Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Malang Migrant Center Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan PMI

Malang Migrant Center Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan PMI

  • account_circle PRI
  • calendar_month Rabu, 26 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah mendorong Malang Migrant Center menjadi pusat kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan dan kesiapan pekerja migran Indonesia (PMI) di tengah perubahan geopolitik, persaingan pasar kerja, dan meningkatnya peluang kerja di luar negeri.

Dorongan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat soft launching Malang Migran Center di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (26/8/2026).

Muhaimin mengatakan, perlindungan PMI membutuhkan ekosistem terintegrasi sejak tahap pra-penempatan, persiapan dan penempatan, hingga kepulangan pekerja migran ke daerah asal.

Menurutnya, Malang Migran Center diproyeksikan menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah, lembaga nonpemerintah, swasta, perguruan tinggi, hingga mitra di negara penempatan.

“Karena itu, kita akan terus meningkatkan kolaborasi, baik pemerintah, non-pemerintah, kampus, dan semua pihak,” ujar Muhaimin.

Ia menegaskan, kolaborasi diperlukan agar seluruh tahapan yang dilalui calon PMI hingga kembali ke daerah asal berlangsung dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

“Malang Migran Center inilah dijadikan satu pusat yang bisa mengkolaborasikan semua pihak—baik pemerintah, non-pemerintah, swasta, dan juga kampus untuk bersama-sama memfasilitasi para pekerja migran kita,” katanya.

Selain menjadi pusat kolaborasi, Malang Migran Center diarahkan untuk memperkuat perlindungan hak-hak PMI. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah potensi eksploitasi, baik sebelum keberangkatan maupun selama bekerja di negara penempatan.

Pemerintah juga mendorong Malang Migran Center terhubung dengan berbagai lembaga yang memiliki kapasitas memberikan bantuan kepada PMI, termasuk layanan advokasi dan bantuan hukum.

Muhaimin mengatakan, apabila PMI membutuhkan pendampingan hukum, Malang Migran Center dapat menghubungkan mereka dengan pengacara, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), maupun Kementerian Luar Negeri.

“Kalau Migran Center tidak punya fasilitas untuk itu, ya kita tinggal meng-connect-kan dengan lawyer atau dengan KBRI, dengan Kemlu, yang terus menjadi bagian integral dari Migran Center,” ujarnya.

Di sisi lain, Muhaimin meminta BPJS Ketenagakerjaan segera memperkuat sistem perlindungan bagi PMI. Sistem tersebut diperlukan untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat dihadapi pekerja migran sejak sebelum keberangkatan hingga bekerja di luar negeri.

“BPJS ini harus saya tugasi untuk segera membuat sistem perlindungan melalui asuransi yang sehat, sehingga pekerja kita terlindungi,” katanya.

Dengan penguatan Malang Migran Center dan konektivitas dengan berbagai lembaga, pemerintah menargetkan layanan perlindungan PMI berjalan lebih terintegrasi, mulai dari persiapan keberangkatan, masa kerja di luar negeri, hingga kepulangan ke tanah air.

  • Penulis: PRI
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Tapanuli Utara Terkendala Lahan, Novita Dorong Hilirisasi

    Investasi Tapanuli Utara Terkendala Lahan, Novita Dorong Hilirisasi

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Investasi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, masih menghadapi sejumlah kendala. Selain minimnya investasi dari luar daerah, persoalan lahan menjadi salah satu hambatan dalam pengembangan industri berbasis komoditas lokal. Hal itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini setelah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara dan menyerap aspirasi pemerintah daerah […]

  • Hilang Sehari, PNS 30 Tahun Ditemukan di Jurang Bandulan, Penyebabnya Masih Misterius

    Hilang Sehari, PNS 30 Tahun Ditemukan di Jurang Bandulan, Penyebabnya Masih Misterius

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Hilangnya Shaskia Maulidina (30), seorang perempuan yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), menyisakan tanda tanya. Setelah dilaporkan hilang sejak Sabtu (10/10/2026), Shaskia ditemukan dalam kondisi hidup di dasar jurang sedalam sekitar 15 meter di Jalan Bandulan Gang 8, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (11/10/2026). Korban ditemukan dengan kondisi […]

  • Pendidikan Khas keJogjaan Didorong Jadi Benteng Karakter Pelajar

    Pendidikan Khas keJogjaan Didorong Jadi Benteng Karakter Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Memodaily.id – Pendidikan Khas keJogjaan (PKJ) mendapat dukungan Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hilmy Muhammad. Program yang diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan, termasuk perguruan tinggi, dinilai penting untuk mengenalkan identitas, sejarah, tradisi, bahasa, dan nilai kehidupan masyarakat Yogyakarta kepada pelajar dan mahasiswa. Hilmy mengapresiasi langkah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X […]

  • 32 Pramuka Malang Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Nama Malangkuçeçwara

    32 Pramuka Malang Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Nama Malangkuçeçwara

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Kota Malang resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Senin (10/8/2026). Mereka merupakan peserta terpilih dari lima kecamatan di Kota Malang yang telah menjalani proses seleksi dan pembinaan sebelum bergabung dalam kontingen Kota Malang. Pelepasan dilakukan Wali […]

  • SPMB Kota Malang Dibuka 8 Juni, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Jalur Titipan

    SPMB Kota Malang Dibuka 8 Juni, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Jalur Titipan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai calo maupun oknum yang menjanjikan kelulusan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui jalur titipan. Peringatan tersebut disampaikan menjelang pembukaan pendaftaran SPMB jenjang SMP Negeri yang berlangsung pada 8–10 Juni 2026. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menegaskan seluruh […]

  • Malang Migrant Center Diluncurkan, Sanusi Dorong Purna PMI Kembangkan UMKM

    Malang Migrant Center Diluncurkan, Sanusi Dorong Purna PMI Kembangkan UMKM

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendukung kehadiran Malang Migrant Center (MMC) sebagai pusat edukasi, perlindungan, dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia (PMI) serta purna PMI. Dukungan itu disampaikan Bupati Malang H. M. Sanusi saat menghadiri soft launching MMC di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan […]

expand_less