Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » ‎DPRD Kota Malang Soroti Trayek Angkot, Integrasi dengan Trans Jatim Dinilai Mendesak

‎DPRD Kota Malang Soroti Trayek Angkot, Integrasi dengan Trans Jatim Dinilai Mendesak

  • account_circle ADK
  • calendar_month Sabtu, 15 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id– ‎Kemacetan yang masih menjadi persoalan di Kota Malang membuat DPRD Kota Malang mendorong pembenahan sistem transportasi umum secara lebih menyeluruh. Komisi C DPRD Kota Malang menilai keberadaan Trans Jatim perlu ditopang angkutan kota (angkot) yang mampu menjangkau kawasan-kawasan yang belum terlayani koridor utama.
‎
‎Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, mengatakan pola transportasi yang berjalan secara terpisah akan membuat layanan angkutan umum sulit menjadi pilihan utama masyarakat. Menurutnya, keterhubungan antara satu moda dengan moda lainnya menjadi bagian penting dalam membangun sistem transportasi yang efektif.
‎
‎Anas menyebut angkot dapat diarahkan sebagai transportasi pengumpan yang membawa penumpang dari lingkungan tempat tinggal, kawasan pendidikan, maupun pusat aktivitas masyarakat menuju halte atau titik pemberhentian Trans Jatim.
‎
‎“Jadi masyarakat tidak harus mencari akses sendiri ke koridor utama. Dari kawasan tempat mereka beraktivitas bisa menggunakan angkot terlebih dahulu, kemudian meneruskan perjalanan dengan Trans Jatim,” terangnya Jumat (14/8/2026).
‎
‎DPRD Kota Malang juga menilai pola trayek angkot perlu dikaji ulang. Perkembangan kawasan permukiman dan pusat kegiatan baru membuat kebutuhan perjalanan masyarakat mengalami perubahan. Sementara itu, sebagian trayek yang ada masih terkonsentrasi pada jalur tertentu di kawasan perkotaan.
‎
‎Penataan trayek tersebut dinilai penting agar layanan angkot tidak hanya berputar di kawasan yang sudah ramai, tetapi juga mampu menjangkau permukiman yang berkembang di wilayah lain Kota Malang.
‎
‎Selain persoalan rute, Komisi C menyoroti mutu pelayanan angkutan umum. Kondisi kendaraan, kebersihan, kenyamanan penumpang, ketepatan waktu serta pelayanan pengemudi menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapatkan perhatian apabila angkutan umum ingin kembali menarik minat masyarakat.
‎
‎Menurut Anas, pembenahan kualitas armada menjadi salah satu faktor yang tidak bisa dipisahkan dari upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Sebab, masyarakat akan mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan sebelum meninggalkan kendaraan yang selama ini mereka gunakan.
‎
‎“Kalau angkutan umum kondisinya bagus dan memberikan rasa aman selama perjalanan, masyarakat tentu punya alasan untuk mempertimbangkan kembali menggunakan angkutan umum,” sambungnya.
‎
‎Komisi C DPRD Kota Malang juga menaruh perhatian pada kondisi armada angkot yang sebagian sudah berusia cukup tua. Peremajaan kendaraan dinilai perlu masuk dalam pembahasan bersama agar layanan angkot mampu bersaing dengan kendaraan pribadi dari sisi kenyamanan.
‎
‎Persoalan transportasi pelajar turut menjadi perhatian DPRD. Komisi C mendorong agar subsidi angkutan pelajar tahun 2026 segera direalisasikan. Selain membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan transportasi anak, program tersebut dinilai dapat memperkenalkan budaya menggunakan angkutan umum sejak bangku sekolah.
‎
‎Dari sisi pengemudi, bertambahnya penumpang melalui layanan pelajar juga diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih stabil bagi angkutan kota.
‎
‎Namun, Anas menilai seluruh rencana tersebut membutuhkan pembahasan lintas pihak. Pemkot Malang tidak bisa berjalan sendiri karena layanan Trans Jatim berada dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sementara operasional angkot melibatkan pengusaha dan organisasi angkutan.
‎
‎“Yang kami inginkan adalah semua pihak duduk bersama untuk mencari pola yang paling tepat. Trans Jatim dan angkot jangan diposisikan sebagai pesaing, tetapi dibuat menjadi satu rangkaian perjalanan yang bisa saling mengisi,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bendahara RW Jodipan Ditahan, Kas Warga Rp126,7 Juta Jadi Barang Bukti

    Bendahara RW Jodipan Ditahan, Kas Warga Rp126,7 Juta Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pengelolaan kas RW 06 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berujung perkara pidana. Bendahara RW berinisial CBH (59) ditahan Polresta Malang Kota setelah diduga menggunakan uang kas lingkungan sebesar Rp126.784.400 tanpa persetujuan pengurus. Kasus tersebut terungkap setelah para ketua RT di RW 06 mempertanyakan kondisi keuangan lingkungan pada April 2026. Padahal, iuran […]

  • Andalkan GPS, Dua Pendaki Nekat Terobos Jalur Ilegal Semeru Terdampar 3 Hari

    Andalkan GPS, Dua Pendaki Nekat Terobos Jalur Ilegal Semeru Terdampar 3 Hari

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id — Mengandalkan GPS tanpa pemandu, dua pemuda asal Kepanjen, Kabupaten Malang, Yanuar (19) dan Dwi (25), justru terdampar selama tiga hari dua malam di kawasan Gunung Semeru. Keduanya nekat memasuki kawasan Semeru melalui jalur ilegal di kawasan Limpak, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, pada Senin (24/8/2026) malam. Pendakian itu awalnya direncanakan sebagai perjalanan tektok, […]

  • Amithya Kawal Aspirasi Warga Kedungkandang, PKH, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas APBD

    Amithya Kawal Aspirasi Warga Kedungkandang, PKH, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas APBD

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH), perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga penguatan sektor UMKM menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Kedungkandang yang digelar Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Senin (6/7). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 warga tersebut berlangsung di Teras Rumah Ketua DPRD […]

  • Sidang Perdana Dugaan Kekerasan Seksual Anak Dimulai, Korban Didampingi Penuh

    Sidang Perdana Dugaan Kekerasan Seksual Anak Dimulai, Korban Didampingi Penuh

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Perjuangan seorang anak korban dugaan kekerasan seksual untuk mendapatkan keadilan memasuki babak baru. Sidang perdana perkara dengan terdakwa TW, ayah tiri korban, digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (23/7/2026), dengan agenda pemeriksaan korban, pelapor, serta sejumlah saksi. Korban yang menggunakan nama samaran Bunga berangkat dari Kota Malang menuju Surabaya didampingi tim kuasa […]

  • Beras Premium Raib di Pasaran, DPRD Kota Malang Curiga Ada yang Main di Tengah

    Beras Premium Raib di Pasaran, DPRD Kota Malang Curiga Ada yang Main di Tengah

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Beras premium makin sulit ditemukan di pasaran. Kondisi ini memantik pertanyaan serius di tengah menguatnya daya beli petani. Jangan sampai harga tinggi dan kelangkaan justru bukan karena persoalan di tingkat petani, melainkan akibat permainan di sepanjang rantai distribusi. Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo, ST, MT, meminta pemerintah turun […]

  • Bogank Ungkap Upaya Kucurkan Rp87 Miliar untuk Jaringan PDAM Kota Malang, Cemorokandang Jadi Perhatian

    Bogank Ungkap Upaya Kucurkan Rp87 Miliar untuk Jaringan PDAM Kota Malang, Cemorokandang Jadi Perhatian

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Perluasan jaringan air minum dan perawatan sumber mata air menjadi dua pekerjaan penting yang didorong Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. Direktur Utamanya, Priyo Sudibyo atau yang akrab disapa Bogank, menyebut pihaknya mengupayakan dukungan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp87 miliar untuk pengembangan infrastruktur air minum di Kota Malang. Salah satu wilayah […]

expand_less