Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gus Hilmy Minta Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan Usai Lima Peserta Meninggal

Gus Hilmy Minta Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan Usai Lima Peserta Meninggal

  • account_circle RFR
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA, Memodaily.id – Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hilmy Muhammad atau Gus Hilmy, mendesak penghentian sementara Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menyiapkan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Desakan itu disampaikan menyusul meninggalnya lima peserta saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Gus Hilmy menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus meminta pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Belasungkawa terdalam saya haturkan untuk keluarga kelima korban. Tolong hentikan dulu programnya dan lakukan investigasi. Kematian kelima calon manajer ini sangat tidak masuk akal dan tidak bisa dibenarkan dengan dalih pembinaan karakter apa pun,” ujar Gus Hilmy dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).

Anggota Komite II DPD RI itu menilai metode pelatihan bergaya militer tidak relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan calon manajer koperasi. Menurutnya, tugas utama manajer adalah mengelola organisasi, sumber daya manusia, dan tata niaga, bukan menjalani pelatihan fisik ekstrem.

Ia menegaskan pendekatan pembinaan karakter harus disesuaikan dengan kebutuhan profesi. Pelatihan bagi calon manajer, kata dia, semestinya lebih menitikberatkan pada kepemimpinan, kecerdasan emosional, kemampuan manajerial, dan penyelesaian masalah.

Gus Hilmy juga menilai kompetensi yang dibutuhkan untuk mengelola koperasi desa adalah kemampuan bisnis, pemasaran, dan tata kelola usaha, sehingga metode pelatihan kemiliteran dinilai tidak sesuai dengan tujuan program.

Selain meminta penghentian sementara seluruh rangkaian rekrutmen dan pelatihan lapangan, ia mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang diterapkan penyelenggara.

“Sistem pelatihan yang mereka pakai ini terbukti membunuh, maka hentikan semua kegiatan di lapangan sekarang juga. Manajemen tidak bisa hanya memberikan santunan lalu menganggap persoalan selesai. Ada tanggung jawab moral dan hukum yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Gus Hilmy turut mempertanyakan prosedur pemeriksaan kesehatan peserta sebelum mengikuti latihan fisik. Ia menilai seleksi kesehatan yang ketat seharusnya menjadi syarat wajib untuk memastikan peserta layak mengikuti aktivitas berisiko tinggi.

Menurutnya, apabila pemeriksaan medis tidak dilakukan secara memadai, maka hal tersebut dapat menjadi bentuk kelalaian serius yang membahayakan keselamatan peserta.

Ia juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan bersama Kementerian Koperasi segera mengevaluasi legalitas dan mekanisme pelaksanaan pelatihan, termasuk menelusuri apakah metode yang diterapkan telah sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan dan memperoleh persetujuan resmi.

Di sisi lain, Gus Hilmy mendesak aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dan independen untuk mengungkap penyebab meninggalnya lima peserta. Ia meminta proses hukum tidak hanya menyasar pelaksana di lapangan, tetapi juga pihak manajemen yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan program tersebut.

“Kepolisian harus segera turun tangan dan tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Jika terbukti ada unsur pidana dalam pengabaian keselamatan, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Minta Renovasi Stasiun Gambir Dikaji, Anggaran Diminta Prioritaskan Stasiun di Daerah

    DPR Minta Renovasi Stasiun Gambir Dikaji, Anggaran Diminta Prioritaskan Stasiun di Daerah

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan renovasi total Stasiun Gambir mendapat sorotan dari Komisi VI DPR RI. Legislator menilai anggaran proyek tersebut sebaiknya diprioritaskan untuk meningkatkan fasilitas stasiun di berbagai daerah yang dinilai masih membutuhkan perhatian. Anggota Komisi VI DPR RI, Nurwayah, mempertanyakan urgensi pembangunan ulang Stasiun Gambir yang menurutnya masih […]

  • Wahyu Hidayat: Jadi Sekwan Bukan Tugas Mudah

    Wahyu Hidayat: Jadi Sekwan Bukan Tugas Mudah

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa jabatan Sekretaris DPRD (Sekwan) memiliki tanggung jawab strategis sekaligus kompleks karena harus menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan DPRD di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Hal itu disampaikan Wahyu saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Sekretariat DPRD Tingkat Nasional yang digelar Asosiasi Sekretaris DPRD […]

  • Data Lama Kembali Beredar, DPR Soroti Keamanan Data yang Belum Tuntas

    Data Lama Kembali Beredar, DPR Soroti Keamanan Data yang Belum Tuntas

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Peredaran kembali data pribadi yang dikaitkan dengan Menteri Komunikasi dan Digital menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta. Ia menilai, data yang pernah bocor tetap menyimpan risiko meski kasusnya sudah lama berlalu. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebelumnya menyebut data yang beredar bukan berasal dari kebocoran baru. Data tersebut […]

  • Jalur Pendakian Gunung Panderman Masih Ditutup Pasca Kebakaran, Pendaki Diminta Tak Nekat Naik

    Jalur Pendakian Gunung Panderman Masih Ditutup Pasca Kebakaran, Pendaki Diminta Tak Nekat Naik

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Jalur pendakian Gunung Panderman di Kota Batu, Jawa Timur, masih ditutup sementara setelah kawasan tersebut dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa (1/9/2026). Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan para pendaki. Selain itu, petugas masih melakukan pengecekan guna memastikan kawasan benar-benar aman dan tidak ada bara api yang berpotensi […]

  • Pemkot Batu Gandeng Indomaret Perkuat Posyandu, Tekan Risiko Stunting

    Pemkot Batu Gandeng Indomaret Perkuat Posyandu, Tekan Risiko Stunting

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Pemerintah Kota Batu bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Batu dan Indomaret memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak melalui kegiatan Posyandu Satu Hati. Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu, Selasa (8/9/2026), menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pelayanan Posyandu sekaligus […]

  • DPR Setujui Tambahan Anggaran BPS Rp4,2 Triliun, Data Nasional Dinilai Butuh Dukungan Lebih Besar

    DPR Setujui Tambahan Anggaran BPS Rp4,2 Triliun, Data Nasional Dinilai Butuh Dukungan Lebih Besar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi X DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar Rp4,278 triliun untuk Tahun Anggaran 2027. Dukungan tersebut diberikan karena pagu indikatif yang telah ditetapkan dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan penyelenggaraan statistik nasional yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah. Persetujuan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi X DPR […]

expand_less