Bupati Fawait Minta Pengurus KDKMP Diperkuat Lewat Bimtek Akuntansi
- account_circle memodaily
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pengurus KDKMP dari berbagai kecamatan di Jember mengikuti bimtek akuntansi lanjutan yang digelar Diskopumdag Jember untuk memperkuat tata kelola koperasi. (Foto: Putra)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Memodaily.id – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya mengawal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar berjalan optimal di Kabupaten Jember. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu dinilai harus didukung penuh oleh pemerintah daerah.
“Semua harus menyukseskan program pusat. Kesuksesan program pusat merupakan kesuksesan program daerah. Kegagalan program pusat juga kegagalan program daerah,” ujar Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Bupati Fawait meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember untuk melakukan pembinaan serius terhadap pengurus koperasi, salah satunya melalui pelatihan akuntansi dan tata kelola organisasi.
Sebanyak 50 pengurus KDKMP dari enam kecamatan, yakni Umbulsari, Tempurejo, Puger, Kencong, Sukorambi, dan Sumberbaru mengikuti bimbingan teknis (bimtek) akuntansi lanjutan yang digelar Diskopumdag Jember selama dua hari di Aula Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM Jember.
Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Diskopumdag Jember, Sri Supadmi, mengatakan bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengurus koperasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan laporan keuangan.
“Melalui bimtek ini, kami berharap para pengurus KDKMP dapat memahami tata kelola koperasi yang baik, mulai dari kelembagaan, penyusunan program kerja, hingga laporan keuangan yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan kapasitas pengurus koperasi menjadi langkah penting agar koperasi mampu berkembang lebih mandiri dan profesional di tengah dinamika ekonomi masyarakat.
Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya membahas aspek administrasi, tetapi juga strategi perencanaan program kerja hingga penyusunan laporan keuangan yang tertib dan transparan.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapat materi kelembagaan koperasi dari Yusuf Sofyan, S.E., M.Si., kemudian materi rencana aksi koperasi oleh Didik Sunarko, S.T., M.M., Kom., serta materi laporan keuangan koperasi dari Dyah Ayu P., S.E., M.Ak.
Seluruh materi disampaikan oleh narasumber dari LSP Naynau Jasa Utama Cabang Jawa Timur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pengurus koperasi di Kabupaten Jember.
- Penulis: memodaily


Saat ini belum ada komentar