Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Desak Jaring Pengaman Pekerja di Tengah Ancaman PHK Sektor Padat Karya

DPR Desak Jaring Pengaman Pekerja di Tengah Ancaman PHK Sektor Padat Karya

  • account_circle RFR
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang membayangi sektor industri padat karya mendorong DPR RI mendesak pemerintah memperkuat perlindungan bagi para pekerja. Selain menjaga agar gelombang PHK tidak meluas, pemerintah diminta memastikan pekerja yang kehilangan pekerjaan tetap memperoleh jaminan sosial serta kesempatan kembali memasuki dunia kerja.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetyani, mengatakan sektor padat karya harus menjadi perhatian utama karena menyerap jutaan tenaga kerja dan paling rentan terdampak perlambatan ekonomi.

“Yang harus kita perhatikan adalah sektor usaha padat karya yang memiliki jumlah pekerja sangat banyak. Hari ini yang harus dipastikan adalah adanya bantalan yang menjadi penyangga kehidupan mereka apabila terjadi badai PHK,” kata Netty usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut Netty, program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) harus benar-benar berfungsi sebagai instrumen perlindungan awal bagi pekerja yang kehilangan mata pencaharian. Namun, bantuan tunai saja dinilai belum cukup apabila tidak dibarengi kebijakan yang membuka kembali akses pekerja ke lapangan pekerjaan.

Karena itu, ia meminta pemerintah memperkuat program reskilling dan upskilling yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Pelatihannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini. Banyak jenis pekerjaan yang mulai berubah karena perkembangan teknologi, sehingga pekerja juga perlu dibekali kemampuan baru agar memiliki kesempatan kembali bekerja,” ujarnya.

Selain peningkatan keterampilan, Netty juga menyoroti kebijakan perpajakan terhadap pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dan pesangon. Menurutnya, pekerja yang baru kehilangan pekerjaan seharusnya tidak lagi dibebani pajak progresif saat mencairkan dana yang berasal dari iuran mereka sendiri.

Komisi IX DPR RI, lanjut Netty, meminta pemerintah bersama Komisi XI DPR RI dan Kementerian Keuangan mengevaluasi ketentuan tersebut agar JHT dapat berfungsi optimal sebagai penyangga ekonomi keluarga saat menghadapi masa sulit.

“Jangan sampai pekerja yang sedang kehilangan pekerjaan justru masih dibebani pajak progresif ketika mencairkan JHT. Itu adalah bantalan kehidupan mereka di masa sulit,” tegas Netty.

Desakan tersebut muncul di tengah melemahnya kinerja sektor manufaktur. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Juni 2026 tercatat berada di level 46,9 atau masih dalam zona kontraksi. Kondisi ini mencerminkan aktivitas industri yang belum pulih dan meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi PHK, khususnya di sektor padat karya.

Pelemahan industri manufaktur dinilai berpotensi mengurangi penyerapan tenaga kerja, menekan daya beli masyarakat, serta memperlambat pertumbuhan ekonomi. Karena itu, penguatan perlindungan bagi pekerja menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.286 Buruh PT SGS Di-PHK, Puluhan Dirikan Tenda di Disnaker Jombang

    1.286 Buruh PT SGS Di-PHK, Puluhan Dirikan Tenda di Disnaker Jombang

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Puluhan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) PT SGS menggelar aksi unjuk rasa sekaligus mendirikan tenda di depan Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Jombang, Jumat (17/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas penanganan kasus PHK massal yang menimpa 1.286 pekerja. Sekitar 50 buruh bertahan di lokasi aksi sambil mendesak Disnaker Jombang […]

  • Mentan Amran Sebut Harga Sawit Mulai Pulih, 90 Persen Perusahaan Sudah Naikkan Harga TBS

    Mentan Amran Sebut Harga Sawit Mulai Pulih, 90 Persen Perusahaan Sudah Naikkan Harga TBS

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Upaya pemerintah dalam melindungi petani kelapa sawit mulai menunjukkan hasil. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah berangsur pulih setelah Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri melakukan pengawasan intensif terhadap perusahaan-perusahaan sawit yang belum menyesuaikan harga pembelian sesuai kondisi pasar. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan mayoritas perusahaan […]

  • Malang Migrant Center Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan PMI

    Malang Migrant Center Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan PMI

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah mendorong Malang Migrant Center menjadi pusat kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan dan kesiapan pekerja migran Indonesia (PMI) di tengah perubahan geopolitik, persaingan pasar kerja, dan meningkatnya peluang kerja di luar negeri. Dorongan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat soft launching Malang Migran Center di […]

  • Drama Mutasi 176 Pejabat Pemkot Malang, Sempat Tertunda Kini Dijanjikan Tuntas Pekan Ini

    Drama Mutasi 176 Pejabat Pemkot Malang, Sempat Tertunda Kini Dijanjikan Tuntas Pekan Ini

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Drama mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Malang belum sepenuhnya berakhir. Setelah agenda pelantikan sekitar 176 pejabat mendadak tertunda, kini Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan proses tersebut bakal kembali digelar dan ditargetkan rampung dalam pekan ini. Penundaan sebelumnya terjadi pada Jumat (2/10/2026). Saat itu, sejumlah pejabat yang masuk dalam daftar mutasi […]

  • Karhutla TNBTS Belum Padam, Kodim 0818 Perketat Jemplang

    Karhutla TNBTS Belum Padam, Kodim 0818 Perketat Jemplang

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum sepenuhnya berakhir. Pemantauan masih dilakukan setelah dilaporkan terdapat aktivitas kebakaran di Blok Dingklik yang mengarah ke Widodaren, Kabupaten Pasuruan. Kondisi tersebut mendorong Kodim 0818/Malang-Batu memperkuat kesiapsiagaan di kawasan Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kepala Staf […]

  • 3 Saksi Mangkir, Kejagung Siapkan Pemanggilan Ulang Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

    3 Saksi Mangkir, Kejagung Siapkan Pemanggilan Ulang Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Tim Sembilan) menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap tiga saksi yang tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka FA atau Febrie Adriansyah. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026), menyampaikan bahwa penyidik sebelumnya memanggil 11 […]

expand_less