Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DPRD Kota Malang Soroti BUMD Defisit, Perumda Tunas Diminta Berbenah

DPRD Kota Malang Soroti BUMD Defisit, Perumda Tunas Diminta Berbenah

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 14 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang mendorong Pemerintah Kota Malang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), terutama perusahaan yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan, sejumlah catatan dan rekomendasi terkait BUMD telah disampaikan DPRD dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPPJ).

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) yang hingga kini belum mampu memberikan kontribusi optimal dan masih mengalami defisit.

Amithya menilai kondisi tersebut perlu dijawab dengan evaluasi terhadap program kerja dan rencana bisnis perusahaan.

“Apakah kita perlu merombak kembali dan menelaah kembali kiranya program kerja dan juga business plan-nya?” kata Amithya, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, DPRD telah beberapa kali memberikan rekomendasi agar persoalan yang dihadapi BUMD segera mendapatkan jawaban konkret dari Pemkot Malang.

“Kita membutuhkan memang ada jawaban-jawaban dari tantangan-tantangan itu, khususnya yang dialami oleh yang dihadapi oleh BUMD,” tegasnya.

Amithya menyebut Pemkot Malang memiliki sejumlah BUMD, di antaranya Tunas, Perumda Tugu Artha dan Perumda Tugu Tirta. Ia menegaskan seluruh BUMD tetap menjadi bagian dari pengawasan DPRD dan harus mampu menunjukkan kinerja sesuai peran masing-masing.

Khusus Tugu Artha, Amithya menyinggung adanya tambahan penyertaan modal sekitar Rp7 miliar per tahun dengan total mencapai Rp35 miliar.

Menurutnya, tambahan modal tersebut harus diarahkan untuk menangkap peluang perekonomian di Kota Malang, termasuk mendukung pengembangan UMKM.

“Harapan kami ini bisa menangkap kemudian permasalahan perekonomian di Kota Malang, misalkan kita mau mengembangkan UMKM dan lain sebagainya, itu kan bisa menjadi salah satu exit,” ujarnya.

Amithya menekankan, penyertaan modal melalui APBD harus diikuti hasil yang terukur. Karena itu, evaluasi terhadap program BUMD perlu dilakukan, termasuk mengubah atau menghentikan program yang dinilai tidak efektif.

“Harapan kami memang harus ada terobosan kaitannya tentang salah satunya menjawab tantangan yang ada,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 21 Ribu Pekerja Malang Masih Jadi Pekerjaan Rumah BPJS Ketenagakerjaan

    21 Ribu Pekerja Malang Masih Jadi Pekerjaan Rumah BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Target perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan di Kota Malang kembali dinaikkan. Setelah capaian awal sekitar 41 persen berhasil dilampaui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini menetapkan target baru sebesar 46,47 persen pada 2026. Namun, target tersebut bukan perkara ringan. BPJS Ketenagakerjaan mencatat masih ada sekitar 21 ribu pekerja yang harus dikejar untuk mencapai […]

  • Rekayasa Lalin Batu Dimulai, Simpang Empat Patih Kini Berubah

    Rekayasa Lalin Batu Dimulai, Simpang Empat Patih Kini Berubah

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai Rabu (22/7/2026) seiring dimulainya pekerjaan proyek preservasi infrastruktur jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Pengaturan arus kendaraan tersebut diperkirakan berlangsung selama tiga bulan. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Batu, Muchammad Noor, ST., MT., mengatakan, penerapan […]

  • Dikukuhkan di Stadion Gajayana, 1.280 Pramuka Garuda Kota Malang Diminta Jadi Teladan

    Dikukuhkan di Stadion Gajayana, 1.280 Pramuka Garuda Kota Malang Diminta Jadi Teladan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sebanyak 1.280 anggota Gerakan Pramuka Kota Malang menerima predikat Pramuka Garuda dalam kegiatan pengukuhan yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari program tahunan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang untuk mendorong lahirnya anggota Pramuka yang memiliki kecakapan, karakter, kemandirian, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah […]

  • JIAD Jatim Soroti Polemik GKJW Bangil, Tegaskan Empat Sikap Jaga Toleransi

    JIAD Jatim Soroti Polemik GKJW Bangil, Tegaskan Empat Sikap Jaga Toleransi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    PASURUAN, Memodaily.id – Jaringan Islam Antidiskriminasi (JIAD) Jawa Timur menyampaikan empat sikap terkait polemik penggunaan rumah ibadah milik Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Organisasi tersebut mengajak seluruh pihak menjaga toleransi dan memastikan hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah tetap terlindungi sesuai konstitusi. Polemik mencuat setelah sejumlah perwakilan warga Muslim […]

  • Desil Bansos Tak Akurat, DPR Minta Warga Bisa Sanggah Cepat

    Desil Bansos Tak Akurat, DPR Minta Warga Bisa Sanggah Cepat

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah mempercepat mekanisme koreksi data penerima bantuan sosial (bansos). Hal ini dinilai penting agar warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi tidak kehilangan hak atas bantuan. Hetifah mengatakan penggunaan sistem desil diperlukan untuk memastikan bansos lebih tepat sasaran. Namun, klasifikasi tersebut harus mampu mengikuti perubahan […]

  • Menikmati Sarapan dengan Pecel Pincuk, Kuliner Tradisional yang Selalu Dirindukan

    Menikmati Sarapan dengan Pecel Pincuk, Kuliner Tradisional yang Selalu Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sarapan menjadi momen penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Di antara beragam menu tradisional Indonesia, pecel pincuk tetap menjadi salah satu pilihan favorit karena cita rasanya yang khas, bergizi, dan mengenyangkan. Pecel pincuk disajikan menggunakan alas daun pisang yang dibentuk menyerupai pincuk atau wadah sederhana. Penyajian tradisional ini memberikan aroma alami yang menambah […]

expand_less