Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Gerindra Desak APBD Malang Tak Sekadar Besar, Proyek dan PSU Rp22,8 Miliar Wajib Terukur

Gerindra Desak APBD Malang Tak Sekadar Besar, Proyek dan PSU Rp22,8 Miliar Wajib Terukur

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang meminta Pemkot Malang memperketat pengawasan penggunaan anggaran dalam Perubahan APBD 2026. Besarnya belanja harus dibuktikan dengan pekerjaan berkualitas dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Abu Bakar, menyampaikan sejumlah titik rawan yang perlu mendapat perhatian serius saat membacakan pandangan umum fraksi, Rabu (2/9).

Gerindra menyoroti pengawasan proyek fisik dan pengadaan barang/jasa. Pemkot diminta memastikan setiap pekerjaan selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis dan kontrak, serta tidak sekadar selesai secara administratif.

“Setiap pekerjaan yang menggunakan uang rakyat harus dipastikan tepat waktu, sesuai spesifikasi dan memberikan hasil yang berkualitas,” tegas Abu Bakar.

Persoalan sampah juga menjadi sorotan. Gerindra mempertanyakan efektivitas kenaikan anggaran persampahan dan meminta Pemkot tidak hanya mengandalkan pola angkut ke TPA. Pengurangan sampah dari sumber, pemilahan rumah tangga, optimalisasi TPS3R hingga penekanan volume sampah ke TPA dinilai harus memiliki target yang jelas.

Sorotan lainnya menyasar program prasarana, sarana dan utilitas (PSU) kawasan permukiman yang nilainya sekitar Rp22,865 miliar.

Gerindra meminta Pemkot membuka secara rinci lokasi penerima manfaat, dasar penetapan prioritas, jenis pekerjaan, rincian anggaran, jadwal pelaksanaan serta mekanisme pengawasannya. Program tersebut harus benar-benar menyasar kawasan yang masih menghadapi persoalan sanitasi dan kekurangan prasarana dasar.

Fraksi Gerindra juga meminta penjelasan mengenai strategi pemanfaatan DAK 2026, khususnya untuk air bersih, sanitasi, kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Penyerapan belanja modal pun diminta tepat waktu agar program tidak tertunda dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Menurut Gerindra, perubahan APBD bukan sekadar perubahan angka, tetapi harus menjadi instrumen untuk memperbaiki kualitas pembangunan.

Pemkot pun didorong memberikan indikator yang terukur terkait target, lokasi, anggaran, jadwal, kualitas pekerjaan dan pengawasan, sehingga setiap rupiah APBD dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 41 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Moh Jailani Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah BSPS

    41 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Moh Jailani Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah BSPS

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Penantian panjang Moh Jailani untuk memiliki rumah yang layak akhirnya terwujud. Setelah 41 tahun menempati rumah dalam kondisi memprihatinkan, warga Kota Malang itu resmi menerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari pemerintah. Kebahagiaan Jailani semakin lengkap setelah rumahnya ditinjau langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar […]

  • DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

    DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmad Saleh meminta pemerintah dan penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan calon pengelola Koperasi Merah Putih setelah dua peserta dilaporkan meninggal dunia dalam kegiatan tersebut. Rahmad menilai insiden tersebut menjadi perhatian serius karena pelatihan yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia pengelola koperasi seharusnya lebih menitikberatkan pada penguatan […]

  • Bantuan Bencana NTT Cukup, Distribusi Jadi Tantangan

    Bantuan Bencana NTT Cukup, Distribusi Jadi Tantangan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Stok bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan masih mencukupi. Namun, distribusi ke sejumlah wilayah terdampak yang sulit dijangkau menjadi tantangan utama dalam penanganan masa tanggap darurat. Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengatakan bantuan telah tersedia di Labuan Bajo, sejumlah lokasi pengungsian, dan beberapa titik di […]

  • Prabowo Resmikan 5 Bendungan, Targetkan Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    Prabowo Resmikan 5 Bendungan, Targetkan Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    NTB, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan lima bendungan di sejumlah wilayah Indonesia dan menegaskan optimisme bahwa Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Menurutnya, peningkatan produksi pangan harus ditopang infrastruktur yang dikelola secara profesional demi memperkuat ketahanan pangan nasional. Peresmian dilakukan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Dalam […]

  • Koperasi Susu Jatim Siap Pasok MBG, Produksi Aman dan Bergizi

    Koperasi Susu Jatim Siap Pasok MBG, Produksi Aman dan Bergizi

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    PASURUAN, Memodaily.id – Koperasi susu di Jawa Timur menyatakan kesiapan menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh produk dipastikan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi anak-anak sebagai bagian dari program pemenuhan gizi nasional. Komitmen tersebut disampaikan Ketua KUTT Suka Makmur Grati, Evi Zainal Abidin, saat Launching Penguatan Koperasi […]

  • Defisit APBD Jember Rp986 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp786 Miliar

    Defisit APBD Jember Rp986 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp786 Miliar

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan skema pinjaman daerah senilai Rp786,573 miliar untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 yang diproyeksikan mencapai Rp986,045 miliar. Rencana tersebut terungkap dalam rapat terbuka antara eksekutif dan DPRD Jember di Gedung DPRD Jember, Jumat (31/7/2026). Selain pinjaman daerah, pemerintah juga mengandalkan Sisa […]

expand_less