Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dito Arief Soroti RTH, Sampah, dan Kompensasi Warga TPA Supit Urang

Dito Arief Soroti RTH, Sampah, dan Kompensasi Warga TPA Supit Urang

  • account_circle ADK
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA MALANG, Memodaily.id – Persoalan ruang terbuka hijau (RTH), pengelolaan sampah, hingga kompensasi bagi warga terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang menjadi aspirasi utama dalam Reses II Tahun 2026 Anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, di Gedung Sasana Manunggal, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 warga tersebut dimanfaatkan sebagai forum dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan di Kota Malang.

Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi NasDem–PSI sekaligus Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang tersebut menyoroti rencana pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP). Ia mengingatkan agar program tersebut tidak mengorbankan Ruang Terbuka Hijau (RTH) maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Menurut Dito, pembangunan harus tetap mengacu pada tata ruang dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia menilai aset yang telah ditetapkan sebagai RTH harus dipertahankan karena Kota Malang masih menghadapi keterbatasan luasan ruang hijau.

“Seluruh aset yang sudah ditetapkan sebagai RTH harus dipertahankan. Jangan sampai pembangunan Koperasi Merah Putih justru mengurangi ruang hijau yang sudah semakin terbatas. Kami akan memperjuangkan agar pembangunan tersebut tidak berada di kawasan RTH maupun sawah produktif,” tegasnya.

Selain itu, Dito juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Malang. Menurutnya, dukungan anggaran perlu diperkuat agar penyelesaian masalah sampah dapat dilakukan secara lebih optimal.

Ia menilai persoalan sampah membutuhkan langkah konkret melalui peningkatan sarana dan prasarana, penerapan sistem pengelolaan yang lebih modern, serta dukungan anggaran yang memadai.

“Kalau persoalan sampah ingin selesai, maka harus ada keberanian menjadikannya prioritas pembangunan. Dampaknya bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan,” ujarnya.

Dito juga mendorong pemerintah memperluas kolaborasi dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan fasilitas pengelolaan sampah dan revitalisasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Dalam dialog tersebut, Dito turut menyinggung hak masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Supit Urang. Ia meminta pemerintah tetap konsisten memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak aktivitas tempat pembuangan akhir tersebut.

“Kami akan terus memperjuangkan hak warga terdampak TPA Supit Urang. Pemerintah Kota Malang harus konsisten mencairkan dana kompensasi bagi masyarakat yang selama ini merasakan dampaknya secara langsung,” katanya.

Sesi tanya jawab juga membahas persoalan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) perumahan serta rencana pembukaan jalan tembus di wilayah Mojolangu yang disampaikan salah seorang warga.

Menanggapi hal itu, Dito menjelaskan proses penyerahan PSU kepada Pemerintah Kota Malang telah selesai. Sementara terkait jalan tembus, ia menyebut proses hukum yang menjadi kendala telah tuntas sehingga akses tersebut dapat segera difungsikan sesuai ketentuan.

Menurutnya, keberadaan jalan tembus diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Melalui kegiatan reses tersebut, Dito menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat dalam pembahasan kebijakan maupun penganggaran di DPRD Kota Malang, khususnya terkait lingkungan, tata ruang, persampahan, dan infrastruktur.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Hilmy Minta Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan Usai Lima Peserta Meninggal

    Gus Hilmy Minta Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan Usai Lima Peserta Meninggal

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Memodaily.id – Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hilmy Muhammad atau Gus Hilmy, mendesak penghentian sementara Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menyiapkan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Desakan itu disampaikan menyusul meninggalnya lima peserta saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Gus Hilmy […]

  • Latar Bokor Tumpang, Restoran Bernuansa Jawa yang Bikin Betah

    Latar Bokor Tumpang, Restoran Bernuansa Jawa yang Bikin Betah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Menghadirkan suasana pedesaan Jawa yang asri dengan sentuhan vintage, Latar Bokor di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan pengalaman berbeda. Tak hanya menyajikan beragam masakan rumahan, tempat ini juga menghadirkan nuansa tenang yang cocok untuk bersantai bersama keluarga maupun teman. Berlokasi di Jalan Raya Bokor, […]

  • Pemkab Malang Hibahkan Rp100 Juta kepada KPU untuk Perkuat Kelembagaan Demokrasi 2026

    Pemkab Malang Hibahkan Rp100 Juta kepada KPU untuk Perkuat Kelembagaan Demokrasi 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengalokasikan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang untuk mendukung program kelembagaan pada Tahun Anggaran 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama jajaran KPU Kabupaten Malang di Ruang Kerja Bupati […]

  • Malang Migrant Center Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan PMI

    Malang Migrant Center Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan PMI

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah mendorong Malang Migrant Center menjadi pusat kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan dan kesiapan pekerja migran Indonesia (PMI) di tengah perubahan geopolitik, persaingan pasar kerja, dan meningkatnya peluang kerja di luar negeri. Dorongan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat soft launching Malang Migran Center di […]

  • DPRD Malang Sentil Dinas Pendidikan: Rasio Guru Aman, Tapi Sekolah Masih Keteteran

    DPRD Malang Sentil Dinas Pendidikan: Rasio Guru Aman, Tapi Sekolah Masih Keteteran

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan pendidikan di Kota Malang ternyata belum selesai hanya dengan melihat angka rasio guru dan murid. Di atas kertas, jumlah guru disebut masih mencukupi. Namun ketika kebutuhan dihitung berdasarkan jam mengajar di masing-masing sekolah, persoalannya justru mulai terlihat. Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, ST, MT, mengungkap persoalan tersebut […]

  • Fraksi PKS DPRD Kota Malang Soroti Proyek Rusak hingga 36 Izin Minol

    Fraksi PKS DPRD Kota Malang Soroti Proyek Rusak hingga 36 Izin Minol

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Fraksi PKS DPRD Kota Malang memberikan sejumlah catatan dalam pembahasan Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026. Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Kota Malang, H Rochmad, menyampaikan pandangan tersebut dalam rapat DPRD Kota Malang, Selasa (18/8/2026). PKS menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kualitas proyek infrastruktur, target pendapatan daerah, […]

expand_less