Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Bentuk Tim Pengawas usai Mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Bentuk Tim Pengawas usai Mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah

  • account_circle RFR
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Komisi III DPR RI akan membentuk Tim Pengawas untuk mengawal penanganan perkara yang berkembang setelah pengunduran diri Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan tanpa hambatan akibat pergantian pejabat.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan lembaganya berkomitmen mengawal setiap proses hukum hingga tuntas dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Komisi III DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas dan berkepastian hukum dengan membentuk Tim Pengawas,” kata Habiburokhman, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, pembentukan Tim Pengawas bertujuan memastikan seluruh proses penanganan perkara berlangsung secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia menegaskan pengunduran diri seorang pejabat tidak boleh menjadi alasan terhambatnya penyelesaian perkara.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap dinamika yang terjadi di lingkungan Kejaksaan Agung. Meski demikian, Habiburokhman belum merinci perkara-perkara yang akan menjadi fokus pengawasan Komisi III.

Selain itu, ia meminta Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan TNI terus menjaga soliditas serta memperkuat koordinasi antarlembaga. Menurutnya, sinergi aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Habiburokhman juga mengingatkan bahwa dugaan tindak pidana korupsi merupakan perbuatan yang dilakukan oleh individu atau oknum, sehingga tidak dapat digeneralisasi sebagai kesalahan institusi. Karena itu, ia meminta seluruh aparat penegak hukum menghindari rivalitas maupun ego sektoral dalam menjalankan tugas.

“Kami di Komisi III akan terus memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal agar kerja sama antar-lembaga ini tetap kokoh dan berjalan di jalur yang benar,” ujarnya.

Komisi III DPR RI menyatakan pembentukan Tim Pengawas merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan parlemen untuk memastikan penanganan perkara tetap berjalan sesuai ketentuan hukum meskipun terjadi perubahan kepemimpinan di Korps Adhyaksa.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor Mahasiswa Raib Saat Ditinggal Kuliah, Pria Sumbersari Dibekuk Polisi

    Motor Mahasiswa Raib Saat Ditinggal Kuliah, Pria Sumbersari Dibekuk Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kelengahan saat memarkir kendaraan berujung hilangnya sepeda motor milik seorang mahasiswa di kawasan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Motor Honda Revo milik korban raib setelah ditinggalkan selama beberapa jam untuk menjalani aktivitas kuliah. Polisi kemudian berhasil mengungkap perkara tersebut dan mengamankan seorang pria berinisial WE (40). Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta […]

  • KPK Beberkan Area Rawan, Pemkot dan DPRD Malang Diingatkan dari Perencanaan hingga Pengawasan

    KPK Beberkan Area Rawan, Pemkot dan DPRD Malang Diingatkan dari Perencanaan hingga Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Gedung DPRD Kota Malang menjadi lokasi agenda pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (23/9/2026). Selama hampir seharian, tim KPK memberikan penguatan dan pengingat kepada jajaran Pemerintah Kota Malang dan DPRD terkait berbagai titik rawan dalam tata kelola pemerintahan. Kegiatan tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 08.00 WIB hingga menjelang malam. Wali Kota Malang […]

  • Disdukcapil Kota Malang Buka Fakta Registrasi SIM Biometrik, Data Warga Tetap Aman

    Disdukcapil Kota Malang Buka Fakta Registrasi SIM Biometrik, Data Warga Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Malang memastikan data kependudukan masyarakat tetap aman dan tidak pernah dibagikan kepada operator seluler dalam proses registrasi kartu perdana berbasis verifikasi biometrik wajah (face recognition). Kepala Disdukcapil Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari, menegaskan operator telekomunikasi tidak memiliki akses ke database kependudukan milik pemerintah. Sistem yang […]

  • Pilot dan Kopilot Selamat, Dirujuk ke Surabaya Usai Pesawat Jatuh di Blora

    Pilot dan Kopilot Selamat, Dirujuk ke Surabaya Usai Pesawat Jatuh di Blora

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle FRS
    • 0Komentar

    BLORA, Memodaily.id – Dua awak pesawat aerosport jenis fixed-wing Sky Ranger yang jatuh dan terbakar di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026), selamat dan hanya mengalami luka ringan. Pilot Dhoni Vasmin A (39) dan kopilot Ignatius Andreas (31) sempat mendapat perawatan di Puskesmas Ngawen sebelum dirujuk ke Rumah Sakit […]

  • Sam Ali: Sejarah Tionghoa Bagian dari Wajah Kota Malang

    Sam Ali: Sejarah Tionghoa Bagian dari Wajah Kota Malang

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin atau Sam Ali menegaskan, perjalanan masyarakat Tionghoa merupakan bagian penting dari sejarah sekaligus identitas Kota Malang. Hal itu disampaikan Sam Ali saat menghadiri launching dan bedah buku Lintas Sejarah Tionghoa di Kota Malang, Sabtu (29/8/2026). Menurutnya, keberadaan masyarakat Tionghoa telah berbaur dalam kehidupan sosial, ekonomi dan […]

  • DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Pekerja

    DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Pekerja

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – DPR RI bersama pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai langkah mengantisipasi potensi gelombang PHK yang diperkirakan dapat berdampak pada sekitar 55 ribu pekerja di berbagai sektor industri. Pembentukan Satgas tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah, DPR, serikat pekerja, unsur kepolisian, serta penasihat khusus presiden di […]

expand_less