Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DPRD Usut Dugaan Penjualan PSU Piranha Residence, SHM dan PBG Dipertanyakan

DPRD Usut Dugaan Penjualan PSU Piranha Residence, SHM dan PBG Dipertanyakan

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Dugaan penjualan lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di Perumahan Piranha Residence, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menjadi perhatian serius DPRD Kota Malang. Lahan yang dalam site plan diperuntukkan sebagai musala dan area parkir warga itu diduga telah beralih menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) dan mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Persoalan tersebut mengemuka dalam audiensi gabungan Komisi A dan Komisi C DPRD Kota Malang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta perwakilan warga, Rabu (22/7). DPRD menilai kasus ini berpotensi menjadi preseden buruk dalam pengelolaan PSU apabila tidak segera diselesaikan.

Perwakilan warga Piranha Residence, Sugiarto, mengatakan warga hanya memperjuangkan hak atas fasilitas umum yang sejak awal dijanjikan oleh pengembang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD yang telah menerima aspirasi kami. Persoalan yang kami alami sebenarnya sederhana, yaitu adanya dugaan PSU diperjualbelikan. Kami meminta oknum yang mengaku sebagai pembeli diproses sesuai hukum,” ujarnya.

Menurut Sugiarto, berdasarkan site plan yang tersimpan di DPUPRPKP Kota Malang, lahan tersebut diperuntukkan sebagai musala dan area parkir. Fasilitas itu juga tercantum dalam brosur pemasaran Perumahan Piranha Residence saat mulai dipasarkan pada 2008–2009.

Namun, kata dia, lahan tersebut kini sedang dibangun untuk kepentingan pribadi oleh pihak yang mengaku telah membeli tanah tersebut.

“Warga tidak pernah mengetahui adanya perubahan fungsi lahan. Kami baru mengetahui sekitar satu tahun terakhir bahwa lahan itu telah diklaim sebagai milik pribadi,” katanya.

Warga juga mempertanyakan terbitnya PBG di atas lahan yang diduga merupakan bagian dari PSU.

“Kami mempertanyakan bagaimana bisa PBG diterbitkan, padahal sesuai site plan itu merupakan fasilitas umum. Ini yang menjadi kegelisahan warga,” tegasnya.

Sugiarto menambahkan, warga juga kesulitan meminta pertanggungjawaban kepada pengembang karena PT Citra Rabani selaku pengembang Piranha Residence sudah tidak diketahui keberadaannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menilai munculnya SHM di atas lahan yang tercantum sebagai fasilitas umum dalam site plan merupakan persoalan serius yang harus ditelusuri.

“Kalau sejak awal site plan menyatakan itu musala dan parkir, berarti itu adalah PSU. Maka harus ditelusuri kenapa bisa muncul SHM dan bagaimana PBG bisa diterbitkan di atas lahan tersebut,” ujarnya.

DPRD meminta DPUPRPKP Kota Malang segera melakukan verifikasi dokumen perizinan serta pengecekan lapangan bersama Satpol PP. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap site plan maupun ketentuan tata ruang, DPRD meminta pemerintah mengevaluasi hingga mencabut PBG yang telah diterbitkan.

“Jangan sampai pembangunan terus berjalan. Kalau dibiarkan, ini berpotensi memicu konflik sosial karena masyarakat merasa haknya diambil,” katanya.

Dalam rapat lanjutan, DPRD juga berencana menghadirkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), pengembang, DPUPRPKP, Satpol PP, serta aparat penegak hukum untuk mengklarifikasi proses penerbitan SHM dan PBG.

“Kami akan memanggil developer, menghadirkan BPN, DPUPR, Satpol PP hingga aparat penegak hukum. Semua harus dibuka secara terang agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ujar Dito.

Selain itu, DPRD mendorong Pemerintah Kota Malang mengaktifkan kembali tim percepatan penyerahan PSU dengan melibatkan Kejaksaan, BPN, dan instansi terkait. Menurut DPRD, kasus Piranha Residence dapat menjadi momentum evaluasi pengawasan pengelolaan PSU di seluruh kawasan perumahan di Kota Malang.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Malang Apresiasi PNS Terima Satyalancana dari Presiden

    Wakil Bupati Malang Apresiasi PNS Terima Satyalancana dari Presiden

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib mengapresiasi pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada enam perwakilan PNS Kabupaten Malang dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Malang, Senin (17/8/2026). Lathifah mengatakan, seluruh […]

  • Silpa Rp303,5 Miliar Disorot, Fraksi DPRD Kota Malang Kritik Efektivitas APBD 2025

    Silpa Rp303,5 Miliar Disorot, Fraksi DPRD Kota Malang Kritik Efektivitas APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp303,52 miliar menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Rabu (8/7/2026). Sejumlah fraksi menilai tingginya Silpa menunjukkan pelaksanaan APBD belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat, meski Pemerintah Kota Malang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). […]

  • Tujuh Fraksi DPRD Kota Malang Soroti RAPBD 2027: PAD, Belanja Modal hingga Pengangguran Jadi Alarm

    Tujuh Fraksi DPRD Kota Malang Soroti RAPBD 2027: PAD, Belanja Modal hingga Pengangguran Jadi Alarm

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rancangan KUA-PPAS APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2027 belum lepas dari sejumlah catatan tajam DPRD. Dalam rapat paripurna, Senin (21/9), tujuh fraksi menyampaikan pandangan umum dengan menyoroti hampir seluruh aspek pengelolaan keuangan daerah, mulai dari pendapatan asli daerah (PAD), belanja modal, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, pengangguran, UMKM hingga pengelolaan aset. Pandangan fraksi-fraksi tersebut […]

  • Orem-Orem, Kuliner Khas Malang yang Bertahan Lintas Generasi

    Orem-Orem, Kuliner Khas Malang yang Bertahan Lintas Generasi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Di tengah menjamurnya kuliner modern, orem-orem tetap menjadi salah satu makanan khas Malang yang tidak kehilangan penggemarnya. Hidangan berbahan dasar ketupat, tempe, tahu, tauge, dan kuah santan berbumbu rempah ini masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk sarapan maupun makan siang. Orem-orem dikenal dengan cita rasanya yang gurih, sedikit pedas, serta aroma rempah […]

  • Sembilan Pelajar Kepergok Bolos di Warkop Saat Jam Sekolah

    Sembilan Pelajar Kepergok Bolos di Warkop Saat Jam Sekolah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo menjaring sembilan pelajar yang kedapatan nongkrong di warung kopi (warkop) saat jam sekolah, Kamis (28/8/2026). Razia dilakukan bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur dengan menyasar sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pelajar di wilayah Kecamatan Buduran dan Sukodono. Sejumlah lokasi yang didatangi petugas […]

  • Jaga Kondusivitas, 463 Personel Kawal Aksi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu

    Jaga Kondusivitas, 463 Personel Kawal Aksi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id — Polresta Malang Kota mengerahkan 463 personel gabungan untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu yang diperkirakan diikuti sekitar 500 massa di kawasan Kayutangan Heritage, Jumat (28/8/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas di kawasan pusat Kota Malang. Massa terlebih dahulu berkumpul di […]

expand_less