Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 167 Jabatan Kosong hingga 1.600 Warga, PKB Desak Pemkot Malang Berbenah

167 Jabatan Kosong hingga 1.600 Warga, PKB Desak Pemkot Malang Berbenah

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Fraksi PKB DPRD Kota Malang membongkar sejumlah persoalan yang dinilai belum tuntas dalam pandangan terhadap Rancangan Perubahan APBD 2026, mulai polemik Pasar Gadang, 167 jabatan kosong, data bansos hingga persoalan kesehatan mental warga.

Juru bicara Fraksi PKB, H. Arif Wahyudi, meminta Pemkot Malang tidak sekadar menjalankan program secara administratif. Menurutnya, setiap kebijakan harus ditopang data yang jelas, kepastian hukum dan dampak yang terukur.

Sorotan paling tajam diarahkan ke Pasar Gadang. PKB mempertanyakan ketidakjelasan jumlah pedagang terdampak relokasi yang datanya disebut berbeda-beda, mulai 625 kios hingga 1.000–1.700 kios.

“Berapa sebenarnya jumlah pedagang yang dipindahkan dalam rangka pembangunan Jalan Gajah Mada?” tegas Arif.

PKB juga meminta kejelasan status lahan penampungan serta mekanisme pembayaran kios yang disebut berkisar Rp250 juta-Rp300 juta.

Tak kalah serius, PKB menyoroti 167 jabatan kosong di lingkungan Pemkot Malang. Arif menilai terlalu banyak posisi yang dibiarkan kosong dan diisi Pelaksana Tugas (Plt) dapat mengganggu efektivitas pemerintahan.

“Keberadaan Plt yang terlalu lama tidak sedap didengar, tidak sedap dipandang, dan bisa mengganggu kelancaran pekerjaan,” ujarnya.

Persoalan data bantuan sosial juga menjadi perhatian. PKB meminta validasi data sosial ekonomi dilakukan secara cermat agar warga tidak kehilangan hak atas PKH, BPNT, BPJS maupun PIP hanya karena persoalan administrasi.

Selain itu, PKB menyoroti data sekitar 1.600 warga yang mengalami gangguan atau indikasi gangguan jiwa. Pemerintah diminta tidak berhenti pada pendataan, tetapi menyiapkan langkah penanganan yang konkret.

“Ini harus ada langkah konkret dari pemerintah kota,” kata Arif.

PKB turut mempertanyakan relokasi Puskesmas Blimbing, kesiapan menghadapi musim hujan, drainase dan titik genangan, hingga penegakan aturan reklame, bangunan dan menjamurnya toko waralaba.

PKB menegaskan perubahan APBD 2026 harus menjadi momentum pembenahan, bukan sekadar perubahan angka anggaran. Data harus valid, birokrasi harus bergerak, dan kebijakan harus benar-benar dirasakan masyarakat.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Said Abdullah Minta Gibran Tunjukkan Ijazah, Soroti Etika Pemerintahan

    Said Abdullah Minta Gibran Tunjukkan Ijazah, Soroti Etika Pemerintahan

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle AAM
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan ijazahnya secara terbuka untuk menjawab pertanyaan publik. Menurut Said, langkah tersebut dapat meredam polemik yang kembali mencuat dan mencegah munculnya spekulasi baru. Said menegaskan, persoalan ijazah Gibran tidak seharusnya berkembang menjadi kegaduhan politik berkepanjangan. Ia juga membantah […]

  • ‎PASPORIA Sukses Hadir di Jatim Park 3, Imigrasi Malang Siapkan Perluasan Layanan

    ‎PASPORIA Sukses Hadir di Jatim Park 3, Imigrasi Malang Siapkan Perluasan Layanan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎‎PASPORIA Sukses Hadir di Jatim Park 3, Imigrasi Malang Siapkan Perluasan Layanan. ‎Kehadiran PASPORIA menjadi salah satu upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang memberikan akses layanan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat. Program ini menyasar warga yang mengalami kendala mengurus paspor pada hari kerja karena kesibukan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari. ‎ ‎Berbeda […]

  • Ketua DPRD Malang Dorong IPM Kawal Isu Perempuan, Anak, dan Ketimpangan Sosial

    Ketua DPRD Malang Dorong IPM Kawal Isu Perempuan, Anak, dan Ketimpangan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak, ketimpangan gender, hingga terbatasnya ruang partisipasi generasi muda menjadi tantangan sosial yang membutuhkan perhatian serius. Organisasi pelajar dituntut tidak hanya melahirkan pemimpin, tetapi juga mampu menggerakkan advokasi dan mendorong perubahan nyata di tengah masyarakat. Ketua DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani Siraduhita, menegaskan bahwa kader Ikatan Pelajar […]

  • Wali Kota Malang Libatkan Satlinmas Perangi Rokok Ilegal

    Wali Kota Malang Libatkan Satlinmas Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengajak Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menjadi garda terdepan dalam mengawasi peredaran rokok ilegal di lingkungan masyarakat. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat pengawasan sekaligus menjaga penerimaan negara dari sektor cukai agar manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dapat kembali dirasakan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka […]

  • Wali Kota Malang Temukan Beras Premium Langka, Pemkot Siapkan Pasar Murah

    Wali Kota Malang Temukan Beras Premium Langka, Pemkot Siapkan Pasar Murah

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mulai mengambil langkah antisipasi menyusul sulitnya memperoleh beras premium di sejumlah titik. Kondisi tersebut ditemukan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek ketersediaan dan harga pangan. Sidak dilakukan setelah rapat koordinasi terbatas di Balai Kota Malang terkait pengendalian inflasi, khususnya ketersediaan stok dan keterjangkauan […]

  • DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Kemenag, PIP hingga Insentif Guru Jadi Sorotan

    DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Kemenag, PIP hingga Insentif Guru Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi VIII DPR RI menyoroti ketimpangan anggaran pendidikan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Selain besaran Program Indonesia Pintar (PIP) yang dinilai masih jauh lebih kecil dibanding kementerian lain, DPR juga mempertanyakan rendahnya serapan insentif guru keagamaan serta lambatnya pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, […]

expand_less