Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DPRD Kota Malang: Armada Truk Sampah Lebih Mendesak daripada Kendaraan Listrik

DPRD Kota Malang: Armada Truk Sampah Lebih Mendesak daripada Kendaraan Listrik

  • account_circle ADK
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang mendukung rencana Pemerintah Kota Malang untuk beralih menggunakan kendaraan listrik sebagai armada operasional. Namun, dewan mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak mengesampingkan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat yang dinilai jauh lebih mendesak.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik merupakan langkah positif dalam mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi. Meski demikian, ia menilai Pemkot Malang perlu lebih dahulu menyelesaikan persoalan armada pelayanan publik, khususnya truk pengangkut sampah yang jumlahnya masih terbatas dan sebagian besar telah berusia tua.

Menurut Bayu, layanan persampahan merupakan kebutuhan dasar yang setiap hari dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penguatan armada kebersihan harus menjadi prioritas dibandingkan pengadaan kendaraan dinas listrik bagi pejabat atau perangkat daerah.

“Kalau bicara kendaraan listrik saya sepakat. Tetapi pemerintah harus melihat kebutuhan yang lebih mendesak. Armada truk sampah masih kurang dan sebagian kondisinya cukup memprihatinkan. Ini yang harus diprioritaskan karena langsung menyangkut pelayanan masyarakat,” ujar Bayu, Jumat (12/6/2026).

Ia menekankan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran, setiap alokasi APBD harus difokuskan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Bayu juga mendorong Pemkot Malang melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi kendaraan operasional yang dimiliki saat ini. Pendataan tersebut diperlukan untuk mengetahui armada yang sudah tidak layak pakai dan membutuhkan penggantian.

Selain itu, ia mengingatkan adanya potensi pemborosan apabila pengadaan kendaraan listrik dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Menurutnya, pemerintah harus memperhitungkan biaya pembelian, pemeliharaan, kebutuhan infrastruktur pendukung, hingga risiko penyusutan nilai aset.

Sebagai alternatif, Bayu lebih mendukung penggunaan sistem sewa dibandingkan pembelian kendaraan baru karena dinilai lebih fleksibel dan mampu mengurangi beban keuangan daerah.

“Saya lebih setuju sistem sewa. Kalau membeli kendaraan baru, pemerintah harus menghitung biaya perawatan dan penyusutan aset. Saat dijual kembali nilainya juga turun jauh. Itu harus menjadi pertimbangan serius,” katanya.

Hingga saat ini, DPRD Kota Malang belum menerima pembahasan resmi mengenai alokasi anggaran kendaraan listrik dalam forum anggaran daerah. Meski demikian, Komisi B memastikan akan mengawal setiap kebijakan agar tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bayu menegaskan bahwa kendaraan listrik tidak boleh hanya menjadi simbol modernisasi birokrasi atau mengikuti tren nasional semata. Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah lebih ditentukan oleh kualitas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.

“Prinsipnya kita harus punya skala prioritas. Ketika armada kebersihan masih kurang, fasilitas pelayanan publik masih membutuhkan perhatian, maka itu yang harus didahulukan. Jangan sampai kebutuhan masyarakat justru kalah oleh program yang manfaatnya belum mendesak,” tegasnya.

DPRD berharap setiap kebijakan pengadaan kendaraan operasional di Kota Malang didasarkan pada kajian kebutuhan, efisiensi anggaran, serta manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan demikian, upaya modernisasi birokrasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amprong Kerap Meluap, Pemkot Malang Siapkan Normalisasi hingga Sungai Rolak

    Amprong Kerap Meluap, Pemkot Malang Siapkan Normalisasi hingga Sungai Rolak

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ancaman banjir yang berulang di kawasan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, membuat penanganan Sungai Amprong kembali dikebut. Pemerintah menyiapkan normalisasi aliran sungai sepanjang sekitar 1,3 kilometer, mulai Gang 5 Ki Ageng Gribig hingga mengarah ke selatan menuju Sungai Rolak. Persiapan penanganan tersebut mulai terlihat pada Senin (14/9/2026), dengan pengecekan dua unit alat […]

  • SPMB 2026 Jombang, Pengambilan PIN Dibatasi 200 Siswa per Hari

    SPMB 2026 Jombang, Pengambilan PIN Dibatasi 200 Siswa per Hari

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Menjelang pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang membatasi layanan pengambilan PIN SMA/SMK maksimal 200 calon murid per hari. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menghindari penumpukan antrean sekaligus memastikan proses verifikasi dokumen berjalan tertib dan lancar. Kepala Cabdindik Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, mengatakan kuota […]

  • DPRD Kota Malang Minta Pemkot Percepat Kesepakatan Pengelolaan Velodrome dengan Pemprov Jatim

    DPRD Kota Malang Minta Pemkot Percepat Kesepakatan Pengelolaan Velodrome dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎DPRD Kota Malang menyoroti belum tuntasnya kepastian pengelolaan Velodrome Kota Malang yang hingga kini masih tercatat sebagai aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diselesaikan agar pemanfaatan fasilitas olahraga berstandar nasional itu tidak terhambat persoalan administratif. ‎ ‎Komisi B DPRD Kota Malang membawa persoalan tersebut dalam kunjungan kerja ke […]

  • Penemuan Jenazah Gegerkan Pemancing Brantas, Lansia 70 Tahun Tewas Mendadak

    Penemuan Jenazah Gegerkan Pemancing Brantas, Lansia 70 Tahun Tewas Mendadak

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Suasana di tepi Sungai Brantas, Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mendadak geger, Jumat (2/10/2026). Aktivitas memancing yang semula berlangsung biasa berubah menjadi kepanikan setelah dua pemancing menemukan seorang perempuan lanjut usia dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban diketahui bernama Waginten (70), warga Dusun Barisan RT 06/RW 01, Desa Arjowilangun, […]

  • Pendukung Gus Yusuf Protes Iddah Politik, Gus Ipul: Tunggu Muktamirin

    Pendukung Gus Yusuf Protes Iddah Politik, Gus Ipul: Tunggu Muktamirin

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Kericuhan mewarnai pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026). Kericuhan terjadi setelah massa pendukung KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf memprotes ketentuan masa iddah politik dalam pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau […]

  • Pekerja Bangunan di Malang Mendadak Tumbang di Lantai Dua, Polisi Periksa Lokasi Kejadian

    Pekerja Bangunan di Malang Mendadak Tumbang di Lantai Dua, Polisi Periksa Lokasi Kejadian

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Seorang pekerja bangunan bernama Samsul Arif (48), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, meninggal dunia saat bekerja di proyek pembangunan rumah di Jalan Simpang Borobudur Utara Gang 2, RT 03/RW 13, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (8/10/2026) sore. Korban dilaporkan tiba-tiba terjatuh dalam posisi telungkup di lantai dua bangunan sekitar pukul […]

expand_less