Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Tegaskan Indonesia Tak Mengenal Agama Resmi, MAKI Tetap Desak Pengakuan Kaharingan

DPR Tegaskan Indonesia Tak Mengenal Agama Resmi, MAKI Tetap Desak Pengakuan Kaharingan

  • account_circle RFR
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Perdebatan mengenai pengakuan Agama Kaharingan kembali mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Majelis Agama Kaharingan Indonesia (MAKI) Palangka Raya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Dalam forum tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menegaskan bahwa Indonesia tidak mengenal istilah “agama resmi”, meski MAKI terus mendorong pengakuan Kaharingan sebagai agama yang berdiri sendiri.

Atalia menjelaskan, pemahaman yang berkembang di masyarakat mengenai adanya agama resmi di Indonesia tidak sesuai dengan sistem hukum yang berlaku.

“Sesungguhnya ada kesalahpahaman umum mengenai istilah agama resmi di Indonesia. Yang ada adalah pengelompokan agama, bukan agama resmi,” ujar Atalia.

Ia menerangkan, enam agama yang selama ini dikenal masyarakat, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, merupakan kategori dalam administrasi negara, bukan penetapan bahwa hanya agama-agama tersebut yang diakui. Menurutnya, negara tetap mengakui keberadaan agama lain maupun aliran kepercayaan sesuai konstitusi dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Atalia juga mengingatkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016 telah memberikan pengakuan yang setara kepada penghayat kepercayaan dalam administrasi kependudukan. Karena itu, menurutnya, aliran kepercayaan tidak harus berubah status menjadi agama agar memperoleh pengakuan negara.

“Aliran kepercayaan ini sesungguhnya tidak perlu bertransformasi menjadi agama untuk diakui negara,” katanya.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum menjawab tuntutan utama MAKI. Organisasi tersebut meminta pemerintah memberikan pengakuan penuh terhadap Agama Kaharingan sebagai agama asli Nusantara yang memiliki kedudukan tersendiri, termasuk dalam struktur Kementerian Agama.

Atalia menyampaikan bahwa apabila suatu keyakinan ingin memperoleh status sebagai agama, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain memiliki ajaran dan sistem peribadatan yang berbeda, jumlah penganut yang memadai, serta organisasi yang menaungi para pemeluknya. Menurutnya, berbagai aspek tersebut masih memerlukan penguatan.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum membuka mekanisme pembentukan atau pengakuan agama baru. Namun demikian, negara tetap berkewajiban memberikan perlindungan hukum yang setara kepada seluruh penghayat kepercayaan.

“Negara mungkin saat ini tidak menyediakan jalur bagi aliran kepercayaan untuk menjadi agama baru, tetapi negara memberikan pengakuan dan perlindungan hukum yang setara kepada penghayat aliran kepercayaan layaknya pemeluk agama yang lain,” ujarnya.

Di sisi lain, MAKI menyatakan pengakuan administratif terhadap penghayat kepercayaan belum menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat adat Kaharingan. Melalui surat yang telah disampaikan kepada Kementerian Agama dan DPR RI, organisasi tersebut mendesak Presiden menerbitkan Peraturan Presiden yang memberikan pengakuan kelembagaan terhadap Agama Kaharingan dalam struktur Kementerian Agama.

MAKI juga menilai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016 seharusnya menjadi dasar untuk memperluas pengakuan negara terhadap agama-agama asli Nusantara, bukan hanya memberikan ruang bagi penghayat kepercayaan dalam administrasi kependudukan.

Bagi masyarakat adat di Kalimantan, tuntutan tersebut dinilai berkaitan dengan kepastian hak-hak sipil, termasuk pencantuman identitas keagamaan dalam dokumen kependudukan serta penguatan kedudukan kelembagaan Agama Kaharingan di hadapan negara.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Reses Komisi XIII DPR RI Jadi Momentum Peningkatan Layanan Imigrasi

    Kunjungan Reses Komisi XIII DPR RI Jadi Momentum Peningkatan Layanan Imigrasi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR RI di Malang menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan di Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (9/10/2026) tersebut merupakan bagian dari Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2026–2027. Pertemuan ini menjadi forum bagi Komisi XIII […]

  • Amithya Kawal Aspirasi Warga Kedungkandang, PKH, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas APBD

    Amithya Kawal Aspirasi Warga Kedungkandang, PKH, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas APBD

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH), perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga penguatan sektor UMKM menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Kedungkandang yang digelar Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Senin (6/7). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 warga tersebut berlangsung di Teras Rumah Ketua DPRD […]

  • Bangunan di Atas Saluran Irigasi Dibongkar Pemkot Malang

    Bangunan di Atas Saluran Irigasi Dibongkar Pemkot Malang

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas Saluran Irigasi Sengkaling Kiri, kawasan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Rabu (9/9/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan banjir yang berulang di kawasan Perumahan The Cluster Nirwana. Selain pembongkaran, Pemkot Malang juga melakukan normalisasi saluran untuk mengembalikan fungsi dan kapasitas aliran air. Pembongkaran […]

  • DPR Serap Aspirasi Parpol Non-Parlemen untuk Penyusunan RUU Pemilu

    DPR Serap Aspirasi Parpol Non-Parlemen untuk Penyusunan RUU Pemilu

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle memodaily
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – DPR RI mulai membuka ruang dialog dengan partai politik non-parlemen dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Langkah ini dilakukan untuk menyerap berbagai masukan terkait sejumlah isu strategis, mulai dari ambang batas parlemen hingga penataan daerah pemilihan. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima mengatakan, pimpinan DPR bersama Komisi II akan menggelar […]

  • SPMB Kota Malang Dibuka 8 Juni, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Jalur Titipan

    SPMB Kota Malang Dibuka 8 Juni, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Jalur Titipan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai calo maupun oknum yang menjanjikan kelulusan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui jalur titipan. Peringatan tersebut disampaikan menjelang pembukaan pendaftaran SPMB jenjang SMP Negeri yang berlangsung pada 8–10 Juni 2026. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menegaskan seluruh […]

  • RT Berkelas Terintegrasi KKMP, Wali Kota Malang Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

    RT Berkelas Terintegrasi KKMP, Wali Kota Malang Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mulai mengintegrasikan Program RT Berkelas dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis lingkungan. Model kolaborasi tersebut ditinjau langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KKMP di Kelurahan Tulusrejo, Sabtu (27/6). Dalam kunjungan tersebut, Wahyu didampingi jajaran perangkat daerah, Camat […]

expand_less