang telah menyampaikan rencana penanganan Pasar Besar kepada pemerintah pusat, termasuk opsi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Sebelumnya, Pemkot Malang bersama DPRD Kota Malang juga telah berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan mengenai alternatif penyelesaian persoalan Pasar Besar.

Wahyu mengatakan skema tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian terhadap masa depan pasar sekaligus melindungi kepentingan pedagang.

“Ini juga untuk melindungi pedagang, bukan untuk merugikan,” katanya.

Ia juga meminta pedagang tidak langsung mengkhawatirkan kemungkinan meningkatnya biaya apabila skema KPBU diterapkan. Menurutnya, aspek komersial, biaya pengelolaan dan kewajiban pedagang masih akan diperhitungkan dalam skema tersebut.

“Pedagang tetap seperti saat ini, hanya kena retribusi saja, dan itu akan dihitung oleh mereka. Ini untuk penjaminan kenyamanan pedagang,” ujarnya.

Wahyu menegaskan, kesepakatan jangka pendek yang telah dicapai bersama pedagang belum menjadi keputusan akhir mengenai masa depan Pasar Besar.

“Jangka pendek oke jalan, tetapi jangka panjang tetap harus menjadi satu bahan yang harus mereka sepakati kembali agar jangka panjangnya selesai,” pungkas Wahyu.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Sampaikan 6 Pesan Penting untuk Polri

    Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Sampaikan 6 Pesan Penting untuk Polri

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Dalam amanatnya, Presiden menekankan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat, menegakkan hukum secara adil, hingga meningkatkan profesionalisme menghadapi tantangan zaman. Pesan […]

  • Kota Batu Belajar Warung Tekan Inflasi, Ini Strategi Pemkot Malang Jaga Harga

    Kota Batu Belajar Warung Tekan Inflasi, Ini Strategi Pemkot Malang Jaga Harga

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Program Warung Tekan Inflasi (WTI) yang dijalankan Pemerintah Kota Malang menjadi perhatian pemerintah daerah lain. Kamis (6/8), Pemerintah Kota Batu melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk mempelajari strategi pengendalian inflasi, pengelolaan pasar rakyat, serta penguatan kerja sama antardaerah di sektor perdagangan. Kunjungan tersebut dipimpin Kepala […]

  • Mahasiswa UB RR Masih Jalani Perawatan Intensif, Polisi Fokus Pemulihan

    Mahasiswa UB RR Masih Jalani Perawatan Intensif, Polisi Fokus Pemulihan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kondisi RR (19), mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang mengalami insiden terjatuh dari lantai enam Gedung Sentral Fakultas Pertanian UB, dilaporkan stabil setelah menjalani operasi. Hingga Jumat (11/9/2026), RR masih mendapat perawatan intensif di ICU Kapuas RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kedua kakinya telah dipasang gips, sementara terdapat sejumlah jahitan pada bagian […]

  • Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Malang, Sulisman Dimakamkan di Bunutwetan Setelah 19 Hari Dicari

    Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Malang, Sulisman Dimakamkan di Bunutwetan Setelah 19 Hari Dicari

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Penantian panjang keluarga Sulisman akhirnya berakhir di pemakaman. Setelah 19 hari sejak tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, jenazah warga Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tersebut akhirnya ditemukan, dipulangkan, dan dimakamkan di kampung halamannya, Sabtu (3/10/2026). Jenazah Sulisman tiba di rumah duka di Dusun Krajan sekitar pukul 09.07 WIB menggunakan ambulans […]

  • Sanusi Ajak Warga Lestarikan Wayang Kulit Lewat Bersih Desa Ngebruk

    Sanusi Ajak Warga Lestarikan Wayang Kulit Lewat Bersih Desa Ngebruk

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka Bersih Desa Ngebruk di Balai Desa Ngebruk, Kecamatan Poncokusumo, Kamis (6/8/2026) malam. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi S.Sos, jajaran perangkat daerah, Forkopimcam Poncokusumo, serta para kepala desa se-Kecamatan Poncokusumo. Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi […]

  • Cindy Monica Soroti Kuota Pekerja Disabilitas: Jangan Jadi Angka

    Cindy Monica Soroti Kuota Pekerja Disabilitas: Jangan Jadi Angka

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketentuan kuota pekerja penyandang disabilitas dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi sorotan dalam pembahasan Panitia Kerja (Panja) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Anggota Baleg DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan menilai kewajiban kuota harus disertai pengawasan dan evaluasi agar tidak berhenti sebagai norma dalam regulasi. “RUU ini memuat landasan hukum […]

expand_less