Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Tinjau Inovasi BRIN, Teknologi Hemat LPG Rp26 Triliun Jadi Sorotan

Prabowo Tinjau Inovasi BRIN, Teknologi Hemat LPG Rp26 Triliun Jadi Sorotan

  • account_circle RFR
  • calendar_month Kamis, 6 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto meninjau berbagai hasil riset dan inovasi yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebelum Presiden bertemu sekitar 150 periset BRIN sebagai bagian dari penguatan peran riset dalam mendukung pembangunan nasional.

Dalam peninjauan itu, Presiden didampingi Kepala BRIN Arif Satria yang memperkenalkan berbagai inovasi di bidang energi, pertahanan, kedirgantaraan, kesehatan, pangan, hingga teknologi pengolahan air.

Presiden tampak berdialog langsung dengan para periset, mengajukan sejumlah pertanyaan, serta mendengarkan penjelasan mengenai potensi penerapan teknologi yang dikembangkan.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian Presiden adalah unit pengelolaan air darurat yang mampu mengolah air banjir, air payau, air tanah, hingga air sungai menjadi air siap minum. Presiden bahkan mencoba langsung air hasil olahan teknologi tersebut yang telah digunakan dalam penanganan bencana dan penyediaan air bersih.

Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan, berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari pembangunan kapabilitas teknologi nasional di sektor strategis.

Di bidang energi, BRIN mengembangkan teknologi penyimpanan gas alam bertekanan rendah berbasis Metal Organic Framework (MOF) melalui kerja sama Sister Lab dengan peraih Nobel Kimia 2025, Susumu Kitagawa.

“Berdasarkan perhitungan awal, teknologi ini mampu berpotensi menghemat hingga sekitar Rp26 triliun per tahun terhadap beban subsidi LPG,” ujar Arif.

Pada sektor kedirgantaraan, BRIN mengembangkan desain pesawat, wahana nirawak, hingga satelit penginderaan jauh. Pesawat N219 telah dilisensikan kepada PT Dirgantara Indonesia untuk diproduksi, sedangkan satelit NEO-1 dijadwalkan meluncur pada awal 2027 guna mendukung kebutuhan data nasional di bidang pertanian, kehutanan, kelautan, mitigasi bencana, dan pengawasan maritim.

Di bidang pertahanan, BRIN mengembangkan Pesawat Udara Nirawak (Puna) Alap-Alap yang mampu terbang hingga enam jam dengan jangkauan sekitar 100 kilometer untuk mendukung pemantauan, survei, pemetaan, dan pengawasan wilayah.

Sementara pada sektor transportasi dan ketahanan pangan, BRIN mengembangkan kendaraan listrik, teknologi kapal, mesin berbahan bakar fleksibel, hingga inovasi pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BRIN juga mengembangkan kapal nelayan bertenaga listrik yang berpotensi menekan biaya energi hingga 70 persen dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak.

Di bidang kesehatan, BRIN menghadirkan berbagai inovasi mulai dari vaksin, teknologi diagnosis, radiofarmaka, hingga alat kesehatan. Pada sektor industri, BRIN mengembangkan sepatu sekolah berbahan karet lokal dengan teknologi One Piece Injection Molding yang diproduksi dengan biaya di bawah Rp70 ribu, serta smart insole untuk rehabilitasi medis, olahraga, dan keselamatan kerja.

Selain itu, BRIN juga mengembangkan teknologi pengolahan mineral kritis, teknologi nuklir, rumah modular, pelindung pantai untuk Giant Sea Wall, pengelolaan sampah, hingga desalinasi air.

“BRIN harus menyiapkan kemampuan teknologi nuklir dari sekarang, sehingga ketika Indonesia memutuskan memasuki era PLTN, kita tidak memulainya sepenuhnya dari nol dan tidak hanya menjadi pembeli teknologi,” kata Arif.

Arif menegaskan, berbagai inovasi yang ditampilkan merupakan cerminan kemampuan Indonesia dalam membangun kemandirian teknologi nasional. Menurutnya, tantangan selanjutnya adalah mempertemukan hasil riset dengan kebutuhan pemerintah, industri, dan masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara luas.

Ia optimistis dukungan Presiden akan semakin memperkuat peran riset dan inovasi dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita serta percepatan pencapaian Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Malang Perkuat Sistem Merit ASN, Promosi Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

    Pemkot Malang Perkuat Sistem Merit ASN, Promosi Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mempercepat reformasi birokrasi melalui penguatan sistem merit dan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengisian jabatan berlangsung objektif, transparan, dan berbasis kompetensi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta bukan sekadar memenuhi ketentuan pemerintah pusat, melainkan […]

  • Wali Kota Malang Gembleng 78 Calon Paskibraka Jelang HUT RI ke-81

    Wali Kota Malang Gembleng 78 Calon Paskibraka Jelang HUT RI ke-81

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mulai mematangkan persiapan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 78 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) resmi mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) sebagai bekal sebelum menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026. Pusdiklat dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu […]

  • Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    LANGSA, Memodaily.id – Tawaran kerja sebagai tukang pangkas di Malaysia justru membawa Sukardi, warga Gampoeng Baroeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, ke Kamboja. Pria 33 tahun itu disebut menjadi korban jaringan penipuan pekerjaan dan terjebak selama sekitar delapan bulan. Sukardi sempat bekerja selama empat bulan tanpa menerima bayaran. Ia kemudian melarikan diri dan mencari […]

  • TNI Jadi Andalan Hadapi Bencana, DPR Minta Dukungan Negara Diperkuat

    TNI Jadi Andalan Hadapi Bencana, DPR Minta Dukungan Negara Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – TNI dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam penanganan bencana, terutama ketika akses darat menuju wilayah terdampak sulit dijangkau. Karena itu, dukungan negara terhadap kemampuan personel dan peralatan TNI dinilai perlu diperkuat. Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mengatakan dukungan tersebut penting karena keterlibatan TNI dalam operasi kemanusiaan tidak hanya berlangsung […]

  • Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Jokowi

    Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Kuasa hukum Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Muhammad Taufiq, mengungkap kronologi penangkapan kedua kliennya oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Jumat (19/6/2026). Menurut Taufiq, Roy Suryo dan Dokter Tifa ditangkap pada waktu yang berbeda di lokasi masing-masing sebelum kemudian […]

  • Wabup Sidoarjo Sidak Rusunawa Pucang, Temukan Banyak Fasilitas Rusak

    Wabup Sidoarjo Sidak Rusunawa Pucang, Temukan Banyak Fasilitas Rusak

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah persoalan saat meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pucang, Senin (10/8/2026). Kondisi lingkungan yang kurang terawat, fasilitas rusak, hingga persoalan pengelolaan menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut. Dalam peninjauan yang dilakukan di Blok A, B, dan C, Mimik menerima berbagai keluhan dari penghuni. Ia menemukan tumpukan […]

expand_less